
Blam….Misari melancarkan sebuah serangan yang mana serangan itu membuat tanah terangkat ke atas, dua buah belati yang ada di tangannya ditambah dengan kemampuan teleportasi jarak dekat miliknya membuat Dony begitu kewalahan meskipun dia bisa menahan beberapa serangan yang dilakukan oleh Misari.
Selain itu tingkat pelatihan yang dimiliki oleh Misari jauh lebih tinggi dibandingkan dengan Dony yang berada di tingkat Pemurnian tubuh bintang 7.
Seharusnya dengan kemampuannya saat ini Misari bisa mengalahkan pemuda di depannya dengan mudah tapi sepertinya dia ingin menunjukkan kekuatan pada seseorang.
"Apa yang terjadi, apakah kalian tidak bisa tenang sedikit?" Ujar seorang pria datang menghampiri mereka semua, kekuatannya setidaknya berada di tingkat Perombakan tulang bintang 1 dan begitu orang itu datang semua orang yang melihatnya segera menundukkan kepalanya.
"Jadi dia adalah kepala akademi, aku baru melihatnya meskipun sebelumnya aku pernah bersekolah di sini" Ujar Leo menatap ke arah pria di depannya.
"Siapa yang membuat kekacauan di sini! Kenapa tidak menghentikan wanita ini berbuat kekacauan dan menyerang Dony!" Ujarnya sambil menunjuk ke arah pertarungan antara Misari dan Dony.
"Dia adalah Misari, murid di akademi kita yang minta izin selama satu tahun sebelumnya dan merupakan keponakan dari tuan Ronny dan nona Putri" Ujar Salah satu guru menjelaskan yang mana membuat pria itu mengangguk anggukkan kepalanya.
"Menarik menarik, sepertinya slot kosong untuk kompetisi ini bisa diisi mereka" Ujar kepala akademi yang mana membuat Leo menunjukkan sebuah senyuman yang sangat cerah.
"Mencoba pamer di depanku dan mengambil posisi yang kosong untuk kompetisi, sepertinya aku juga harus menunjukkan kekuatanku pada mereka semua"Ujar Leo mengayunkan tangannya yang mana membuat Tombak Guntur muncul dan aliran listrik menyelimuti tubuh Leo.
Tombak Guntur memberikan tekanan yang sangat besar bagi semua orang yang ada di sana, mereka bisa merasakan keberadaan aura langit dan bumi yang begitu murni berasal dari tombak yang ada di tangan Leo saat ini.
"Apakah dia benar benar Leo yang sama seperti sebelumnya?"
"Ini terlalu mengerikan, dulu ketika ujian masuk ke dalam akademi anak ini menggunakan satu jurus dan sihir api, selain itu dia juga membangkitkan dua binatang spiritual sekaligus, tidak pernah terpikirkan olehku bahwa apa yang dimiliki oleh Leo bisa berkembang sampai sejauh ini"
"Tunggu, apa yang kalian katakan? Jadi anak itu adalah Leo" Ujar Kepala akademi menatap ke arah Leo.
__ADS_1
Dia sering mendengar mengenai Leo tapi dia tidak pernah mengetahui bahwa cerita Carita yang pernah dia dengar selama ini ternyata adalah bohong.
Orang yang sesungguhnya jauh lebih kuat dibandingkan dengan apa yang dia pikirkan bahkan meskipun dia berada di tingkat Perombakan tulang bintang satu, dia masih tidak bisa merasakan tingkat pelatihan Leo.
"Sepertinya dia jauh lebih kuat dibandingkan denganku, aku mendengar bahwa dia adalah murid dari Ryan, salah satu orang yang profilnya sangat misterius dan sangat besar, aku tidak pernah menyangka muridnya bisa memiliki kekuatan sampai sejauh ini" Ujar kepala akademi menatap ke arah Leo dengan keringat yang mengalir membasahi pipinya.
"Baiklah, mari selesaikan ini dengan cepat!" ujar Leo kemudian dia mengeluarkan jurusnya.
"Tombak Langit, Serbuan Guntur" Ujar Leo menusukkan tombaknya ke arah pertarungan antara Dony dan Misari.
Kilatan kilatan listrik muncul di ujung tombak Leo sebelum aliran listrik yang begitu besar melesat ke arah keduanya yang membuat keduanya melompat mundur ke belakang cukup jauh meninggalkan bekas Sambaran petir yang membuat tanah menghitam.
