
"Perasaan apa ini, kenapa tiba tiba aku merasakan suasana yang mencekam seolah ada sebuah bencana yang datang, apakah para Orbion sudah datang ke tempat ini" Ujar Leo.
Leo menghentikan langkah kakinya mengejar Masamune yang berlari di depannya kemudian dia menyebarkan kesadaran spiritual miliknya dan benar saja, saat ini arena kompetisi sudah hancur lebur dan hampir sepertiga orang yang ada di sana terbunuh.
Tapi beruntungnya Leo masih bisa merasakan aura milik Misari, Dinda, Lili, Masamune beserta Jaya dan Nyi Blorong di sana yang artinya mereka semua baik baik saja saat ini.
"Aku harus membantu mereka, maaf gelang Poros langit karena kau masih harus menunggu" Ujar Leo yang mana setelah dia mengatakan hal itu, Leo melompat dengan sangat keras dengan posisi kedua telapak tangan yang disatukan kemudian Leo mengali terowongan menuju ke atas arena.
Dia tidak bisa melakukan apapun saat ini, jika dia mengejar Masamune yang membawa Gelang Poros Langit maka Orbion yang ada di luar akan lebih banyak menghilangkan nyawa orang.
…..
"Kalian para manusia rendahan, apakah kalian sudah puas bersenang senang di sana!" Suara yang keras terdengar dari kapal jelajah angkasa yang menggelegar ke segala arah.
Suara itu menggelegar dan bergema ke segala arah diikuti oleh tekanan yang luar biasa kuat dari atas kapal yang bahkan membuat Jaya dan Nyi Blorong merasakan beban yang cukup besar di pundak mereka.
"Kekuatan yang ada di dalam kapal itu jelas sangat luar biasa"
"Apa yang kau katakan, tekanan ini jelas berasal dari banyak Saint dalam satu tempat dan dapat aku pastikan di dalam Kapal itu ada lebih dari seratus saint" Ujar Nyi Blorong menanggapi apa yang dikatakan oleh Jaya.
Dia cukup tahu bahwa di dunia yang ditempati mereka saat ini tidak akan pernah ada sosok yang melebihi tingkat Saint karena aturan yang menyelubungi dunia dimana kekuatan maksimal yang bisa dimiliki oleh manusia adalah tingkat Saint.
__ADS_1
Kendati demikian ada beberapa kasus unik yang terjadi antara satu banding satu triliun kemungkinan yaitu seseorang bisa menembus tingkat yang lebih tinggi dan menghancurkan penghalang tingkat Saint yang menyelubungi dunia.
Salah satunya adalah Zetian, seorang yang telah mencapai tingkat immortal mungkin yang pertama dan terakhir di dunia karena memang Zetian di kehidupan lainnya adalah sosok dewa tertinggi yang pernah ada.
Jadi tidak mengherankan Zetian bisa menerobos tingkat yang lebih tinggi dan pergi ke dunia yang lebih luas dan memiliki sumber daya yang lebih berlimpah.
Blar….ledakan besar terjadi diikuti oleh terangkatnya puing puing bangunan dari tanah beberapa saat setelah suara yang menggelegar ke segala arah dan Leo menampakkan dirinya di hadapan semua orang.
Leo bisa melihat tempatnya berdiri saat ini cukup teduh dimana ketika dia menolehkan kepalanya ke atas langit, Leo menemukan sebuah kapal jelajah angkasa berukuran sangat besar.
Leo bisa melihat bahwa pada beberapa cerobong kapal jelajah angkasa mengeluarkan beberapa asap dan ada bekas merah yang mana Leo tahu bahwa senjata itu baru saja menembakkan serangannya dan memporak porandakan seluruh arena.
Yang dia pikirkan hanya dirinya sendiri dan memang seperti itu pola pikir yang dimiliki oleh Lili sehingga Leo memaklumi apa yang dilakukan oleh Lili, asalkan gadis hantu itu ikut membantu mengalahkan Orbion Leo tidak masalah.
"Leo" Beberapa saat kemudian Misari, Dinda dan Masamune datang menghampiri Leo, tidak berselang lama Nyi Blorong dan Jaya juga datang menghampiri Leo.
