
"Sepertinya apa yang aku lakukan di atas arena barusan menarik begitu banyak kekuatan di kota ini, aku harus memulihkan kondisiku terlebih dahulu dan bertambah kuat secepatnya agar aku bisa bertahan di kota ini" Ujar Leo kemudian dia memandangi pil Pemulihan yang ada di tangannya.
"Bagaimanapun kota Jakarta adalah kota yang sangat keras, aku harus bisa bertahan di kota ini dengan kekuatanku sendiri!" Ujar Leo, sementara itu sejak Leo mengatakan hal itu, seorang wanita dengan pakaian yang serba tertutup memandang ke arahnya dengan sebuah senyuman yang tersembunyi di balik penutup wajah yang dia kenakan.
"Akhirnya datang seseorang yang bisa diajak bermain main" Ujar wanita itu dengan pandangan yang tidak lepas dari Leo dengan senyuman tipis di wajahnya.
….
Setelah memulihkan dirinya, Leo kemudian keluar dari bangunan megah arena pertarungan yang mana tempat itu telah menjadi tempat Leo mengukir namanya meskipun masih dengan tinta hitam.
Leo benar benar ingin membuat namanya ditulis dengan tinta emas di atas arena itu, tapi hal itu tidak akan mudah karena persaingan di atas arena sangat ketat.
"Ah, aduh duh" Leo berusaha menepis tangan yang menarik telinganya ke atas, setelah Leo berhasil menepis tangan itu, dia melihat ke arah orang yang tanpa adanya alasan menarik telinganya dan dia menemukan Ryan berdiri menatapnya dengan tatapan tajam.
"Ah guru, kenapa ketika guru datang selalu menarik telingaku?" Tanya Leo sambil menggosok gosok telinganya yang memerah akibat ditarik oleh Ryan.
"Kau masih bertanya, kau mengatakan bahwa dirimu tidak akan membolos apapun pelajaran yang akan aku berikan bukan, jadi kenapa kau membolos selama satu minggu?"
"Ah kalau itu, ada masalah yang tidak mudah untuk diselesaikan" Ujar Leo sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal, tentu Leo tidak ingin mengatakan bahwa dirinya ditangkap oleh pihak keamanan karena bertarung, bukannya hal baik, justru jika Leo mengatakan hal itu dia akan mendapat hukuman yang jauh lebih berat dari apa yang mungkin akan diterima saat ini.
__ADS_1
"Aku tidak peduli, karena kau melanggar janjimu maka aku akan memberimu dua hukuman, yang pertama adalah kau harus mencapai Lencana emas atau lebih tinggi di atas arena pertarungan ini dalam waktu dua bulan kedepan"
Ketika Leo mendengar hal itu, seketika dadanya terasa begitu sesak, lencana emas dalam dua bulan, itu artinya Leo harus bertarung setidaknya dua kali sehari dan pertarungan itu setidaknya harus dia menangkan, jika tidak maka akan lebih banyak pertarungan yang harus dihadapi oleh Leo.
"Guru, apakah harus sekejam ini? Bahkan lencana tingkat perak sekalipun aku belum tentu bisa mendapatkannya dalam waktu dua bulan" Ujar Leo dengan wajah memelas karena apa yang dilakukan oleh Ryan sama saja memberikannya sebuah siksaan tiada akhir.
"Anggap hukuman pertama sebagai pelajaran bagimu, sementara untuk hukuman kedua kau harus mencapai tingkat pembentukan inti dalam waktu yang sama" Ujar Ryan yang mana hal itu menambah keterkejutan Leo.
"Tunggu guru, bukankah ini terlalu.."
"Jika kau ingin membuat kedua orang tuamu bangga, maka lakukan hukuman ini dan jadikan sebagai pelajaran agar kau tidak melakukan kesalahan lagi" Ujar Ryan sambil melangkah pergi yang mana hal itu membuat Leo tidak bisa berpikir dengan jernih.
