
"Kalian semua coba lihat ini" Ujar Ronny memanggil semua orang yang ada di sana dan setelahnya dia berjalan menuju ke arahnya.
Begitu Ronny menunjukkan jarum yang ada di tangannya, ekspresi yang ditunjukkan oleh mereka semua sama terkejutnya dengan ekspresi yang ditunjukkan oleh Ronny sebelumnya.
"Jarum ini, masih mengandung kekuatan spiritual meskipun sudah membunuh targetnya, aku pikir tidak mungkin jika anak anak ini yang melakukannya" Ujar Ronny sambil menunjuk ke arah Leo dan yang lainnya.
"Mungkin mereka masih ada satu orang lainnya yang bersembunyi dari kita dan di saat saat terakhir membunuh Rui dengan jarum ini" Ujar Trio sambil menatap tajam ke arah Leo.
"Kalian sudah berumur tapi otak kalian tidak berkembang sama sekali" Ujar Dinda mengejutkan semua orang, Leo bahkan tersentak kaget begitu Dinda menyela pembicaraan mereka semua dan mengatasi para Hunter yang bukan lawannya di depan mereka secara langsung.
"Apa yang kau tau, anak muda sepertimu tidak akan mengerti bagaimana dampak kedepannya jika kita kehilangan satu orang kuat di pihak kita" Ujar Trio menatap tajam ke arah Dinda.
"Mungkin jika kalian yang terbunuh akan memberikan kerugian bagi kota ini tapi jika dia yang terbunuh, maka kota ini sudah tentu diselamatkan" Ujar Dinda.
"Apa yang kau bicarakan, kau pikir dia siapa! Dia adalah orang terkuat di kota Lamongan, apa dasar kau mengatakan hal itu?" Tanya Trio, kali ini dia mengeluarkan aura spiritual dari dalam tubuhnya untuk menekan Dinda, tapi wanita itu meskipun terpaut sangat jauh, dia masih nampak biasa saja dengan tekanan aura yang diberikan oleh Trio.
"Kekuatan tidak menentukan baik dan buruk seseorang!" Ujar Dinda sambil memutar mutar ponsel canggih di tangannya.
"Ponsel ini, apakah kalian tahu dari mana asalnya?" Ujar Dinda membuat semua orang terdiam dan berpikir apa yang ditanyakan oleh Dinda termasuk Trio.
__ADS_1
Trio memutuskan untuk mengurangi tekanan yang diberikan pada Dinda setelah dia menyinggung mengenai ponsel karena jujur saja, dia juga merasakan hal yang aneh mengenai ponsel itu.
"Ponsel ini adalah produk yang baru dibuat karena aku yakin tidak ada orang di dunia yang bisa menemukan ponsel semacam ini di pasaran, bukan hanya itu, jika kalian pikir para ilmuwan membuatkannya khusus untuk orang itu, maka sudah bisa dipastikan bahwa dia adalah bawahan dari para Orbion" Ujar Dinda yang mana membuat semua orang terkejut.
"Woi, apa yang kau katakan, bagaimana mungkin…" Youm ingin menyelesaikan kata katanya tapi dia segera dipotong oleh Leo.
"Mungkin kalian semua berpikir kami berbohong tapi memang itu adalah fakta yang terjadi saat ini, sejak awal para ilmuwan sialan itu sudah menjadi binatang peliharaan dari para Orbion, di kemajuan era teknologi sebelumnya masih banyak ilmuwan yang berusaha menghidupkan teknologi tapi kenapa mereka hanya menghidupkan lampu di beberapa kota dan setelah itu tidak terdengar lagi? Apakah karena semua teknologi di dunia begitu sulit untuk diperbaiki? Masalah utama di dunia ini bukan hanya teknologi melainkan mesin, jika mereka memperbaiki mesin maka banyak pabrik yang sudah beroperasi dan produk baru sudah pasti bisa dipulihkan, tapi apa yang mereka lakukan? Mereka lebih fokus pada barang barang tidak berguna seperti rongsokan" Ujar Leo bangkit dari tempatnya.
