Pindah Dimensi Membalaskan Dendam Putri Yang Tertindas

Pindah Dimensi Membalaskan Dendam Putri Yang Tertindas
misi penyelamatan orang


__ADS_3

Di dalam perjalanan menuju hutan fujian mereka mendengar ada perkelahian. ze menghentika langkah mendengar itu.


"Ada apa putri, apakah ada yang salah?" tanya liu yu ikut menghentikan langkah.


"shutt" ze mengisaratkannya untuk diam dengan menaruh telunjuk pada depan bibirnya.


"Dengarkan dengan baik. Tidakkah kau mendengar suara orang berkelahi?" tanya ze pelan.


Liu yu mencoba mendengar dan akhirnya dia mengangguk mengiyakan.


"Mari kita lihat sebentar. Siapa tau itu orang yang kita kenal sedang dalam kesulitan." ajak ze dan liu yu mengangguk lalu mereka bergerak ke arah suara.


Ze dan liu yu bersembunyi di balik semak sembari menyaksikan 2 orang sedang melawan belasan orang.


"Astaga itu pangeran ke 3." kaget liu yu hampir berteriak.


"pangeran ke 3?" beo ze


"iya benar putri. Dia adalah liang jin hu putra ke 3 dari kaisar liang ji rong." jawab liu yu


"kenapa aku tidak mengenalinya, tapi bukankah putra ke 3 itu liang huo tao?" tanya ze bingung.


"Itu karena pangeran jin ini menarik dirinya dari kekaisaran karena dia menolak perjodohan dirinya.

__ADS_1


Saat itu pangeran akan di jodohkan dengan putri ke 2 dari kerajaan Baiguang yang merupakan adik seperguruannya sendiri.


Kaisar ingin agar pangeran jin menikah dengan putri liu sia agar memperkuat kekaisarannya.


pangeran tak penah ingin menuruti keinginan apa pun dari kaisar.


Pangeran memang tak pernah akur dengan kaisar sejak kematian permaisuri pertama. permaisuri pertama adalah ibu kandung dari pangeran jin. Entah kenapa dia menyalahkan semua pada kaisar terkait kematian ibunya." jawab liu yu.


"Kenapa harus pangeran Jin bukan pangeran yang lainnya?" tanya Ze sambil tetap mengawasi orang yang sedang berkelahi.


"karena putri liu sia hanya tertarik pada pangeran jin dan tuan Duo ki jiong pun hanya menghendaki pangeran jin menjadi menantu." jawab liu yu.


"selain sangat tampan pangeran juga sangat hebat dia merupakan jenius kultivasi." lanjut liu yu


"Dia seperti putri yang memiliki kemampuan peningkatan kultivasi yang sangat cepat." jawab liu yu.


"Di usia 17 tahun dia sudah berada pada tahap 8 akhir." lanjutnya.


Setelah lama memperhatikan pertempuran tak seimbang di depannya Ze merasakan ada yang aneh dengan gerakan pangeran dan rekannya itu.


"Bisakah kau melihat ada yang salah dari mereka?" tanya Ze membuat liu yu bingung


"Maksud putri Ze ada yang salah itu apa?" tanya liu yu merasa tak ada yang salah.

__ADS_1


"Sepertinya kita harus turun tangan segera membantu mereka kalau tidak akan bahaya." jawab Ze dan tanpa menunggu jawaban Liu yu dia segera maju dengan gerakan gesit dia mulai menyerang dengan senjata beracunnya.


Dalam waktu singkat semua lawan dari pangeran Jin terkapar di tanah semua.


Bersamaan dengan tumbangnya para lawan perlahan sang pangeran pun mulai oleng dan akan tumbang.


Melihat itu Ze segera menangkap tubuhnya dan segera memberinya pil.


"Telan ini segera sebelum racun yang ada di dalam tubuhmu itu menjalar hingga mencapai otakmu." saran Ze seraya memasukkan pil penawar segala racun kedalam mulut pangeran Jin itu.


"Siapa kau dan apa yang kau berikan kepada tuan Jin untuk di telan?" tanya wen yuan pengawal pribadi Jin hu.


"Dia adalah putri Ze. Tenang putri Ze hanya memberi penawar racun pada tuan mu." Liu yu yang menjawab karena Ze sibuk memberi penanganan pada Jin hu.


Liang jin hu memang tak ingin ada lagi orang yang memanggilnya pangeran. Dia sungguh sungguh ingin melepaskan diri dari apapun yang berhubungan dengan istana termasuk gelar pangeran yang sebelumnya dia sandang di depan namanya.


"Liu yu tolong kau cari air bersih segera." perintah Ze.


"Biar aku saja." kata wen yuan segera pergi tanpa menunggu jawaban.


"Bantu aku agar dia bisa duduk." perintah dari Ze lagi pada Liu yu dan segera di laksanakan oleh Liu yu.


Tak lama setelah itu Wen yuan datang membawa air yang di minta Ze untuk diambil.

__ADS_1


"Ini air yang putri butuhkan." kata Wen yuan sembari menyodorkan air.


__ADS_2