Perjodohan Gadis SMA Dengan Abdi Negara

Perjodohan Gadis SMA Dengan Abdi Negara
Berdebat perihal bakso


__ADS_3

Setelah pergi ke peternakan hewan. Mereka pun memutuskan untuk pulang. Namun tidak langsung pulang dulu. Tetapi mampir ke tempat bakso terdahulu sebelum pulang. Seperti keinginan Luziana yang ingin makan salah makanan favoritnya.


Renaldy yang sedang mengemudi mobil. Tiba-tiba saja memberhentikan mobilnya. Karena mereka sudah sampai di tempat sebuah warung bakso.


"Ini tempatnya" Tanya Renaldy menaikkan alisnya sebelah yang butuh jawaban dari istrinya.


Luziana mengangguk kepalanya antusias. "Iya benar ni tempatnya" Jawab Luziana seraya tersenyum sumringah. Dan langsung membuka pintu mobil lalu keluar.


Renaldy menghembuskan nafasnya kasar. Mengikuti keinginan istrinya, yang satu ini. Dia cuman takut setelah makan begituan bakal memengaruhi bayi yang di dalam kandungan istrinya.


Beberapa detik termenung, Renaldy pun memutuskan menyusul istrinya.


"Mas pengen kayak gimana, bakso tok, bakso komplit atau bakso biasa aja" Tanya Luziana dengan pandangannya memperhatikan kertas menu.


"Kalau menurut mu mau yang gimana?" Balik nanya Renaldy datar. Luziana yang sedang memperhatikan kertas menu. Kini pandangan nya menoleh menatap ke arah suaminya yang datar.


"Aku bakso komplit aja deh" Jawab Luziana. Renaldy mengangguk kepalanya mengiyakan.

__ADS_1


"Pak pesan bakso du-" Luziana yang belum selesai ngomong, langsung potong oleh suaminya


"Pesan bakso satu" Renaldy menyela pesanan istrinya. Membuat Luziana membulatkan matanya sempurna.


"Kok satu sih mas, kita kan berdua. Emang mas gak mau makan?" Luziana nampak bingung kenapa suaminya, hanya ingin memesan satu mangkok bakso saja.


"Mas makan. Tapi satu mangkok berdua" Makin di buat kaget Luziana mendengarnya.


"Ya enggak maulah kalau begitu, gak kenyang nanti" Sergah Luziana yang tidak ingin makan bakso satu mangkok berdua.


"Gak papa, mas gak banyak makan kok. Lagipun mas sudah kenyang, jadi mas ingin makan satu mangkok berdua sama kamu" Ujar Renaldy menjelaskan. Luziana mengeleng kepalanya cepat.


"Pak pesan satu, mangkok bakso komplit" Pinta Renaldy yang tidak mengindahkan perkataan istrinya. Bapak tersebut pun mengiyakan dan langsung pergi meninggalkan meja tempat Luziana dan Renaldy.


Luziana yang melihat suaminya, asal memutuskan sepihak. Memilih diam, dengan emosi yang sudah di ubun-ubun. Suasana hening pun menyelimuti mereka berdua. Karena dari mereka berdua tidak ada yang mau buka suara.


Tetapi sekali-kali Luziana melirik suaminya yang menatap ke arah jalan raya. Pesanan yang di tunggu pun akhirnya datang. Dengan gerakan cepat Luziana mengambil mangkoknya dan mendekatkan kearah dirinya.

__ADS_1


Renaldy yang melihatnya menghela nafas pelan. Bapak penjual bakso itu pun undur pamit diri melanjutkan membuat bakso untuk pesanan lainnya. Renaldy pun menanggapinya hanya sekedar anggukan kepala.


"Sayang taruh mangkok baksonya di tengah-tengah meja biar kita bisa makan berdua" Titah Renaldy kepada istrinya.


Luziana mengeleng. " Gak mau, mas pesan aja lagi" Sarkas Luziana dengan tangannya terulur mengambil botol saus. Tapi bakso saus itu di tarik langsung oleh suaminya.


"Makan berdua, apa makan gak sama sekali" Tegas Renaldy. Luziana yang mendengarnya, menjadi kesal. Karena menurutnya suaminya terlalu mengekang dirinya.


"Lebih baik gausah makan, mas makan aja sendiri" Luziana saking kesalnya memukul meja bakso itu. Sontak mengundang perhatian semua orang. Renaldy yang melihatnya menarik nafas dalam-dalam.


"Sayang... Mas bukan maksud larang-larang kamu. Kamu itu sedang hamil harus banyak makanan yang di jaga pola makannya. Kamu sayang kan sama anak kita, hmm" Ujar Renaldy lembut. Yang duduknya berpindah posisi berada di samping istrinya. Luziana yang mendengarnya, mengangguk kepalanya mengiyakan.


Luziana pun mengalah dan memutuskan makan satu mangkok berdua. Tak berselang lama kemudian. Luziana terheran-heran. Melihat suaminya yang menghabiskan satu mangkok bakso berdua itu.


"Katanya gak lapar, tapi kok semua baksonya di habiskan sendiri" Sindir Luziana. Gara-gara suaminya dirinya cuman dapat makan dua bulat bakso selebihnya mie dan ayam itupun sedikit.


Renaldy menyengir lebar. "Ntah kenapa mas, habis minum susu domba. Sekarang jadinya lapar" Ucap Renaldy berbohong.

__ADS_1


"Kenapa gak sekalian mas makan aja itu dombanya tadi" Ketus Luziana. Renaldy yang mendengarnya, tersenyum tipis.


__ADS_2