ORBION HUNTER : Harapan Dan Cahaya

ORBION HUNTER : Harapan Dan Cahaya
Kebangkitan Iblis


__ADS_3

Di pedang yang digunakan oleh Leo, ledakan kekuatan tercipta yang mana ledakan kekuatan itu membentuk sebuah cincin layaknya sebuah galaksi dengan beberapa bintang yang bersinar sangat terang.


Semua bintang yang bersinar terang itu perlahan lahan mulai menyala dan bercahaya semakin terang setiap saatnya disertai dengan pusaran kekuatan spiritual yang berputar di masing masing cahaya.


Perlahan lahan bintang bintang itu berubah menjadi pedang dengan kekuatan penghancur yang tidak bisa dibayangkan, bukan hanya itu, pedang yang ada di tangan Leo juga bercahaya sangat terang serta ukurannya juga semakin besar.


Setidaknya pedang yang panjang awalnya hanya berada di kisaran satu meter itu kini berubah menjadi pedang yang memiliki panjang seratus meter lebih.


"Gawat, sepertinya aku harus menghentikan anak itu apapun resikonya, aku merasa jika anak itu sampai melakukan seragan maka semua akan berakhir!" ujar Leo.


Setelah mengatakan hal itu, pimpinan Orbion melesat dengan sangat cepat melewati semua orang yang berusaha menahannya.


Dia bergerak dengan sangat cepat dan meliuk liuk di udara menghindari setiap orang yang berusaha menghentikannya hingga setelah beberapa saat dia tiba di depan Leo dengan pedang yang terarah tepat di jantungnya.


Darah segar keluar dari Mulut Leo tapi hal itu tidak menghentikan jurus yang dibentuk, justru sebaliknya, kekuatan dari serangan yang Leo keluarkan terlihat semakin kuat dibandingkan dengan sebelumnya dan sebuah senyuman diam diam terlukis di wajah Leo.


"Jika kalian semua ingin mati bersamaku maka aku akan menerimanya!" ujar Leo lantas dia melepaskan pedang yang dia pegang sebelumnya.


Ketika Leo melepaskan pedang itu, pedang pedang yang terbentuk dari cahaya cahaya bintang dari kekuatan spiritual dan kekuatan langit dan bumi terbang menuju ke arah para Orbion.


Pedang pedang itu Leo kendalikan dengan menyebarkan kesadaran spiritual miliknya, kesadaran spiritual yang tercipta dari sisa sisa pelatihannya karena setelah Leo melepaskan pedang itu, pelatihannya semakin menurun setiap detiknya.


Bahkan satu tingkatan hanya membutuhkan waktu satu detik untuk turun.


Crash pedang raksasa yang Leo ciptakan menancap di tubuh pemimpin para Orbion yang berada paling dekat dengan Leo. Bersamaan dengan itu darah segar mengalir dari bekas pedang yang menusuk ke tubuh Orbion itu diikuti oleh tubuh Orbion yang terurai dengan sendirinya.

__ADS_1


Mata pemimpin Orbion itu melotot dan terbuka dengan lebat meratapi rasa sakit yang belum pernah dia rasakan.


Bahkan dia merasa rasa sakit yang dia terima lima milyar lebih menyakitkan dibandingkan dengan lengan yang putus di depan matanya.


Dia tidak bisa berkata kata dan hanya bisa melebarkan matanya sebelum tubuhnya lenyap menjadi partikel cahaya dan hilang begitu saja.


Semua pedang yang Leo keluarkan melesat menuju ke para Orbion. Jumlah pedang itu lebih dari cukup untuk semua Orbion itu dan tidak ada satupun pedang yang melepaskan Orbion.


Kemanapun dia pergi dan bagaimanapun usahanya untuk menghindari pedang itu, cepat atau lambat pedang itu akan menancap di tubuhnya karena Leo mengendalikannya dengan kesadaran spiritual miliknya.


Kratak…Leo bisa mendengar ada sesuatu yang retak di dalam dirinya dan dia berusaha melihat retakan itu dengan kesadaran spiritual dan Leo menemukan bahwa pusat energi miliknya telah mendekati kehancuran.


Jika pusat energi Leo hancur maka seumur hidupnya Leo akan menjadi manusia biasa dan tidak akan pernah bisa menjadi Hunter.


