ORBION HUNTER : Harapan Dan Cahaya

ORBION HUNTER : Harapan Dan Cahaya
Saling Mengenal


__ADS_3

"Leo, apakah kau sudah gila sampai sampai kau berbicara sendirian, kami ada di sini tapi kenapa kau memanggil manggil nama Lili?" Ujar Dinda sambil menikmati jeruk yang baru selesai dia kupas.


"Bisa dibilang Lili adalah adik angkatku, dia akan membantu kita mendapatkan barang itu bagaimanapun juga" Ujar Leo yang membuat Masamune dan Dinda saling berpandangan kemudian Dinda segera mengeluarkan kemampuan mata Dewa Wang Miliknya sementara Masamune mengeluarkan binatang spiritual berbentuk rubah dengan tiga ekor.


"Siapa gadis ini dan dari mana datangnya" Batin keduanya secara bersamaan ketika mereka melihat Lili dan gadis hantu itu berbalik dan mengulurkan lidahnya ke arah keduanya seolah memberikan ejekan pada mereka.


"Leo, apakah kau mengangkat hantu seperti dia untuk menjadi adik angkat? Di dunia ini Masih banyak orang yang hidup kenapa kau malah memilih mengangkat hantu?" Tanya Masamune menunjuk ke arah Lili yang tentunya membuat Lili marah.


Masamune bisa melihat asap keluar dari hidung Lili yang menunjukkan kemarahannya, tapi gadis hantu itu tidak bisa melukai masamune karena ada Leo di dekatnya.


"Aku terkejut kau bisa melihatnya, jika aku mengatakan padamu bahwa aku lebih percaya hantu dibandingkan dengan manusia apakah kalian percaya?" Tanya Leo menatap ke arah Masamune.


"Apa alasan kau lebih percaya hantu dibandingkan dengan manusia?" Tanya Dinda menatap ke arah Leo karena dia juga penasaran dengan Lili yang ada di samping Leo.


"Karena Lili lebih baik dibandingkan dengan manusia, manusia hanya bisa merusak dan tidak memiliki perasaan terhadap sesamanya, bahkan mereka berani mengkhianati kaumnya sendiri dengan bersekongkol dengan pihak musuh, kau pikir aku bisa berteman dan mengakui orang orang seperti itu" Ujar Leo yang mana hal itu membuat Dinda menundukkan kepalanya, dia mengingat rahasia besar yang pernah disampaikan oleh Gurunya bahwa manusia sebenarnya adalah penyebab kehancuran bumi itu sendiri.


Karena keserakahan yang dilakukan oleh manusia banyak orang tidak bersalah mengalami penderitaan, kelaparan dan lain sebagainya.

__ADS_1


Kebanyakan orang orang dari keluarga kalangan atas hanya mementingkan diri mereka sendiri tanpa memperdulikan orang lain, mereka menimbun kekayaan dalam jumlah yang tidak sedikit dan berbelanja apapun yang sebenarnya tidak mereka inginkan demi memenuhi gengsi.


"Yah yah, lupakan mengenai hal itu, kita masih belum mengenal satu sama lain, bagaimana jika kita memperkenalkan diri sekali lagi agar kita bisa mengetahui kecocokan satu sama lain?" Ujar Masamune yang segera disetujui oleh Leo dan Dinda.


"Namaku adalah Dinda, 16 tahun tingkat Pemurnian Tubuh Bintang 9, Binatang Spiritual adalah Garuda dan memiliki kemampuan sihir angin dan mahir dalam menggunakan belati dan menginginkan sebuah kipas untuk senjata spiritualku" Ujar Dinda.


"Kalau aku bernama Masamune, keturunan dari orang Jepang dan Indonesia dan besar di Indonesia, dulunya aku berada di tingkat perombakan tulang bintang 1 tapi sekarang aku berada di tingkat pembentukan inti bintang 3, usiaku baru 17 tahun dan seperti yang kalian dengar aku memiliki binatang spiritual yang aneh, seekor rubah yang bisa Mengganti anggota tubuhnya sesukanya, dan setiap berganti jumlah ekor maka kekuatanku akan berbeda beda, untuk senjata spiritual aku sudah memilikinya, senjata itu adalah sebuah pedang seberat tiga ratus kilogram sehingga aku jarang menggunakannya" Ujar Masamune


"Aku bernama Leo Wahyuda berusia 16 tahun, tingkat pembentukan inti bintang 1, memiliki dua binatang spiritual yang mana salah satunya adalah Feniks, memiliki dua jenis sihir yaitu sihir api dan sihir petir, aku ingin menguasai beberapa senjata di antaranya adalah pedang dan panah tapi aku tidak memiliki kesempatan untuk melatihnya" Ujar Leo.


