ORBION HUNTER : Harapan Dan Cahaya

ORBION HUNTER : Harapan Dan Cahaya
Bertemu Dengan Gelang Poros Langit dan Kekuatan Baru


__ADS_3

"Kompetisi kali ini sangat meriah, lebih meriah dibandingkan dengan sebelumnya tapi kenapa aku merasa bahwa ada yang salah? Tidak ada tanda yang mencurigakan dari orang orang ini tapi apa benar tidak ada hal yang mencurigakan? Kenapa Firasatku terus mengatakan bahwa akan ada masalah yang besar?" Tanya Leo pada dirinya sendiri kemudian dia menatap ke arah Dinda dan yang lainnya.


Dia bisa melihat Dinda masih sibuk berlatih meskipun di tengah tengah kompetisi, Masamune terlihat begitu rileks, dia memainkan jarinya sendiri sambil menunggu kompetisi dimulai sementara Lili, gadis hantu itu tertidur dengan sangat pulas di deretan bangku penonton.


"Mereka tidak merasakannya tapi kenapa aku merasa ada hal besar yang bergejolak, semoga saja itu hanya khayalanku"


Leo hanya bisa berharap semoga apa yang dia takutkan tidak terjadi karena meskipun hanya kompetisi putaran kedua, tapi penonton sudah melonjak begitu besar, rasa rasanya tidak mungkin kecuali ada yang salah.


Terlebih penonton sebanyak itu kebanyakan adalah Hunter, jika ancaman benar benar terjadi dan Orbion yang berbaur dengan orang orang menunjukkan dirinya di tengah kerumunan, maka kekacauan akan pecah.


"Aku harus memulihkan diriku ke kondisi terbaik agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan" Leo mengeluarkan lima butir pil penyembuh dan memakannya.


Bukan hanya kekuatan spiritual berkumpul di sekitar Leo, baik kekuatan langit dan bumi ber-sinkronisasi membentuk sebuah pusaran di tubuh Leo.


Memang kekuatan spiritual bisa dirasakan oleh banyak orang tapi aura langit dan bumi tidak bisa dirasakan oleh sembarang orang, bahkan orang yang berada di tingkat saint juga tidak bisa dengan mudah merasakan aura langit dan bumi.


Di Tengah tengah latihan yang dilakukan oleh Leo, sebuah suara masuk ke dalam kepalanya, bukan suara dari kubus misterius yang ada di dalam tubuhnya karena suara yang masuk ke dalam pikiran Leo saat ini terdengar sedikit lebih berat dibandingkan dengan sebelumnya.


"Aku tidak menyangka kau memiliki darah orang itu meskipun kau bukan anaknya, dia sudah meninggalkan dunia ini selama hampir dua miliar tahun lamanya, tak mungkin keturunannya masih berada di dunia ini terlebih dengan darah yang kau miliki kekuatanmu seharusnya sudah berada di tingkat immortal"


"Siapa kau sebenarnya, kau bukan kubus misterius yang ada di dalam diriku, bagaimana kau bisa berbicara melalui pikiranku?" 

__ADS_1


"Heh, ternyata kubus itu juga mengetahui bahwa kau mirip dengan orang itu di masa lalu, menarik menarik, oh ya, jika kau ingin mengetahui siapa aku maka aku bisa menjelaskan bahwa aku adalah naga emas"


"Kau adalah Gelang Poros Langit"


"Kau mengetahui mengenai diriku, bagaimana mungkin, jarak waktu dari dunia ini dengan zaman itu sudah milyaran tahun atau mungkin? tidak mungkin kau adalah Reinkarnasinya itu tidak tidak mungkin, dia masih hidup saat ini dan mengatur alam semesta, kau tidak mungkin Reinkarnasinya, benar tidak mungkin kau Reinkarnasinya"


"Sebenarnya apa yang ada di dalam pikiran Gelang ini, dia berbicara hal yang tidak logis, reinkarnasi, reinkarnasi dari siapa? Mungkin dulunya Gelang Poros Langit adalah orang gila makanya dia dikutuk menjadi sebuah gelang" 


"Aku mendengar apa yang kau bicarakan, sudahlah dengarkan aku baik baik, di sekitarmu sekarang ada banyak orang dengan aura membunuh yang keluar dari tubuhnya, aku beritahu padamu sebaiknya kau berhati hati menghadapi semuanya, aku akan memberikanmu sedikit kekuatan tapi jangan pernah memaksakan dirimu" 


Ujar gelang poros langit di dalam pikiran Leo, beberapa saat kemudian setelah Gelang Poros Langit mengatakan hal itu, Leo bisa merasakan energi yang sangat besar masuk ke dalam tubuhnya.


