
Crash….serangan meriam plasma itu terbelah menjadi dua dan ketika Leo membuka matanya, dia melihat Masamune berdiri di depannya dengan pedang di kedua tangannya serta siluet seekor rubah berekor tujuh.
Leo juga bisa melihat kedua kaki Masamune sudah pulih kembali dan hal itu membuat Leo tersenyum senang.
"Leo, biarkan kami mengurus mengenai para Orbion ini, kau obati saja lukamu dulu" Ujar Masamune dan setelahnya pemuda itu bergerak dengan sangat cepat menerjang para Orbion.
Para Orbion yang melihat hal itu segera merubah senjata mereka menjadi pedang dan bergerak ke arah yang sama dengan Masamune, ketika pedang ketiganya berbenturan, gelombang kejut yang sangat besar membuat Masamune harus terdorong mundur beberapa langkah.
Dor…Ketika Masamune didorong mundur, sebuah peluru bergerak dengan sangat cepat menuju ke arah Orbion tapi dengan mudahnya peluru itu ditangkis dengan pedang Orbion itu hingga peluru yang ditembakkan menancap ke tanah dan dapat dilihat tanah yang di tancap oleh peluru itu mulai menghitam dan semua tanaman yang ada di sekitarnya layu.
"Kalian berani melukai kakakku, maka hanya ada satu akhir bagi kalian, mati!" ujar Lili yang terlihat di balik jendela sambil mengarahkan senapan yang diberikan oleh Leo sebelumnya ke arah dua Orbion yang saat ini tengah bertarung dengan Masamune.
"Aku benci mengakuinya tapi terimakasih karena sudah memberikan pil yang luar biasa pada kami, kau bisa menyerahkan semua ini pada kami, kau pulihkan saja dirimu" Ujar Dinda menatap ke arah Leo yang mana setelah mengatakan hal itu, Leo bisa melihat siluet seekor Garuda muncul di sampingnya.
"Kalian tahan dia, aku akan melindungi Leo" Ujar Dinda.
Semua tidak menolak hal itu karena memang kemampuan khusus bawaan dari Garuda adalah memantulkan serangan, dengan kemampuan itu dia akan lebih baik menjadi orang yang menjaga Leo untuk saat ini selagi keduanya bertarung melawan Orbion.
"Serahkan pada kami, yang harus kau lakukan hanya fokus pada kakakku!" Ujar Lili yang mana saat ini dia bisa melihat Leo mengambil sikap lotus dengan batu berwarna biru muda yang pernah dia lihat sebelumnya.
__ADS_1
Memang batu itu memancarkan kekuatan yang sangat besar, tapi untuk ukuran makhluk gaib seperti Lili, batu itu hanya akan melukainya jika dia berusaha menyerap kekuatan yang ada di dalamnya.
Ketika Leo mengambil sikap lotus darah yang mengalir dari lengan kanannya nampak semakin deras setiap waktunya hingga beberapa saat kemudian darah itu berhenti mengalir, kekuatan spiritual serta kekuatan langit dan bumi berputar mengelilingi tubuh Leo disertai dengan kekuatan yang ada di dalam batu di depan Leo.
Bukan hanya menambah tingkat pelatihan milik Leo, batu itu juga memberikan Leo tambahan umur meskipun hanya beberapa hari, Leo bisa tahu karena dia merasakan aura kehidupannya seolah diperkuat setelah dia menyerap khasiat dari Spirit Stone di depannya.
Belum pulih sepenuhnya, Leo kembali mengibaskan tangannya dan saat ini sebuah busur melayang layang mengitari tubuh Leo, Leo menyentuh luka yang ada di lengan kanannya dan memercikkan darahnya hingga ketika darah itu menyentuh busur panah itu, busur panah itu bersinar beberapa saat sebelum meredup dan mulai menyatu dengan diri Leo.
Sementara itu saat ini pertarungan yang terjadi antara Masamune, Lili dan para Orbion berlangsung cukup sengit, dimana Kedua belah pihak nampak tidak ingin mengalah satu sama lain.
