ORBION HUNTER : Harapan Dan Cahaya

ORBION HUNTER : Harapan Dan Cahaya
Kemunculan Binatang Mistis


__ADS_3

"Binatang Spiritual itu, mungkinkah Garuda?" Leo hampir tidak percaya dengan apa yang dia lihat di depan matanya, binatang spiritual yang dimiliki oleh Dinda benar benar sesuatu yang keberadaanya berada di atas binatang spiritual tingkat Fantasi, bisa dikatakan bahwa binatang spiritual Dinda berada di tingkat yang jauh lebih tinggi yaitu tingkat Mistis dan dikatakan orang orang yang memilikinya adalah orang orang berpengaruh di dunia.


Binatang Spiritual Garuda memiliki beberapa serangan mematikan dan serangan bawaan bagi pemiliknya, diantaranya adalah kepakan sayap yang mampu menciptakan badai dan tubuh yang dilapisi oleh bulu bulu emas yang mana memungkinkan memantulkan serangan spiritual dan masih banyak lagi.


Kendati demikian, Binatang Spiritual yang dimiliki oleh Dinda tidak berarti sangat unggul dalam segala pertarungan karena ada kalanya binatang spiritual tingkat Mistis dikalahkan oleh orang lain.


Binatang Spiritual yang dimiliki oleh Dinda memang kebal terhadap serangan spiritual, tapi berbeda dengan serangan sihir dan serangan fisik, kedua serangan itu bisa menembus pelindung yang dimiliki oleh Garuda.


Karena Leo mengeluarkan serangan sihir yang sangat besar, maka, kecil kemungkinan dia bisa menahannya dengan mengandalkan kekuatannya saat ini, maka Dinda tidak ragu mengeluarkan binatang spiritual miliknya meskipun masternya telah melarangnya melakukan hal itu sebelum kekuatannya benar benar cukup kuat untuk melindungi dirinya.


"Kau sudah melihatnya bukan, kalau begitu jangan ragu menyerangku dengan kekuatan penuhmu dan biarkan aku mencicipi rasamu"Ujar Dinda kemudian dia melompat ke arah Leo sementara binatang spiritualnya terbang sangat tinggi ke atas langit.


"Sial, padahal aku belum mengumpulkan tenaga yang cukup!" Leo mengalirkan kekuatan yang sangat besar ke kedua tangannya dan dengan kekuatan penuh memukul ke arah Dinda dan Garuda yang berada dalam satu arah serangan Leo.


Melihat dua bola api bergerak menuju ke arahnya membuat Dinda tersenyum tipis kemudian dia bergerak sangat cepat menghindari serangan Leo sehingga serangan itu mengarah lurus pada Garuda.


"Terbakarlan bersama dengan apimu!" ujar Dinda, bersamaan dengan itu burung Garuda yang saat ini terbang di atas langit mengepakkan sayapnya dan dua pusaran angin berputar dengan cepat dan menerjang kedua bola api yang diciptakan oleh Leo sehingga kedua bola api itu kembali ke arah Leo dengan ukuran yang semakin besar.


Blam... Sebagian arena pertarungan terbakar oleh api ketika serangan itu dilancarkan dan kobaran api itu benar-benar sangat besar membuat siapapun tidak mengetahui apa yang terjadi dengan Leo saat ini.


Semua orang berfikir bahwa Leo sudah habis dimakan oleh kobaran api di atas Arena, akan tetapi pihak panitia masih ingin melihat apakah Leo benar-benar salah atau mungkin masih memiliki kesempatan atau peluang untuk memenangkan pertarungan.


Kini perhatian semua orang tertuju kepada tempat Leo sebelumnya berdiri dan menunggu kejutan apa yang akan diberikan oleh salah satu monster di atas arena setelah menerima serangan sebesar itu.

__ADS_1


"Tempat ini sangat panas, aku tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan ini!" ujar Leo kemudian ditengah tengah kobaran api yang membakar sebagian arena, Leo segera mengambil sikap lotus dan mengumpulkan kekuatan spiritual yang ada di udara masuk kedalam tubuhnya.


Elang Berapi milik Leo juga muncul yang mana Elang berapi itu mulai menyerap semua api yang muncul di atas arena dan perlahan lahan setiap kali elang itu melakukan penyerapan, tubuhnya mulai menunjukkan sebuah perubahan.


