Perjodohan Gadis SMA Dengan Abdi Negara

Perjodohan Gadis SMA Dengan Abdi Negara
Pikirkan berkelana ntah kemana-mana


__ADS_3

"Luziana..." Panggil Renaldy yang begitu lantang dan membuat orang mendengar nya bikin memekakkan telinga.


Renaldy dengan langkah cepat dengan pikiran kini berkelana, ntah kemana-mana menuju ke kamar. Ia takut istrinya terjadi sesuatu, apalagi ada dua manusia ular yang ingin mencelakakan istrinya itu.


Mommy Liona melihat putranya, yang emosi. Dan memanggil-memanggil nama istrinya. Membuat wanita paruh baya itu mengira. Kalau Renaldy bakal memarahi Luziana.


Renaldy pun sampai di dalam kamarnya. Pria itu melihat istrinya yang tertidur membelakangi. Dengan langkah lebar ia pun mendekati istrinya yang masih tidur terlelap di kasur.


"Sayang..." Panggil Renaldy dengan raut wajah yang terlihat sangat khawatir seraya menggoyang tubuh istrinya. Namun orang yang di bangunin masih tampak terlelap dalam tidurnya.


"Luziana bangun sayang ni udah mau Maghrib." Renaldy menepuk pipi pelan Luziana. Tapi tetap saja tidak membuat perempuan itu bangun.


Dengan segala Renaldy lakukan, Luziana pun membuka kedua kelopak matanya, dengan kesadaran sebelumnya penuh. Kini dia masih dalam posisi tidur, dan menghadap suaminya yang duduk di atas kasur.


"Hmm, napa" Balas Luziana dengan suara khas bangun tidur. Renaldy yang melihat istrinya, sudah bangun merasa lega.


"Kamu kenapa gak bilang sama Mas! Kalau Mommy ada disini" Ujar Renaldy bertanya.


"Aku ingin bilang sama Mas di telepon, tapi kayaknya mas sibuk" Balas Luziana dengan keadaan masih ngantuk. Renaldy mendengar perkataan, istrinya. Seperti sangat merasa bersalah.


"Sejak kapan mereka kesini?" Tanya Renaldy lagi.


"Sudah dari kemarin" Jawab Luziana sukses membuat mata Renaldy membulat sempurna.


"Kamu gak di apa-apain sama mereka kan." Rasa bersalah Renaldy pada istrinya makin bertambah mengetahui kalau mereka berdua sudah dari kemarin berada di rumahnya.

__ADS_1


Luziana mengeleng kepalanya. "Gak ada apa-apa in kok" jawab Luziana. Membuat Renaldy yang mendengarnya, tidak langsung percaya.


"Jangan bohong! Lihat aja muka kamu pucat kamu banget sayang terus badan kamu terasa hangat" Ucap Renaldy seraya mengecek suhu tubuh istrinya mengunakan punggung tangannya yang ia tempelkan di dahi istrinya.


"Enggak aku gak bohong!" Balas Luziana yang seperti mulai memejamkan.


"Kamu jujur sama Mas, mereka apain kamu sampai buat kamu begini jawab Luziana!" Bentak Renaldy dengan tersulut emosi. Gak mungkin istrinya jadi begini kalau gak ada penyebabnya.


"Aku ngantuk.." Lirih Luziana.


"Apa kamu di buat tidak tidur seharian sama mereka jawab sayang jangan bikin mas makin penasaran" Ujar Renaldy bertanya.


Luziana menjawabnya hanya mengeleng kepalanya pelan doang. Membuat Renaldy mengeram kesal.


"Yaudah kita rumah sakit aja yuk.." Ajak Renaldy yang melihat istrinya, yang kayak orang lemas begitu.


"Tapi lihat keadaan kamu sayang, kamu seperti orang mancam gak makan berhari-hari" Balas Renaldy dengan raut wajahnya yang sangat terlihat khawatir.


"Aku gak papa kok, aku cuman pengen tidur aja" Ucap Luziana seadanya.


"Gak ada! Kamu harus di rawat" Tukas Renaldy dan menyingkap selimut yang menutupi tubuh istrinya.


"Mas aku gak mau di bawa kerumah sakit" Berontak Luziana bersikeras ingin di rumah aja. Renaldy yang telah menggeser selimutnya. Matanya membelalakkan melihat ada bercak darah, tapi tidak banyak.


Dan mulut Renaldy seakan kelu, untuk berbicara. Pria itu sangat kaget melihat darah tersebut.

__ADS_1


"Sayang baju belakang kamu ada darahnya, ayoo sekarang kita ke rumah sakit" Ucap Renaldy yang terlihat panik akan kedua janin di dalam rahim istrinya.


"Aku bilang aku gak mau, itu mungkin darah menstruasi yang tembus. Aku mau sambung tidur aja" Luziana pun mulai memejamkan matanya.


Renaldy yang mendengarnya, mengerutkan dahinya heran. Darah menstruasi? Tapi kan istrinya itu lagi hamil. Gak mungkin datang bulan.


"Kamu itu lagi hamil, Luziana! Gak mungkin datang bulan. Apa-apa jangan kamu mabuk ya" Renaldy mencoba mencium bau aroma mulut istri nya. Tapi tidak ada tercium bau alkohol. Namun kenapa istrinya kayak orang mabuk gitu ngomongnya ngelantur.


...----------------...


Jangan lupa dukunganya, biar author semangat updateπŸ–€πŸ–€πŸ˜˜


Jangan lupa follow Instagram author: maulyy_05


Like


Hadiah


Komentar


Vote


Rating bintang limanya 🌟🌟🌟 🌟🌟


Buat para readers, jangan lupa mampir di karya baru author ya.

__ADS_1


Judul nya: Vanilla (Love and Dare)


__ADS_2