ORBION HUNTER : Harapan Dan Cahaya

ORBION HUNTER : Harapan Dan Cahaya
Jurus Peninggalan Kakek


__ADS_3

Setiap kali menyinggu mengenai Satria, Fitri selalu berusaha untuk menghindar dan mengalihkan topik pembicaraan, tapi kali ini yang bertanya adalah anaknya sendiri, dia tidak mungkin bisa menutup kebenaran yang jelas jelas sudah diketahui oleh putranya.


"Maaf Leo, bisakah kau tidak membahas mengenai ayahmu, aku benar benar tidak ingin mendengar namanya" Ujar Fitri sambil membuang wajahnya, terlihat dengan jelas dari kedua mata Fitri genangan genangan air pertanda dia sangat sedih ketika mengatakan hal itu.


"Apakah ini tentang apa yang dilakukan oleh ayah, ayah melakukan semua itu karena sebuah alasan sama dengan ibu yang meninggalkanku dengan sebuah alasan, jika kalian seperti ini terus, kalian akan melukai diri kalian sendiri" Ujar Leo disusul gelengan kepala Fitri.


"Ayahmu membunuh orang orang tidak bersalah dengan kekuatannya, mungkin ibu yang buta karena dulu menikahinya" Ujar Fitri.


"Misari, apakah kau tahu siapa ayah anak ini? Kenapa ketika dia menyinggungnya Dewi Keadilan seolah tidak ingin mengingatnya?" Tanya Luan pada putrinya yang ada di depannya.


"Ayah Leo adalah Satria sang Saint Suci, ayah pasti pernah mendengar mengenai nama itu bukan" Ujar Misari yang mana membuat Satria segera menutup mulutnya karena terkejut.


Entah kenapa dia merasa bahwa jika dia membahas mengenai hal ini nyawanya tidak akan bisa dipertahankan.


"Ibu salah sekaligus benar dalam beberapa aspek, ibu benar karena telah memilih ayah sebagai pasangan hidup karena dia adalah orang yang baik, meskipun kedua tangannya penuh noda darah tapi dia masih memperdulikan banyak orang dan menolong orang orang yang tidak bersalah" Ujar Leo, Fitri berniat mengatakan sesuatu tapi Leo memotong apa yang ingin dikatakan oleh Ibunya sebelum terjadi kesalahan yang lebih besar.


"Kemampuan Mata Dewa Wang mampu melihat banyak hal yang tidak diketahui oleh manusia, jurus ini bisa memberikan kebenaran pada semua orang dan dibagi menjadi empat tahapan mata roh yang memungkinkan untuk melihat segala sesuatu yang ada di dunia ini tapi di anggap tidak ada oleh banyak orang seperti makhluk gaib dan siluman, pada tingkatan ini penglihatan juga bisa menjadi lebih tajam, yang kedua adalah mata kebenaran, mata ini bisa melihat segala tipuan dari makhluk hidup dan apa yang dilakukan oleh ayah selama ini adalah karena dia sudah bisa melihat dengan mata kebenaran, yang ketiga adalah mata waktu, jika sudah menguasai teknik mata ini, seseorang bisa melihat kejadian yang akan terjadi berikutnya beberapa jam sebelumnya, mata ini juga bisa digunakan untuk bertarung tapi jika digunakan dengan tergesa gesa hanya bisa memprediksi pergerakan lawan selama dua detik sebelum serangan dilancarkan, dan yang terakhir adalah mata dunia, mata dunia memiliki kemampuan untuk melihat seluruh kejadian di berbagai penjuru dunia, tahap ini juga bisa melihat jauhnya alam semesta yang sangat luas" Ujar Leo yang mana membuat semua orang terdiam.

__ADS_1


"Apa maksudmu Leo, ibu masih belum mengerti" Ujar Fitri begitupun dengan semua orang yang ada di sana selain Dinda yang memang merupakan murid dari Satria.


"Selama ini apa yang dilihat oleh ayah adalah para Orbion yang menyamar menjadi manusia" Ujar Leo yang mana membuat semua orang yang ada di ruangan itu terkejut.


"Orbion yang menyamar menjadi manusia? Apakah ada hal semacam itu?" Tanya Misari dan lainnya diliputi rasa terkejut karena apa yang dikatakan oleh Leo merupakan informasi baru baginya, bahkan Dinda juga terlihat sangat terkejut ketika mendengarnya menjelaskan bahwa Satria tidak pernah membahas mengenai hal ini padanya.