Kini semua tubuh Elang Berapi mulai diselimuti oleh api yang hampir tidak terbatas dan api yang menjalar di seluruh arena perlahan-lahan mulai menipis yang mana hal itu mengejutkan semua orang.


Ketika api itu hampir lenyap sepenuhnya suara ledakan yang cukup nyaring menghempaskan semua api itu hingga membuat api yang ada di atas arena padam seketika.


Semua orang hanya bisa diam mematung ketika melihat Leo melayang layang di udara dengan aura berwarna merah yang perlahan lahan mulai masuk kedalam tubuh Leo.


Bahkan Dinda sekalipun dibuat terkejut dengan kejadian yang terjadi tepat di hadapannya saat ini.


"Anak ini menembus tingkat pembentukan inti di tengah tengah pertarungan, apakah dia bodoh" Guman Dinda sambil menatap ke arah Leo dengan tatapan tidak percaya.


Meskipun Dinda tahu bahwa menembus tingkat yang dilakukan oleh Leo sangat berbahaya dan bisa membuat Leo terluka sangat serius Dinda tidak ingin melepaskan kesempatan itu begitu saja, Dinda sekali lagi mengeluarkan binatang spiritualnya dan dengan satu arahan, binatang spiritual itu bergerak dengan sangat cepat menuju ke arah Leo.


….


Sementara itu di tempat lain, sebuah perasaan yang sangat familiar dapat Leo rasakan, Leo bisa melihat di depannya saat ini terdapat elang berapi yang sedang menyerap sebuah aura berwarna biru muda yang keluar dari kubus misterius yang sebelumnya masuk kedalam tubuhnya.


Bukan hanya elang berapi milik Leo, melainkan Ular Giok milik Leo juga melakukan hal yang sama dan menyerap Aura spiritual yang keluar dari kubus misterius Leo.


Bahkan daya serapnya dua kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan daya serap milik Elang Berapi dan dalam hitungan singkat kubus misterius itu menghilang tepat ketika Elang Berapi mulai menunjukkan sebuah perubahan.

__ADS_1


Elang berapi mulai terbakar habis dan berubah menjadi abu oleh kekuatannya sendiri dan aura berwarna biru muda menyebar ke segala arah keluar dari abu pembakaran Elang Berapi itu.


Beberapa saat kemudian aura merah terbentuk dari abu abu yang mulai berterbangan dan sesosok binatang spiritual dengan wujud yang sangat jauh berbeda dari Elang Berapi muncul dan Leo bisa tau binatang spiritual apa yang muncul di depannya saat ini.


"Feniks! jadi teori yang guru katakan saat itu benar bahwa elang berapi adalah wujud awal dari binatang spiritual Mistis"Ujar Leo sebelum Feniks itu terbang dan masuk kedalam tubuh Leo dengan kecepatan yang luar biasa.


Ular giok juga melakukan hal yang sama tapi ada hal aneh yang membuat Leo kebingungan, Ular giok menyerap lebih banyak aura yang keluar dari kubus misterius tapi belum menunjukkan sebuah perubahan menjadi binatang Mistis.


Tapi untuk saat ini Leo tidak terlalu memikirkan hal itu, evolusi yang diberikan oleh Elang Berapi sudah cukup membuat Leo merasa senang karena dengan demikian, kekuatannya bisa meningkat lebih besar dibandingkan dengan kekuatan orang orang yang berada di tingkatan yang sama dengannya.


Perlahan lahan kesadaran Leo mulai kembali dan ketika itu dia melihat sebuah bayangan busur panah transparan yang melayang layang sebelum busur panah itu menghilang dengan sendirinya.


"Jadi anak panah adalah senjata spiritual dari bintang spiritualku, sayangnya aku buruk dalam hal memanah jadi setelah ini sepertinya aku harus lebih banyak berlatih menggunakan panah dan juga pedang" Ujar Leo yang mana setelah itu dia membuka matanya dan mendapati Dinda mengarahkan sebuah serangan padanya.



Ilustrasi Feniks Leo


sumber :Google.com



Ilustrasi Garuda Dinda

__ADS_1


sumber : Google.com


__ADS_2