"Hei, apakah kau berniat membunuh kami ha?" Ujar Dony menunjuk ke arah Leo, tanpa dia sadari Misari sudah berbalik arah menuju ke arah Leo menggunakan teknik teleportasi jarak dekat miliknya dan melancarkan sebuah tendangan.
"Tendangan Kelinci Petir!"
Ketika kedua kaki Misari diselimuti oleh petir, Leo membentuk sebuah dinding yang membentuk sebuah sisik di atasnya hingga ketika serangan keduanya bertemu, ledakan petir terjadi menghempaskan semua orang yang ada di sana mundur beberapa langkah ke belakang.
"Haha, Leo kau menang tidak mengecewakanku!"Ujar Misari sambil tertawa terbahak bahak setelah Leo berhasil menahan serangan yang dilancarkan olehnya.
"Orang ini, sepertinya kepribadiannya berubah ketika bertarung" Gerutu Leo, Leo mengumpulkan kekuatan spiritual ke tangan kanannya sebelum dia mengarahkan sebuah pukulan ke arah Misari.
"Seni Beladiri Naga, Pukulan Abys" ujar Leo sambil mengarahkan pukulan yang diselimuti oleh api sehingga ketika serangan itu membentur Misari, ledakan yang sangat besar terjadi diikuti oleh hempasan angin yang sangat kuat menerpa semua orang dengan suhu panas yang bisa mereka rasakan.
Ugh...Misari memuntahkan seteguk darah dari mulutnya setelah serangan yang dilakukan Leo.
__ADS_1
"Kenapa? Meskipun aku sudah berlatih hingga menjadi seperti ini dia masih bisa mengalahkanku, kenapa?" Batin Misari sambil menundukkan kepalanya ke bawah.
"Kau tidak apa?" Leo mengulurkan tangannya untuk membantu Misari, meskipun dia tidak mengeluarkan seluruh kekuatannya, tapi Leo sudah bisa melihat bahwa perkembangan Misari jauh melampaui anak anak di usianya.
Bisa dikatakan bahwa Misari adalah Jenius nomor satu di kota Lamongan jika Leo tidak masuk ke dalam hitungan.
"Terimakasih" Ujar Misari menarik tangan Leo dan dia berdiri atas bantuan Leo.
Prok...prok...prok...suara tepuk tangan dapat terdengar dari salah satu orang yang ada di sana dan ketika semua menoleh ke arah sumber suara tepuk tangan itu, mereka melihat kepala akademi dengan senyuman yang sangat cerah menatap ke arah Leo dan Misari.
"Perkembangan kalian sangat hebat setelah mengambil izin selama satu tahun ini, aku tidak menyangka salah satu dari kalian berada di tingkat Pembentukan inti bintang 7 sementara yang satunya..?" Tanya kepala akademi menatap ke arah Leo.
"Perombakan tulang bintang 3" Ujar Leo yang sontak saja mengejutkan semua orang.
"Tingkat pelatihan anak ini jauh lebih tinggi dibandingkan denganku, bahkan dia baru memulai pelatihan satu tahun yang lalu, mereka berdua benar benar sebuah harta berharga yang tak ternilai" Guman Kepala Akademi dengan senyuman yang sangat cerah.
"Kalau begitu sudah dipastikan bahwa Leo, dan Misari, meskipun kalian baru datang aku harap kalian tidak keberatan ikut dalam kompetisi para jenius" Ujar Kepala Akademi.
Salah satu guru berniat menyela pembicaraan begitu mendengar apa yang dikatakan oleh kepala Akademi tapi pria itu mengangkat tangan kanannya sehingga guru yang berniat menyampaikan pendapatnya mengurungkan niatnya.
"Kami tidak keberatan, justru mengikuti kompetisi kali ini adalah tujuanku karena ada sesuatu yang aku inginkan di sana" Ujar Leo.
"Yah karena ini berhubungan dengan aliran Legendaris maka aku juga ikut" Ujar Misari yang mana kata kata yang keluar dari mulut Misari mengejutkan semua orang.
"Tidak heran perkembangannya sangat menakutkan, ternyata dia adalah anggota dari aliran Legendaris"
__ADS_1
"Ternyata rumor itu benar, dia adalah anggota dari aliran Legendaris dan alasannya pergi dari rumah adalah karena berguru dengan Fitri Sang Dewi Suci" Ujar beberapa orang yang mana hal itu juga mengejutkan Leo.
Nama yang disebutkan oleh orang orang itu adalah Fitri, yang mana nama itu sama persis dengan nama ibunya, apakah semua itu kebetulan, Leo hanya bisa bertanya pada dirinya sendiri mengenai hal itu.