
"Kembali ke pembahasan sebelumnya, bagaimana? Apakah kau menyanggupi untuk membuatkan ibu pil pil yang bisa membantu meningkatkan kekuatan secara instan" Ujar Fitri membuat Leo menggaruk kepalanya karena dia tidak tahu apa yang harus dikatakan, tapi membuat pil yang bisa berguna untuk memperkuat penduduk bumi juga merupakan hal yang baik jadi Leo berpikir untuk membuatnya secara masal.
"Aku tidak terlalu yakin dengan mengkonsumsi pil mereka akan menjadi orang yang kuat, memang ada pil yang bisa digunakan untuk berlatih tapi mencari sesuatu yang instan bukanlah hal yang baik" Ujar Leo menjelaskan.
"Kau memang benar, tapi saat ini aliran legendaris benar benar membutuhkan banyak pil, saat ini aku tidak bisa menjelaskannya pada kalian semua tapi aku hanya bisa memastikan bahwa bencana besar akan segera terjadi dan saat itulah kekuatan yang dibutuhkan" Ujar Fitri.
"Yang ibu katakan sama dengan kakak, dia mengatakan hal yang sama dan bilang bencana besar terjadi setelah Nyi Blorong menceritakan mengenai sebuah gagang pedang berbentuk seekor Naga yang dirampas oleh sekelompok orang" Ujar Lili yang mana membuat Fitri terkejut.
"Jadi gagang pedang itu sudah didapatkan oleh mereka, bagaimana mungkin hal semacam itu terjadi"
"Ibu juga mengetahuinya, tapi mereka tidak bisa berbuat apa apa sebelum bilah pedang raksasa ditemukan, aku sangat yakin bilah pedang itu lebih sulit ditemukan dibandingkan dengan gagang pedangnya"
"Hais, entah kelompok apa yang kalian bangun, semua orang isinya adalah monster, aku akan menjelaskan pada kalian sesuatu yang sangat penting" Ujar Fitri.
"Di Bawah gunung berapi tersegel kekuatan yang sangat besar yang mana masyarakat peradaban kuno menyebutnya sebagai iblis, sebenarnya makhluk ini bukan ancaman karena hanya ada satu tapi kemampuannya mempengaruhi orang lain dan juga kekuatan yang melebihi nalar manusia membuatnya menjadi sangat berbahaya.
Jika tidak ada segel yang mengurung makhluk itu di bawah gunung berapi takutnya tidak pernah ada kehidupan di dunia ini, untuk membuka segel itu masyarakat peradaban kuno telah membuat beberapa benda terutama tiga kunci utama untuk membuka segel untuk mengeluarkan sang iblis bencana.
Sekali saja keluar dia akan membuat perubahan yang sangat besar terhadap dunia ini dan sekali saja keluar, kehancuran akan terjadi di mana mana" Ujar Fitri.
"Dan para Orbion sudah memiliki ketiga kunci ini" Ujar Leo yang mana membuat semua orang panik.
__ADS_1
"Leo, bagaimana kau tau mengenai hal ini, tiga kunci ini adalah hal besar yang tidak pernah diceritakan oleh aliran legendaris keluar, kenapa kau bisa tahu?" Tanya Misari menatap ke arah Leo yang menyadarkan Fitri mengenai pengetahuan yang Leo dapatkan.
"Aku mengetahui semua itu dari sebuah kitab kuno yang aku temukan tidak sengaja ketika aku tahu bahwa bakatku sangat buruk" Ujar Leo sambil mengepalkan tangannya kemudian dia mendongak ke atas langit.
"Entah apa yang terjadi tapi setelah aku membaca kitab itu pengetahuan baru sepertinya muncul di benakku dan hal itu merubah segalanya" Tambahnya.
"Semoga mereka percaya dengan apa yang aku katakan, jika mereka sampai bertanya lebih jauh lagi maka aku akan semakin kesulitan untuk menjawabnya" Batin Leo menatap ke arah ketiganya sambil memegangi dagu nya layaknya orang yang sedang berpikir.
