
Pangeran Rong yuo kini tidak lagi mampu berkata-kata karena sudah diliputi emosi. Ze melihat itu dan dapat menangkap kebencian dan amarah dari mata pangeran Rong yuo.
"Kendalikan emosi anda pangeran. Segel hati es yang ada di dalam tubuh anda belum sepenuhnya hilang. Jika anda tidak dapat mengendalikan emosi anda, segel itu akan kembali terbentuk dan usaha kita semua selama ini akan sia-sia saja." tegur Ze.
Mendengar penuturan dari Ze tentang segel es hati yang bisa kembali utuh, membuat pangeran Rong yuo berusaha mengendalikan emosinya. Dia tentu tidak ingin kembali menjadi orang tidak berguna saat segel es hati itu kembali aktif di dalam tubuhnya.
Pangeran Rong yuo memejamkan mata lalu menghirup napas dalam dan perlahan di hembuskan.
"Maaf putri Ze. Aku hampir membuat segala usaha putri memulihkan kondisiku terbuang sia-sia karena aku tidak mampu menahan emosi." ucap Pangeran Rong yuo menyesal.
"Ya tidak masalah, itu hal wajar jika kita marah saat mendengar keluarga atau orang-orang yang kita sayangi disakiti. Tapi, untuk kondisi pangeran sekarang ini, sangat tidak baik dan akan merugikan pangeran jika pangeran tidak mampu mengendalikan emosi pangeran. Jadi, sebisa mungkin cobalah kendalikan emosi pangeran agar tidak mengaktifkan segel es hati di dalam tubuh pangeran." jelas Ze.
"Iya baiklah putri aku akan mengingat kata-kata putri dan akan sebisa mungkin berusaha mengendalikan emosiku. Aku juga tidak ingin kembali menjadi seorang yang tidak berguna." saut pangeran Rong yuo.
"Yang mulia akan melakukan apa?" tanya Ze saat melihat Raja Ruo akan melangkah keluar dari ruangan itu dengan wajah menggelap karena marah.
"Aku akan menghabisi wanita ular itu sekarang juga." jawab Raja Ruo.
"Lalu sesudah itu apa yang akan terjadi?" tanya Ze.
"Apa maksud putri? Tentu aku akan membawa istri dan putriku kembali kemari." jawab Raja Ruo dengan nada tinggi.
"Apakah dengan membunuh permaisuri semua masalah akan terselesaikan?" tanya Ze lagi.
"Sebenarnya apa maksud putri?" tanya Pangeran Rong yuo.
"Dengan membunuh permaisuri begitu saja akan ada beberapa masalah yang akan muncul ke depannya. Masalah itu tidak hanya buruk bagi kalian tapi juga akan berakibat fatal pada kerajaan ini." jawab Ze.
__ADS_1
"Masalah apa yang lebih penting dari membawa keluargaku kembali?" tanya Raja Ruo.
"Masalah keselamatan mereka yang akan terancam lagi." jawab Ze.
"Maksudnya?" tanya Raja Ruo lagi.
"Ze benar sekali dalam hal ini. Jika guru membunuh permaisuri saat ini juga, tentu Raja Hong tidak akan terima. Mengingat para pemberontak dan beberapa orang dalam istana adalah kaki tangan dari Raja Hong, tentu akan sangat mudah bagi Raja Hong untuk menghancurkan yang mulia beserta kerajaan ini." jawab Jin hu menjelaskan maksud dari ucapan Ze.
"Saat itu terjadi, bukankah keluarga guru di sini yang sangat guru sayangi juga akan berada dalam bahaya?" lanjut Jin hu bertanya pada gurunya itu.
Raja Ruo terlihat sedang memikirkan penjelasan dari Jin hu.
"Tidakkah anda juga memikirkan bagaimana dengan perasaan putra dan putri anda dari permaisuri saat ini jika tahu atau bahkan melihat ayahnya membunuh ibunya?" tanya Ze.
"Sebenci-bencinya Yang mulia pada permaisuri saat ini, Yang mulia tidak bisa memungkiri satu hal. Selama beberapa tahun ini permaisuri sudah menjadi bagian dari hidup Yang mulia terlebih ada 2 orang anak bukti jika hubungan kalian sempat baik-baik saja.