"Seperti yang aku pikirkan, Orbion mulai bergerak" Ujar Leo menatap keatas langit dimana kapal Jelajah angkasa berada dan dia bisa merasakan tekanan yang sama beratnya dengan apa yang dirasakan oleh semua orang.
"Leo, apakah kau mempunyai rencana?"Tanya Masamune menatap ke arah Leo membuat Leo menganggukkan kepalanya.
"Pertama Tama kita harus tahu apa rencana yang mereka buat, Masamune, apakah kau mengingat tujuanmu dibuat?" Leo menatap Masamune, dia tidak berharap banyak karena Leo bisa mengetahui titik kecil di kepala Masamune telah rusak yang artinya Orbion tidak mengendalikannya seperti Masamune yang dia temui beberapa saat yang lalu.
__ADS_1
"Sejujurnya aku tidak tahu apa yang kau katakan karena aku tidak pernah bekerja sama dengan Orbion, tapi jika kau tanya pendapatku mungkin rencana yang mereka susun adalah membangkitkan sosok iblis yang sempat kau bahas dulu" Ujar Masamune membuat Leo mengangguk anggukan kepalanya.
"Baiklah, begini rencananya, aku, tuan Jaya dan Nyi Blorong akan menyerang kapal jelajah angkasa itu sementara kalian sebisa mungkin tangkap Masamune" Ujar Leo membuat Masamune membuka matanya lebar lebar termasuk semua orang yang ada di sana.
Semua orang menatap ke arah Leo mempertanyakan apa yang dikatakan olehnya karena mereka semua tahu saat ini Masamune ada di pihaknya dan Leo menyuruh mereka menangkapnya.
"Jangan salah sangka, aku tidak mengatakan bahwa Masamune yang harus kalian tangkap adalah Masamune ini, ada Masamune lain di sekitar sini dan dia adalah manusia buatan sama dengan dirimu" Ujar Leo membuat semua orang terkejut.
"Manusia Buatan!" Semua orang terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Leo, bahkan Misari dan Lili memperhatikan Masamune secara seksama tapi mereka tidak menemukan apa yang dikatakan oleh Leo bahwa Masamune adalah manusia buatan.
"Kesampingkan hal itu, aku akan menceritakannya pada kalian setelah ini, yang pertama harus kau lakukan adalah mengenali Masamune dengan baik dan selanjutnya kalian harus menangkap Masamune yang lain, mudah bagi kalian untuk menangkapnya karena wajahnya benar benar mirip dengan Masamune, jadi kalian harus bergerak sekarang, aku akan mulai serangan" Ujar Leo mengeluarkan dua senjata spiritualnya kemudian dia menghilang dari pandangan semua orang.
"Apakah dia bodoh? Jelas jelas kita tidak akan bisa menang kenapa dia senekat ini?" ujar Jaya dan beberapa saat kemudian.
Blar….ledakan yang sangat besar terjadi diikuti oleh guncangan yang sangat hebat di udara dengan suhu panas dan dingin yang bercampur menjadi satu.
Ketika semua orang menolehkan kepala mereka ke atas langit, mereka menemukan Ledakan yang sangat besar mendarat di lambung kapal jelajah angkasa dan jika kalian bertanya siapa pelaku dari serangan itu, terlihat jelas saat ini Leo menghujamkan kedua senjata spiritualnya ke arah kapal jelajah angkasa yang membuat kapal itu sedikit goyang.
"Siapa yang berani menyerang kapal jelajah angkasa kami, kalian benar benar ingin mati!" Suara yang sangat keras terdengar dan beberapa saat kemudian ratusan suara mendesing terdengar dan para Saint serta Kelahiran muncul di depan Leo dan yang lebih mengerikan, mereka semua adalah Orbion.
Salah satu Orbion itu membawa dua buah kurungan yang mana membuat ekspresi wajah Leo menjadi sangat murka, benar benar murka bahkan jika di sana ada ribuan Orbion dengan tingkat Saint, Leo masih tidak akan memaafkan apa yang dilakukan oleh mereka.
__ADS_1