Dalam waktu dua bulan dia harus mendapatkan lencana emas yang artinya dia harus memenangkan seratus pertarungan tanpa adanya kekalahan, dan yang kedua adalah mencapai tingkat pembentukan inti dalam waktu yang sama.
Hanya dua bulan, orang manapun pasti akan menganggap bahwa apa yang dikatakan oleh Ryan adalah sebuah guyonan tapi Leo bisa melihat keseriusan yang terlukis di wajah Ryan.
"Kau tidak mau istirahat, hukumanmu akan dilakukan besok jadi lebih baik kita mencari kontrakan atau kos-kosan untuk menginap" Ujar Ryan yang mana hal itu terpaksa harus diikuti oleh Leo.
Beban pikiran yang dimiliki Oleh Leo saat ini benar benar tidak terbayangkan, entah bagaimana caranya Leo bisa melakukan semua ini, yang bisa diharapkan adalah mencari sumber daya untuk memperkuat basis pelatihannya sekaligus mencapai ranah yang lebih tinggi, Leo juga berencana untuk membuat banyak pil pemulihan agar Leo bisa bertarung lebih lama diatas arena.
__ADS_1
Perlu diingat bahwa semua resep pil yang dimiliki oleh Leo adalah resep pil peninggalan para dewa yang mana resep paling rendah sekalipun, bisa membuat sebuah perubahan yang sangat besar, sebagai contoh adalah pil kecantikan yang pernah Leo jual, pil itu tidak hanya laku keras, bahkan harga yang ditawarkan sangat tinggi.
Tapi sebelum melakukan semua rencana yang tentunya dia tutupi dari gurunya, Leo terlebih dahulu harus mencari tempat untuk menginap selama dua bulan kedepan karena jika dia kabur tanpa sepengetahuan gurunya, maka hukuman yang mungkin diterima akan semakin berlipat ganda.
….
Bukannya memilih penginapan, kamar kos maupun kontrakan, keduanya justru singgah di sebuah hotel bintang empat yang cukup terkenal.
Untuk menginap semalam di hotel itu, Leo harus mengeluarkan biaya 500 ribu semalam, dan dengan dua kamar artinya dalam sehari Leo harus mengeluarkan satu juta rupiah.
Jika dua bulan maka uang yang harus dikeluarkan oleh Leo lebih dari enam puluh juta rupiah dan semua itu adalah uang pribadi milik Leo.
Setelah memesan kamar untuk dua bulan, Leo memutuskan untuk keluar sebentar tanpa memberitahu Ryan mengenai hal itu, Leo berencana untuk mencari sumber daya yang akan digunakan dalam meracik pil karena sumber daya dan pil sangat penting untuk menunjang pelatihan yang Leo lakukan.
"Anak itu sudah keluar dan orang yang terus bersamanya sebelumnya sudah tidak ada, saatnya kita untuk bergerak" Ujar salah seorang dengan pakaian serba hitam dengan wajah tertutup layaknya seorang ninja.
Bukan hanya satu, melainkan ada tiga orang dengan pakaian yang sama dan setelah mendapatkan komando, ketiganya bergegas bergerak menurut apa yang mereka rencanakan sebelumnya.
Merekrut Leo atau menghabisi Leo karena jika Leo dibiarkan berkembang, maka mereka semua akan berada dalam masalah yang sangat sulit untuk ditangani di masa depan.
__ADS_1
Lebih baik mencabut sebuah masalah dari akarnya ketika masalah itu masih sangat kecil, jika masalah itu semakin membesar maka untuk mencabut dan membersihkannya akan sangat sulit bahkan bagi orang yang memiliki banyak pengalaman sekalipun.
Hal itu yang dilakukan oleh orang orang berpakaian serba hitam, mereka berniat menarik Leo berpihak pada Orbion dan jika Leo menolak, maka mereka berencana menghabisinya ditempat.