"Apakah ibu tidak merasa aneh dengan Kelompok Kegelapan, mereka bisa memiliki banyak harta canggih dan banyak penghianat di dunia ini, dari mana mereka mendapatkan harta canggih itu kalau bukan dari Orbion" Ujar Leo.


"Tapi Leo, aliran legendaris tau bahwa teknologi itu mereka dapatkan dari para ilmuwan yang berbelok arah membantu mereka" Ujar Fitri menatap ke arah Leo karena setelah beberapa penyelidikan yang dilakukan oleh Aliran Legendaris, mereka menemukan bahwa banyak ilmuwan yang dipekerjakan oleh kelompok kegelapan sehingga senjata mereka menjadi lebih canggih dibandingkan dengan senjata manusia biasa.


"Dengan asumsi tidak ada Orbion di bumi untuk saat ini dan kelompok kegelapan yang membelot ke arah Orbion dan melakukan apapun untuk mereka, sudah menjadi bukti yang cukup kuat untuk kita mencurigai bahwa Orbion telah datang ke bumi dengan cara khusus agar mereka mirip manusia" Ujar Leo.


"Dengan hanya berdasarkan fakta yang kau katakan tidak bisa membuktikan bahwa Orbion menyamar menjadi manusia" Ujar Fitri sebelum Leo menghela nafas panjang.


Setelah beberapa saat Leo akhirnya menceritakan mengenai pengalamannya bertarung melawan Orbion di kota Lamongan ketika dia baru beberapa bulan masuk ke akademi Naga Timur, Leo menambahkan saat itu dia benar benar berada di ranah yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan Orbion itu dan nyawanya sudah berada di ujung tanduk.


Saat itulah Orbion yang Leo hadapi mengatakan bahwa ada penghianat di kalangan para manusia serta ada banyak Orbion yang bersembunyi di antara para Hunter.

__ADS_1


Semua orang mendengar cerita yang disampaikan oleh Leo dan setelah Leo mengakhiri ceritanya, Fitri nampak berpikir sejenak sebelum menghela nafas panjang.


"Aku akan membicarakan masalah ini dengan yang lainnya, semoga saja informasi yang kau berikan benar nak, untuk konfirmasinya mungkin ibu membutuhkan waktu satu bulan" Ujar Fitri tapi satu bulan bagi Leo cukup cepat.


Jika masalah ini segera diselesaikan maka kedepannya tidak akan timbul masalah yang lebih besar.


"Ibu, jurus pertama sudah, kedua sudah, ketiga juga sudah, jurus yang terakhir apa?" Tanya Lili sambil menghitung jarinya.


"Kakekmu meninggalkan jurus 'Pedang Surga, Penghakiman' yang mana dengan jurus itu setiap makhluk hidup di dunia pasti akan musnah jika terkena serangannya entah itu iblis maupun manusia dan mustahil untuk dibangkitkan, jurus ini adalah yang paling sulit dilatih dan butuh usaha ekstra untuk mengeluarkannya, bahkan aku dan ayahmu hanya tahu gerakannya tapi tidak bisa mempraktekkannya" Ujar Fitri membuat Leo tertegun.


"Jurus ini sama dengan jurus yang diberikan oleh Putri ketika dia membangkitkan ku dari kematian, dan konsekuensi dari penggunaan jurus ini, ibu pasti mengetahui bahwa meskipun berada di tingkat saint, menggunakan jurus ini bisa menghapus basis pelatihan dan harus mengulang dari awal" Batin Leo tapi dia tahu bahwa jurus Pedang Surga, Penghakiman' adalah jurus yang sangat hebat.


"Apakah ibu pernah melihat kakek mengeluarkan jurus ini?" Tanya Leo.


"Pernah sekali, saat itu ketika kakekmu mengeluarkannya dia hampir membelah lautan menjadi dua bagian dan membuat hujan air laut memenuhi pesisir pantai" Ujar Fitri membuat semua orang terkejut.


"Tidak salah lagi, ini jurus yang sama, tapi kenapa kakek bisa menuju dunia yang lebih tinggi setelah itu, atau jangan jangan dia sudah menjadi immortal" Batin Leo kemudian dia menggeleng gelengkan kepalanya.

__ADS_1


__ADS_2