Hal itu adalah bayaran yang setimpal dari jurus yang dikeluarkan karena jurus yang Leo keluarkan adalah jurus yang keberadaanya menantang surga dan dunia.


Serangan yang dilancarkan oleh pimpinan Orbion memang mengarah pada jantung Leo tapi luka itu tidak mengenai jantungnya, hanya beberapa milimeter saja mungkin pedang itu akan menusuk jantung Leo dan mengakhiri kehidupannya.


Bertepatan dengan menancapnya pedang terakhir pada tubuh Orbion terakhir yang ada di sana, tubuh Leo mulai kehabisan tenaga dan akhirnya jatuh dengan sedikit kesadaran yang tersisa di dalam dirinya.


Dia benar benar merasa lelah disertai dengan perasaan senang karena bisa melindungi banyak orang. Meskipun apa yang dia bayar untuk mengeluarkan jurus itu sangat besar, tapi Leo cukup puas melakukannya.


"Semua telah berakhir dan aku harap bencana besar tidak terjadi" Ujar Leo, dia memang melihat di tempat simbol aneh sebelumnya sudah menghilang yang mana ada dua kemungkinan, yang pertama adalah rencana Orbion telah berhasil digagalkan dan kemungkinan yang lain tidak ingin Leo pikirkan karena dia tahu bahwa kemungkinan yang mungkin terjadi adalah bencana yang tidak bisa dibayangkan.


……

__ADS_1


Di Tempat lain di lereng gunung berapi.


"Sebenarnya apa yang mereka lakukan? Mereka berlari ke arah kawah gunung berapi? Apakah mereka ingin bunuh diri?" Siluman kerbau menatap ke arah para Orbion yang berlari menuju ke arah kawah.


Entah kenapa instingnya mengatakan bahwa bencana besar akan terjadi dan bencana itu adalah sesuatu yang sangat buruk.


Blar…ketika Siluman Kerbau tengah berpikir, dia merasakan tanah seolah berguncang dengan sangat hebat, bersamaan dengan itu semua binatang yang ada di dekatnya dibuat kabur turun dari gunung dengan panik.


"Apa apaan, gunung berapi akan meletus, aku harus pergi dari sini!" Ujar Siluman kerbau lantas dia melesat pergi dari sana tapi terlambat.


Baru berlari beberapa kilometer, ledakan besar terjadi yang mana ledakan itu membuat gendang telinga banyak orang pecah begitu saja.


Bukan hanya manusia bahkan makhluk dunia astral juga bisa merasakan sakit di telinga mereka ketika suara ledakan itu terjadi.


Banyak orang meregang nyawa hanya karena suara ledakan yang sangat besar dan gempa bumi dahsyat yang melanda seluruh wilayah hampir di seluruh dunia.


Awan diselimuti oleh debu vulkanik yang keluar dari mulut gunung berapi serta gumpalan layaknya darah bisa Siluman kerbau lihat keluar dari puncak gunung berapi dan ukuran dari gumpalan itu melebihi ukuran gunung berapi itu sendiri.


Setidaknya dua kali lipat lebih besar dibandingkan dengan gunung berapi.


"Bencana besar benar benar terjadi dan tidak ada peluang untuk selamat dari bencana ini" Ujar Siluman kerbau sebelum dia ditelan oleh lahar panas yang bergerak sangat cepat dan musnah begitu saja.


"Hahahaha, akhirnya setelah sekian lama, aku bebas!" ujar Sosok yang keluar dari lahar.


Sosok itu memiliki tinggi tiga ratus meter dan ukuran yang sangat besar. Seluruh tubuhnya diselimuti oleh lahar gunung berapi dan kedua tanduk yang ada di kepalanya dialiri oleh petir yang tiada habisnya.

__ADS_1


Sosok itu adalah iblis, sosok yang akan membawa kehancuran bagi dunia jika tidak dihentikan dan untuk menghentikannya, seorang yang berada di tingkat Saint tidak akan cukup. bahkan dia bisa menghabisi siapapun yang berada di tingkat Saint tanpa meninggalkan tempatnya katanya membunuh Siluman Kerbau yang berada di tingkat saint.


__ADS_2