Pindah Dimensi Membalaskan Dendam Putri Yang Tertindas

Pindah Dimensi Membalaskan Dendam Putri Yang Tertindas
senjata makan tuan


__ADS_3

Ze meminta Wen yuan berdiri di depannya agar saudara yue er tak melihat gerakannya melempar jarum ke arah yue er.


"Syut" ze melempar dengan cukup kuat dan berhasil mengenai yue er.


"Bruk" tubuh Yue er tiba tiba tumbang dan jin hu pura pura tak melihat itu. Karena dia tau betul hanya ada 1 orang di tempat itu yang bisa menumbangkan orang dalam waktu singkat tanpa menyentuhnya langsung.


Siapa lagi yang mampu melakukan hal itu selain kekasih jahilnya itu.


"kakak ke 3" teriak Die li


"Yue er" teriak Gu riu dan Guo ji


Mereka ber 3 terpaku melihat Yue er tiba tiba tumbang tanpa sebab. Terlebih lagi mereka melihat seekor serigala menggigit lengan yue er.


Saat seekor serigala berhasil menggigit lengan yue er tiba tiba saja para serigala itu semua mundur. Membuat Jin hu, Rui huo nan, wen yuan dan liu yu berkerut heran. Bagaimana mungkin para serigala itu mundur begitu saja?

__ADS_1


Seolah ada yang memanggil mereka termasuk yang berhasil melukai lengan yue er. Saat para serigala pergi ke 3 orang rekan ze berlari mendekat dan dengan cepat Rui huo nan mencabut jarum di lengan Yue er dengan wen yuan dan liu yu melindungi agar tak terlihat.


Jin hu tanpa menghiraukan kondisi Yue er segera menghampiri ze yang terlihat lebih pucat dari sebelumnya. Walau melempar jarum itu tak memerlukan tenaga besar ze tetap kelelahan. Itu karena keadaan tubuh ze yang sangat lemah sehingga gerakan ringan seperti itupun berhasil membuat dirinya kelelahan.


Kening ze sudah penuh keringat dan wajahnya nampak semakin pucat. Karena jarak yue er yang agak jauh ze harus menggunakan sedikit tenaga dalamnya untuk menggerakkan jarum racun itu.


Itulah penyebab keadaan kesehatan ze sekarang menurun drastis.


Jin hu dengan sigap menangkap ze saat dia hampir terjatuh. Jin hu sangat panik melihat kondisi ze dan segera mengalirkan tenaga dalamnya pada ze agar kondisi ze bisa lebih baik. setelah cukup memberi tenaga dalam pada ze Jin hu segera memberikan ze obat pemberian ji liu ku yang di berikan padanya untuk berjaga jaga saat keadaan ze memburuk.


Sementara yue er saat ini tengah di urus oleh ke 3 saudaranya. Setelah mencabut jarum dari lengan yue er, ke 3 orang itu membantu mengangkat dan membawa tubuh yue er lalu di serahkan kepada saudaranya yang terpaku di tempatnya. Mereka kebingungan karena yue er tak bergerak sedikitpun matanya terbuka dan penuh air mata tapi mulutnya tak bersuara.


"Yue er ada apa dengan mu?" tanya gu riu khawatir


"iya yue er berbicaralah jangan membuat kami khawatir." ucap Guo ji khawatir

__ADS_1


"kakak ke 3 ada apa denganmu kenapa kau tak bergerak atau pun bersuara?" tanya Die li


Mereka ber 3 bingung melihat yue er yang tak bereaksi sama sekali meski di panggil panggil dan di goyang tubuhnya.


Seandainya yue er pingsan mereka tak akan bingung. Tapi, yue er tidak pingsan karena matanya masih berkedip dan menatap mereka dengan aliran air mata.


Seolah olah memohon bantuan karena rasa sakit di lengannya yang terluka dan tubuhnya tak mampu bergerak.


"Die li ambilkan obat untuk menghentikan pendarahan lengan yue er dulu." titah Guo ji dan Die li segera melakukannya tanpa menjawab lagi.


Setelah membalur obat pada luka di lengan yue er dan melihat jika luka itu tak lagi mengeluarkan banyak darah Guo ji melihat ke arah jin hu yang terlihat begitu telaten merawat ze.


Guo ji mengepalkan tangannya menahan emosi karena jin hu mengabaikan saudarinya yang terluka parah di dekatnya hanya untuk mengurus istri yang tak berguna menurut Gou ji.


"Mengapa dia tak perduli sama sekali dengan seorang gadis yang terluka karena membantunya melawan serangan hewan buas?

__ADS_1


Apakah dia tak memiliki hati nurani sehingga tak bisa menolong yue er sebagai tanda terimakasih?" Gerutu Guo ji


"iya kakak pertama benar sekali. Dia tak memiliki rasa bersalah meninggalkan kakak yang terluka hanya untuk mengurus istrinya yang tak terlukapun." saut Die li


__ADS_2