"Tunggu Leo, kau memiliki dua binatang spiritual, kenapa aku baru mengetahuinya?"


Tanya Masamune dan Dinda menatap Leo dengan tatapan yang sangat tajam karena mereka sekalipun tau bawa orang dengan dua binatang spiritual di dunia ini hanya ada dalam legenda dan belum pernah ada orang yang pernah bertemu dengan orang seperti itu.


Mendengar hal itu Leo menjadi sedikit ragu, dia telah berjanji pada gurunya dan juga ayahnya untuk menyembunyikan ular gioknya dari orang lain karena jika Leo sampai membukanya, maka bisa saja dia berada dalam situasi yang berbahaya karena siapapun tau bahwa ayahnya Satria merupakan orang yang paling dibenci di seluruh dunia saat ini dan binatang spiritual itu memiliki aura yang sama dengan aura binatang spiritual milik ayahnya yaitu seekor Long Dragon.


"Aku tidak memaksa kalian untuk percaya tapi yang jelas untuk saat ini aku hanya bisa menggunakan binatang Spiritual Feniks karena jika aku mengeluarkan binatang spiritualku yang satunya lagi, aku akan menjadi incaran banyak orang kemanapun aku pergi" Ujar Leo.

__ADS_1


Hanya mendengarnya saja baik Dinda maupun Masamune sudah tau binatang spiritual yang dimiliki oleh Leo sama dengan binatang spiritual ayahnya, karena alasan itulah dia menutupi binatang spiritual itu dari orang lain dan dia mengatakan pada mereka saat ini pasti karena Leo cukup percaya pada keduanya.


"Haha, Leo kau ternyata seorang monster, aku tidak percaya bahwa aku berteman dengan monster sepertimu!" Ujar Masamune sambil merangkul pundak Leo dengan senyuman yang cukup cerah.


"Asal kalian semua tau, kalian juga monster tau, Masamune, meskipun binatang spiritualmu aneh tapi dia bisa berubah ubah menjadi binatang spiritual Buas, binatang Fantasi, maupun binatang Mistis, dan untuk Dinda, kau membangkitkan binatang spiritual Garuda sejak awal kau memulainya, sepertinya kelompok kita benar benar bukan kelompok yang normal" Ujar Leo diikuti oleh gelak tawa mereka bertiga, bahkan Lili juga ikut tertawa mendengarkan apa yang baru saja dikatakan oleh Leo.


Sementara itu mutiara yang dibuka dengan harga 1 milyar rupiah itu terus naik bahkan tidak bisa Leo duga sebelumnya, saat ini barang itu telah mencapai lebih dari 5 milyar rupiah dan baginya, orang yang berniat menawar untuk barang itu pasti bukanlah orang biasa karena Leo sangat yakin jika orang biasa yang menawarnya, jika tidak memiliki penjagaan yang ketat maka masalah yang sangat besar akan menghampirinya.


"Lili, sebelumnya kau seperti akan mengatakan sesuatu, apa yang ingin kau sampaikan?" Tanya Leo menatap gadis kecil yang melayang layang di dekatnya saat ini.


"Hehe, kakak pasti tidak percaya, aku telah mencapai tingkat pembentukan inti bintang dua dan yang lebih penting dari itu, aku berhasil menguasai jurus bayangan darah yang ada di dalam cincin kakak"


"Untuk" mendengar hal itu Leo tersedak ludahnya sendiri dan merasa bahwa tenggorokannya sangat sakit ketika Lili mengatakan hal itu.


"Kau mempelajari jurus itu?"


"Memangnya tidak boleh ya kak? Tapi aku lihat jurus itu sangat cocok dengan hantu cantik sepertiku" Ujar Lili sambil memijat dagunya.

__ADS_1


"Hais, terserahlah, kau pasti tau bahwa jurus itu begitu hebat jadi jangan sampai memberitahukan orang lain selain kita masalah ini" Ujar Leo.


"Siap bos" Ujar Lili sambil memberikan hormatnya pada Leo.


__ADS_2