Mendapatkan hal itu, Leo dengan cepat menyerap semua energi itu dan menyimpannya di dalam tubuhnya, tepatnya energi itu disebarkan oleh Leo ke seluruh bagian tubuhnya.


Suara Gelang Porong langit kembali terdengar di telinga Leo dan sesaat setelah itu, Leo bisa merasakan energi itu ditarik menuju satu arah dan Leo mengikuti tarikan dari energi itu dan mengumpulkan semuanya di dalam dantiannya.


Hanya Leo yang bisa merasakan dirinya naik tingkat, bahkan kenaikan tingkat yang terjadi pada diri Leo benar benar sesuatu yang sangat gila bahkan sulit untuk dipikirkan.


Dari seorang perombakan tulang dalam waktu yang sangat singkat menerobos menjadi tingkat kelahiran dan tidak berhenti di sana sampai penghalang besar yang ada di tingkat Saint berhasil ditembus oleh Leo.


Hanya satu kalimat yang terlintas di dalam pikiran Leo saat ini yaitu Gila! Siapapun yang mengetahui kenaikan tingkat Leo pasti juga akan berpikir bahwa kenaikan tingkat yang Leo lakukan adalah kenaikan tingkat yang sangat gila bahkan tidak pernah terbayangkan.

__ADS_1


Saat itu Leo mengingat cerita kakeknya Zetian yang pernah diceritakan oleh ibunya bahwa dalam waktu yang sangat singkat dia bisa menjadi sosok yang berada di tingkat Saint bahkan Leo sangat yakin bahwa kakaknya dulu benar benar memiliki hubungan dengan dunia Immortal yang pernah dia dengar.


"Aku juga akan memberikanmu beberapa jurus yang bisa digunakan oleh makhluk Fana, jurus ini tidak terlalu hebat jadi kau bisa menggunakannya beberapa kali tapi jika kau terlalu banyak menggunakannya maka jurus ini akan membebani tubuhmu"


Setelah mengatakan hal itu, Leo bisa melihat banyak gerakan yang tergambar di depan wajahnya, gambar gambar itu menjelaskan mengenai semua jurus yang diberikan oleh Gelang Poros Langit.


Setelah jurus demi jurus masuk ke dalam pikiran Leo, suara dari Gelang Poros Langit kembali terdengar di kepala Leo.


"Kau mengetahui seluruh gerakan dari Pedang Surga, Penghakiman, aku sarankan kau jangan pernah menggunakan jurus itu atau apa yang kau kejar selama ini karena jika kau menggunakan jurus itu kau tidak akan bisa kembali dan juga lupakan mengenai iblis karena kau sekalipun tidak akan mampu menghadapinya"


"Bagaimana kau tau mengenai jalan pikiranku?"


"Ketika aku memberimu jurus barusan, aku juga membaca pikiranku, kau memang berbeda dari orang itu tapi kau memiliki takdir yang tidak jauh berbeda, jadi lupakan mengenai iblis dan jadilah kuat sampai tingkat immortal" 


"Aku memang tidak bisa menghentikan iblis tapi kau bisa"


"Tunggu apa yang yang kau pikirkan, jika kau membangkitkan ku maka.."


"Aku tahu apa konsekuensinya, tapi ketika semua orang berada dalam bahaya aku tidak mungkin membiarkan mereka, aku berharap makhluk kejam itu tidak bangkit" 


Ujat Leo sebelum suara Lili terdengar di telinganya.

__ADS_1


Leo bisa mendengar Lili tengah memanggil manggil namanya karena itu dia membuka matanya tanpa memperdulikan apa yang dikatakan oleh Gelang Poros Langit.


"Kak, kakak sudah sadar" Ujar Lili yang mana setelah Lili mengatakan hal itu, dia bisa melihat Dinda dan Masamune menatapnya dengan sangat panik.


__ADS_2