"Yah memang aku pernah mendengar dari kakekmu, barang barang dari peradaban kuno bisa membantu seseorang untuk mengubah hidupnya mungkin kau mendapatkan salah satunya" Ujar Fitri.
"Nona Tiffany, bisakah aku meminta tolong pada nona untuk menyiapkan beberapa bahan?" Tanya Leo lantas dia memberikan satu lembar kertas bertuliskan empat sumber daya.
"Berapa banyak yang tuan inginkan dari semua bahan bahan ini?" Tanya Tiffany sambil menatap semua bahan yang ada di keras pemberian Leo.
"Tuan Muda, meskipun bahan bahan ini mudah ditemukan tapi jumlah satu ton untuk masing masing sumber daya setidaknya kami membutuhkan waktu tujuh hari untuk mengumpulkannya" Ujar Tiffany.
"Aku membutuhkannya secepatnya, begini saja setiap kali kau menemukan sumber daya yang aku inginkan kau bisa mengirimkannya ke rumah tuan Luan" Ujar Leo.
"Baiklah Tuan Muda, kalau begitu saya permisi untuk mengumpulkan sumber daya sumber daya ini" Ujar Tiffany kemudian dia pergi keluar dari ruangan itu dengan langkah terburu buru.
"Untuk apa semua sumber daya itu Nak, apakah kau merencanakan sesuatu?" Tanya Fitri menatap ke arah Leo.
__ADS_1
"Hanya ini yang bisa aku lakukan, melakukan revolusi kekuatan para Hunter" Ujar Leo, sesaat setelah dia mengatakan hal itu Misari mencubit nya dengan sangat keras membuat Leo tersentak.
"Anu ibu, bisakah ibu menolongku?" Tanya Leo kemudian dia mendekatkan wajahnya ke arah telinga Fitri dan membisikan mengenai niatnya untuk melamar Misari yang mana membuat Fitri sangat terkejut.
"Bukankah kalian masih terlalu muda untuk melakukan lamaran, Mungkin ibu bisa membantumu jika kalian ingin bertunangan tapi lamaran" Balik Fitri kembali membisikkan sesuatu di telinga Leo.
"Anu ibu, aku dan Misari tanpa sengaja…" Leo menceritakan pada ibunya mengenai kejadian yang dialami oleh dirinya dan Misari yang membuat ekspresinya berubah menjadi marah.
Dia berusaha menahan emosinya sebelum menatap ke arah Misari yang juga sama gugupnya dengan Leo saat ini.
"Tuan Luan, ada beberapa hal lainnya yang ingin aku bicarakan dan ini menyangkut kedua anak kita" Ujar Fitri menatap ke arah Luan dengan tatapan kemarahan yang mana membuat Luan sangat terkejut dan bergetar ketakutan.
"Ibu, bisakah ibu tenang, ibu membuat tuan Luan ketakutan" Ujar Leo yang mana setelahnya membuat Fitri meredakan amarahnya dan mencoba mengatur nafasnya.
"Tuan Luan, sebelumnya aku mohon maaf atas perilaku buruk yang dilakukan oleh putraku, tapi saat ini situasi sangat mendesak jadi aku akan mengatakannya secara langsung" Ujar Fitri.
"Aku ingin melamar Misari untuk Leo" Ujar Fitri yang mana hampir membuat jantung Luan copot, melamar di usia yang masih begitu muda.
Benar benar sulit untuk dipercaya, mungkin jika itu orang lain Luan akan mempertimbangkannya tapi memiliki hubungan dengan Saint Suci dan Dewi Keadilan, siapa yang tidak menginginkan hal itu.
"Saya tidak keberatan Dewi Keadilan, tapi semua keputusan tergantung dengan Misari, apakah dia menyetujuinya atau tidak, aku tidak bisa memaksakan kehendakku untuk putriku satu satunya" Ujar Luan.
__ADS_1
"Ayah, aku mau menerima lamaran dari Leo" Ujar Misari dengan pipi memerah, melihat hal itu Lili dan Masamune terlihat sangat senang tapi Dinda tidak, dia menunjukkan ekspresi yang tidak suka atas diterimanya lamaran Leo karena jika dia harus jujur, dia juga menyukai Leo.