Apa yang mulia sanggup melihat mereka menatap benci pada yang mulia atau bahkan mengangkat pedang ke arah yang mulia?" ucap Ze membuat Raja Rong yuo membulatkan matanya dan kebencian yang terpancar dari wajahnya seketia berubah menjadi kesedihan.
"Lalu apa yang dapat aku lakukan untuk memperbaiki semuanya? Ini semua salahku. Aku salah karena terlalu lemah untuk menolak kehadiran wanita licik itu.
Seandainya aku bisa menjadi lebih kuat dan tetap bertahan dengan janjiku pada Yang er bahwa aku tidak akan menerima wanita lain selain dirinya di sisiku, mungkin semua ini tidak akan pernah terjadi." ucap Raja Ruo penuh sesal.
"Bagiku tidak ada seandainya dan menyesal juga tidak akan berguna. Yang harus Yang mulia lakukan adalah memperbaiki apa kesalahan Yang mulia." ucap Ze.
"Sebaiknya untuk saat ini kita tangani satu per satu dulu masalah yang sudah terlanjur ada ini." saran Ze.
"Bagaimana caranya?" tanya Raja Ruo.
__ADS_1
"Aku sarankan guru harus bisa bersikap seperti biasa terhadap permaisuri untuk sementara agar dia dan Raja Hong tidak curiga." ucap Jin hu.
"Bagaimana bisa aku bersikap biasa saja setelah tahu kebusukan dan kelicukan wanita itu?" tanya Raja Ruo dengan nada suara meninggi.
"Ya kak Jin hu benar. Jika mereka curiga pada kita, maka mereka akan waspada pada pergerakan kita. Jika itu terjadi, kita akan sulit untuk mengatasi dan menyingkirkan mereka." saut Ze.
"Mereka ada benarnya juga ayah. Berusahalah demi bersatunya keluarga kita." saut Pangeran Rong yuo.
"Baiklah aku akan berusa sebisa dan semampuku." pasrah Raja Ruo.
"Lalu,apa rencana kalian selanjutnya?" tanya Raja Ruo
"Aku sarankan sebaiknya kita atasi yang ada di sisi Yang mulia dulu. Yaitu beberapa mentri dan pengikutnya yang menjadi kaki tangan Raja Hong di dalam pemerintahan yang mulia." Jawab Ze.
"Kita culik satu per satu lalu singkirkan mereka semua tanpa di sadari oleh permaisuri dan Raja Hong. Setelah itu, kita dapat mengatasi para pemberontak itu dengan mudah karena tidak ada lagi mata-mata yang akan memberi tahu apa pun tentang penyergapan kita sehingga mereka tidak akan bisa melakukan siasat apa pun untuk menyerang atau bahkan menghindar dari penyergapan itu. Lalu saat semua telah kita atasi langkah akhir kita adalah menghancurkan dalang dari semua kekacauan ini." lanjut Ze.
"Bagaimana cara kita menyingkirkan pejabat di pemerintahan tanpa di sadari oleh banyak orang?" tanya Huo nan.
"Itu mudah saja. Guru hanya perlu memberi tugas mereka ke suatu tempat dengan berbagai macam alasan dan kita akan menyergap mereka di jalan menuju tempat tugasnya." jawab Jin hu.
"Kalian berdua sungguh pasangan yang mengagumkan. Selain jenius, kalian juga sama-sama bijaksana dalam mengatasi masalah. Andai tidak ada kalian saat ini, sudah pasti aku akan menghabisi wanita licik itu sekarang juga tanpa sadar jika langkah itu akan berdampak buruk untuk banyak orang." puji Raja Ruo.
"Sekarang, karena Fu kin ini tahu semua tentang permaisuri, tentu dia tahu nama-nama pengikut dari Raja Hong yang berada dalam lingkup istana. Kita suruh dia menyebutkan semua nama mereka agar mudah memilih target kita." ucap Jin hu.
"Sebutkan semua nama pejabat serta bawahannya yang terlibat dengan Raja Hong dan para pemberontak." ucap Raja Ruo.
"Mentri Qin, Mentri Yun, Tuan Qu, Tuan Zu serta para wakil mereka kecuali wakil dari mentri Qin." jawan Fu kin.
__ADS_1
Jangan lupa tetap Vote like dan koment.