Perjodohan Gadis SMA Dengan Abdi Negara

Perjodohan Gadis SMA Dengan Abdi Negara
Meminta hak


__ADS_3

Luziana menatap suaminya yang tertidur pulas. Ia pun menarik kedua ujung bibirnya membentuk senyuman. Namun tiba-tiba saja Luziana merasakan sakit di perutnya.


Dug


"Auww.." Luziana meringis pelan merasakan tendangan dari sang janin di dalam perutnya.


"Mas" Panggil Luziana yang berusaha membangunkan suaminya. Renaldy yang mendengar suara yang samar-samar, seperti yang memanggil dirinya. Membuka kedua kelopak matanya.


"Hmm kenapa sayang" Tanya Renaldy dengan suara parau nya.


"Tadi anak kita nendang perut aku" Ucap Luziana dengan antusias yang di sambut muka cuek dari suaminya.


"Ihh mas kenapa sih, kok diam aja" Kesal Luziana seraya mengerucutkan bibirnya. Kedua ujung bibir Renaldy terangkat. Tangannya pun terulur mengusap perut buncit istrinya.


"Bobo ya nak, kasian Buna gak bisa tidur gara-gara kalian" Ucap Renaldy yang sedikit memarahi janin yang di dalam kandungan istrinya.


"Iih anaknya di marahin, nanti dia nangis loh" Ujar Luziana dengan bete.


Renaldy yang mendengarnya terkekeh pelan. "Yaudah, sini ayah cium biar gak nangis lagi" Renaldy menyingkap baju piyama istrinya, lalu mengecup perut buncit istrinya. Luziana yang melihatnya tersipu malu.


"Mas..." Panggil Luziana dengan pipinya udah memerah.

__ADS_1


"Kenapa sayang. Laparr?" Ujar Renaldy bertanya. Luziana mengeleng kepalanya.


"Bukan aku gak lapar, aku pengen mas usap perut aku sampai, aku tertidur boleh" Pinta Luziana membuat Renaldy tersenyum mendengarnya. Ia pun mengangguk kepalanya mengiyakan.


Renaldy pun kembali pada posisi tidurnya. Dan tangannya melingkar pinggang istrinya seraya mengusap perut Luziana.


Dengan kepala Renaldy menyusupkan di ceruk leher istrinya. Luziana yang bisa merasakan hembusan nafas suaminya. Mengingit bibir bawahnya. Bulu kuduknya terasa akan berdiri.


"Mas..." Panggil Luziana sedikit menggeliat gak karuan. Soalnya tangan suaminya bukan mengusap yang pada seharusnya.


"Kenapa sayang..." Tanya Renaldy dengan bergairah yang bergejolak. Ntah kenapa dia sekarang ini, dia sangat ingin menerkam istrinya.


"Mas salah usap" Cicit Luziana pelan.


Renaldy yang sudah tak tahan lagi langsung berubah posisinya. "Bolehkan sayang mas minta hak mas" Ucap Renaldy dengan posisi yang sudah menindih tubuhnya.


Luziana yang melihatnya, menyengir bodoh. Ingin mengelak tapi takut dosa. Terlebih lagi ia juga menginginkannya. Luziana pun mengangguk kepalanya mengiyakan.


Renaldy pun langsung menyeringai lebar. Beberapa jam pun berlalu. Kini sudah pukul jam 2 pagi. Renaldy yang sudah sampai puncak, sekarang tengah memeluk istrinya yang tertidur dari belakang.


Mereka yang sama tanpa busana. Membuat Luziana yang ingin tidur tidak merasa nyaman.

__ADS_1


"Mas kira-kira anak kita jenis kelaminnya apa ya" Ujar Luziana membuka suara.


Renaldy menaikkan alisnya. "Emangnya selama ini kamu USG belum kelihatan jenis kelaminnya?" Tanya Renaldy yang heran.


Luziana yang memberikan pertanyaan seperti itu merutuki dirinya. Karena selama beberapa bulan ini Luziana gak pernah periksa kandungannya lagi. Kalau ketahuan suaminya, bakal jadi gawat nih.


"Belum kelihatan mas" Jawab Luziana ragu. Renaldy pun ber'oh ria menanggapinya.


"Mas jangan gesek-gesek" Protes Luziana merasakan sesuatu tegang di belakangnya.


Seketika Renaldy ketawa. "Gesek-gesek apanya. mas gak ada begituan, astagfirullah sayang" Ucap Renaldy sembari tertawa gemas. Luziana memanyunkan bibirnya ke depan, ia pun memutuskan untuk tidur saja. Karena rasa ngantuk sudah menyelimuti dirinya. Daripada nanti di tempur lagi oleh suaminya.


Renaldy yang melihat istrinya yang sudah tidur tersenyum tipis. Ia pun turun dari kasur dan berjalan menuju ke kamar mandinya. Biasa suami pada umumnya, kalau sudah berhubungan suami istri langsung tidur. Kalau Renaldy tidak bisa tidur sebelum membersihkan dirinya.


Selesai membersihkan dirinya. Yang kini tampak lebih segar dari pada sebelumnya. Renaldy pun memutuskan tidur kembali. Dengan bantal sebagai batasan dirinya dan istrinya. Kalau gak pakai batasan takutnya dia bakal ingin menggempur istrinya kembali. Apalagi Luziana dalam kondisi tidak ada sehelai benang pun sekarang. Dan itu Renaldy gak ingin terjadi. Renaldy pun mulai memejamkan matanya.


...----------------...


Ya mau nunggu update selanjutnya, jangan lupa berikan vote dulu ya teman-teman. Dan hadiahnya, kalau bisa hadiahnya nonton video 😍🙏 sekian terimakasih.


Follow Instagram author: maulyy_05

__ADS_1


Sebelum itu Jangan lupa mampir di novel baru author. Judulnya: Vanilla (Love and Dare)


Kalau di turutin di jamin update deh hihihi👻


__ADS_2