
Saat jin hu tengah asik dengan kegiatannya menyuapi ze makan ikan pavoritnya sembari sesekali mengusap sayang pipi ze dan tersenyum ke arahnya, itu membuat 3 orang di depannya semakin tersiksa, tiba tiba 4 orang anggota keluarga klan sue itu datang menyapa mereka lebih tepatnya menyapa jin hu saja.
"Salam yang mulia tuan jin hu." sapa Guo ji sopan pada jin hu.
"Hm". jin hu hanya berdehem sebagai jawaban tanpa menoleh padanya. Sue Guo ji tersenyum kecut di abaikan oleh jin hu.
"Kami tak sengaja melihat kereta anda dari tempat kami memasang tenda di sana sehingga kami kemari ingin memastikan jika itu anda sembari menyapa anda." ucap Sue yue er lemah lembut tak yakin jika ada yang akan mengabaikan dirinya.
"hm," dan Lagi lagi Jin hu hanya menjawab deheman saja tanpa menoleh sedikitpun ke arah suara yang tengah berbicara kepadanya.
"Apakah kami boleh bergabung dengan yang mulia tuan jin hu di sini?" yue er kekeh mencari perhatian jin hu. karena dia yakin jika jin hu mengabaikan dirinya karena belum melihat dirinya dengan baik. sehingga belum terpikat oleh pesona yang selalu mampu menaklukkan hati pria yang di inginkannya.
Ze merasa tidak nyaman dengan suara yang terlalu di buat seolah ingin menggoda itu. Seolah olah suara itu menggelitik telinganya dan membuat dia ingin memuntahkan isi perutnya.
Jin hu menyadari ketidak nyamanan dari ze melihat kening ze yang berkerut. membuat jin hu juga mulai merasa tak suka dengan kehadiran mereka.
__ADS_1
"Bukankah kalian kemari hanya sekedar menyapa? Maka kembalilah ke tempat kalian jika sapaan kalian selesai. Tak tau kah kalian mengganggu selera makan istriku dengan selalu berbicara di sini saat dia sedang makan?" ucap jin hu kesal menatap tak suka ke 4 bersaudara itu.
Mereka semua terkejut mendengar kata istri keluar dari mulut jin hu.
"Bagaimana mungkin pemimpin istana atas awan telah menikah tanpa ada berita yang tersebar. Dia pasti berbohong saat ini." batin yue er tak percaya.
"Lanjutkan makanmu sayangku kau butuh banyak tenaga untuk perjalanan kita selanjutnya." ucap jin hu lembut sembari kembali menyuapi ikan pada ze.
"Hm." ze berdehem tersenyum dan kembali menerima suapan dari jin hu.
"Baiklah istri kecilku yang manis." ucap jin hu lalu kembali mengecup sayang pipi ze kemudian mulai menyuap ikan kemulutnya sendiri.
Perlakuan manis jin hu yang sangat berbeda membuat mereka ber 4 ternganga melihat itu semua.
"Apakah ini sungguh pemimpin istana atas awan yang terkenal kejam itu? Bukankah orang bilang jika dia tak suka bersentuhan dengan wanita? ternyata rumor tak bisa begitu saja di percaya. buktinya saat ini dia tengah bermesraan dengan gadis yang di akui istri olehnya ini." batin Guo ji
__ADS_1
"Mengapa kalian masih saja di sini?" tanya jin hu dingin dengan tatapan mengintimidasinya membuat mereka metinding ketakutan.
"Apa yang kalian tunggu pergilah." ucap rui huo nan dan mereka segera pergi tanpa mengatakan apa apa lagi.
"Itu sungguh dia yang mulia tuan jin hu uang kejam. Tatapannya saja membuat aku tak berani bersuara." ucap Gu riu
"kau benar adik ke 2 aku juga merasakannya. Tapi, siapa gadis yang di akui istri olehnya itu? Bukankah dia tak pernah dekat dengan wanita menurut rumornya?" ucap Guo ji
"Entahlah. Sayang sekali yue er kita tak memiliki kesempatan lagi." jawab Gu riu
"Benar sekali tuan jin hu terlihat sangat menyayangi istrinya itu." saut Die li
"omong kosong apa yang kau katakan itu? Terlihat sangat menyayangi huh . aku yakin dapat merebut hati tuan jin hu itu. Tidakkah kakak pertama dan kakak ke 2 lihat jika gadis itu biasa biasa saja? dia tak memiliki penampilan yang menarik tak ada apa apanya jika di bandingkan dengan aku yang cantik dan anggun ini. Aku yakin tuan jin hu di godanya dengan cara licik makanya dia bisa bersama dengan gadis itu." ucap yue er yakin
"kau benar yue er. aku akan mendukungmu untuk merebut hati tuan jin hu dari gadis ja***g tak tau diri itu." jawab Guo ji yang kini menganggap ze ja***g karena di anggap menjerat jin hu dengan cara liciknya.
__ADS_1
"Iya aku juga akan sangat mendukungmu kali ini demi klan sue kita agar lebih jaya." ucap Gu riu.