Masamune melancarkan serangan serangan dengan pedang besar miliknya dengan tujuh ekor rubah yang nampak bercahaya di belakang tubuhnya.
Di sisi lain saat ini Lili dan Orbion yang lainnya nampak beradu serangan jarak jauh dimana salah satu Orbion mengubah senjatanya menjadi meriam plasma dan tembakan demi tembakan dilancarkan keduanya hingga membuat ledakan ledakan besar terjadi layaknya kembang api.
Meskipun demikian, Lili tampak lebih unggul karena serangan yang dia lakukan berdasar kekuatan spiritual, lagipula meskipun serangan yang dia lakukan tidak bisa menahan tembakan dari meriam plasma dan meriam plasma itu mengenainya, dirinya tidak akan mati karena pada dasarnya Lili sudah mati.
"Karena kalian sudah melukai kakak ku, maka aku akan membalas kalian puluhan kali lipat!" ujar Lili yang mana ketika dia mengatakan hal itu, seekor burung elang dengan wajah yang hanya menyisakan tulang belulang muncul di belakang punggung Lili dan Elang itu masuk ke dalam pistol yang lili gunakan.
Ketika Lili menarik pelatuknya, seketika elang yang sebelumnya masuk ke dalam senapan Lili keluar dan melelehkan tembakan yang dilakukan oleh Orbion dengan meriam plasma dan akhir dari serangan itu hasilnya sudah jelas terlihat.
__ADS_1
Ketika serangan yang dilakukan oleh Lili membentur tubuh Orbion itu, seketika tubuh Orbion itu terbakar oleh aura kegelapan dan beberapa saat kemudian tubuh Orbion itu membusuk hingga akhirnya jatuh terbaring tidak bernyawa.
Masamune yang melihat apa yang baru saja dilakukan oleh Lili menjadi terpikir akan sesuatu yang belum pernah dicoba oleh Hunter manapun, dia memindahkan semua ekor yang keluar di belakang tubuhnya ke dalam pedang miliknya hingga pedang Masamune berubah warna menjadi putih keemasan.
Masamune mengayunkan pedang miliknya yang mana ketika pedang itu diayunkan oleh Masamune, bilah pedang berbentuk ekor rubah bergerak menuju ke arah Orbion yang ada di depannya membuatnya terdorong mundur beberapa langkah.
Sekali lagi Masamune melakukan hal yang sama dan sebanyak apapun serangan yang dilakukan oleh Masamune, serangan itu bisa ditahan oleh Orbion yang ada di depannya tapi terlihat jelas bahwa Masamune saat ini mendominasi.
Serangan yang dia lakukan mungkin bisa ditahan oleh orbion di depannya, akan tetapi serangan itu terbukti sanggup membuat Orbion yang dia hadapi saat ini terdorong mundur setiap kali tebasan yang dia lakukan.
"Kekuatan dari serangan yang aku lakukan setelah menggabungkan binatang spiritual dan senjata Spiritual menjadi satu terbukti sangat ampuh, metode seperti ini, aku tidak pernah berpikir bahwa aku akan mempelajarinya dari hantu" Batin Masamune sambil memainkan pedangnya dan setelah beberapa serangan, akhirnya dia melihat celah ketika Masamune berhasil melemparkan pedang milik Orbion di depannya.
Melihat peluang itu, Masamune menusukkan pedang miliknya hingga pedang itu menembus perut Orbion itu dan membuatnya terbunuh seketika.
"Huh, lumayan juga" Ujar Masamune menarik pedangnya dan mengibaskan yang membuat darah yang menempel pada pedang miliknya bersih dan setelahnya Masamune menyimpan pedang itu di dalam tubuhnya.
Dia kemudian berjalan menuju ke arah Leo dan Dinda tapi pandangannya jatuh pada pedang milik Leo yang tertancap dalam di tanah dengan aura kematian yang begitu pekat.
Hanya melihatnya saja Masamune merinding dan tanpa memperdulikan pedang itu, dia berjalan menuju ke arah Leo dan yang lainnya.
__ADS_1