"Leo apa yang kau katakan?" Ronny tidak bisa diam saja setelah mendengar apa yang Leo katakan karena apa yang dikatakan oleh Leo memang terasa masuk akal.
Tapi dia tidak bisa mengambil kesimpulan begitu saja karena selama ini, yang dia tau para ilmuwan bekerja sangat keras untuk menyelamatkan teknologi di dunia.
"Sejak kapan kalian mengetahui mengenai hal ini?" Tanya Trio menatap ke arah Leo dan yang lainnya.
"Dua Minggu yang lalu kami berhadapan dengan makhluk eksperimen gabungan dari siput dan manusia, dia mengamuk tak terkendali dan menyerang segala hal tapi dia juga memiliki seorang anak perempuan berusia sekitar tujuh tahun dan anak itu adalah manusia" Ujar Masamune.
"Tunggu, aku pernah mendengar mengenai eksperimen itu, aku mendengar ilmuwan yang terlihat sudah ditangkap oleh pemerintah tapi setelah penyerangan Orbion pertama kali, para ilmuwan ini seolah lenyap dimakan bumi" Ujar Wiwik yang mana mengejutkan semua orang.
Meskipun demikian sulit percaya bahwa banyak ilmuwan yang menjadi kaki tangan para Orbion karena selama ini umat manusia mendorong revolusi mengandalkan para Ilmuwan.
__ADS_1
"Kita harus memberitahukan mengenai hal ini pada pemerintahan agar bisa di sebar luaskan dan kita semua bisa lebih waspada terhadap para Orbion" Ujar Danu.
"Lebih baik jangan, jika kita melakukan hal itu maka kekacauan akan terjadi di mana mana karena semua orang berpikir bahwa para ilmuwan yang selama ini membantu memulihkan teknologi mereka ditangkap, mungkin ada segelintir orang yang akan setuju dengan alasan alasan yang aku sampaikan tapi pasti ada juga yang bertentangan karena kami yakin bukan hanya para ilmuwan yang terlihat, dan kalian bisa melihatnya di depan mata kalian saat ini" Ujar Leo sambil menatap ke arah Rui.
"Analisis anak ini benar benar sangat hebat, aku tidak menyangka ada anak yang memiliki pengetahuan sebanyak ini" Guman Youm menatap ke arah Leo.
"Jadi apa yang harus kita lakukan?" Tanya Ronny menetap ke arah Leo.
"Menjadi kuat dan kuat agar para Orbion itu tidak bisa bertindak seenaknya terhadap manusia" Ujar Leo kemudian dia mengibaskan tangannya dan beberapa butir pil melayang di depannya.
"Pil pil ini berguna untuk menghancurkan halangan besar yang membatasi tingkat Perombakan tulang bintang 5 dengan 6, kalian hanya perlu memakan satu maka kalian akan menerobos tingkat dengan mudah" Ujar Leo sambil memberikan enam butir pil kepada masing masing dari mereka.
Sebenarnya mereka tidak percaya dengan apa yang dikatakan Oleh Leo karena bagaimanapun pil berharga semacam itu tidak mungkin diberikan pada mereka begitu saja.
Tapi setelah Ronny menelan sebutir pil dan mengambil sikap lotus, mereka batu menelan pil buatan Leo untuk menerobos tingkat yang lebih tinggi.
Aliran kekuatan spiritual dalam jumlah yang tidak wajar tersedot masuk ke dalam tubuh mereka berenam, kekuatan spiritual itu seolah menempa dantian mereka berkali kali hingga akhirnya.
Bom..bom..bom, suara ledakan teredam terdengar dari mereka berenam secara bergantian yang mana menandakan bahwa mereka telah menembus penghalang besar antara tingkat Perombakan tulang bintang 5 dengan perombakan tulang bintang 6.
__ADS_1