Pindah Dimensi Membalaskan Dendam Putri Yang Tertindas

Pindah Dimensi Membalaskan Dendam Putri Yang Tertindas
anak king pheonix


__ADS_3

Semua keheranan melihat tingkah aktif dari cheri emas itu dan bertanya tanya apa yang sedang ingin di sampaikannya pada yang lain.


Ze saat ini sudah duduk bersandar pada tubuh jin hu lebih tepatnya di dada jin hu dalam pelukannya. Ze heran melihat ceri emas bisa muncul saat ini padahal dia menyimpannya dalam batu dimensi.


Bukankah dirinya tak bisa membuka pintu batu dimensinya saat ini karena kondisinya sangat lemah?


Ze terlebih heran lagi saat dia melihat cheri emas itu bisa masuk kedalam batu dimensi lagi tanpa ada hambatan sedikitpun.


"Mengapa ceri emas bisa keluar dan masuk dari batu dimensi di saat aku sendiri tak bisa membuka pintu masuk batu dimensi itu saat ini?" tanya ze penasaran.


"Itu karena dia telah mengikat kontrak denganmu sebagai pohon rohmu sang pemilik batu dimensi itu. Saat ini ceri ajaib telah pada tingkat tertingginya maka tanpa kau bukakan pintu masuk dia bisa keluar masuk batu dimensimu tanpa masalah." jawab ji liu ku


Tak lama setelah itu mereka melihat ceri emas ajaib keluar dari batu dimensi membawa sesuatu. Mereka kembali kebingungan dengan tingkahnya saat ceri emas menggerakkan dahan seolah menunjuk benda yang di bawanya itu.


"pe pe pe pe" suaranya kembali terdengar lalu menunjuk ze


"o o o o" suaranya lagi sambil mengetuk ngetuk benda berwarna biru terang itu.


"Apa yang dia mau sampaikan kepada kita saat ini?" tanya ze


"Entahlah sayang aku juga bingung." jawab jin hu juga bingung.


"Aku rasa dia tengah memberi tahu kita jika benda itu bisa menjadi obat untukmu ." jawab ji liu ku ragu ragu


"Bukankah guru tadi menyebutkan bahwa obatnya pheonix api? Apa hubungannya pheonix api dengan benda itu?" tanya tang hui bi bingung

__ADS_1


"Aku tak ingat pernah memasukkan atau melihat benda biru itu di dalam batu dimensi selama ini" ucap ze heran sambil terus memperjatikan benda biru itu.


Setelah di ketuk ketuk terus oleh ceri emas dengan dahannya, akhirnya benda itu bergerak membuat semua terkejut.


Benda itu ternyata seekor hewan cantik menyerupai merak membuat ze dan yang lain takjub dengan bentuknya dan warna bulu indahnya.


"Astaga itu adalah anak dari burung pheonix raja ras tertinggi setara ras naga tertinggi. Di sebut raja dari para hewan roh.


Dari mana kau menemukannya? sangat sulit bahkan mustahil orang bisa memiliki hewan roh ini dengan mudah karena induknya selalu menjaga telurnya.


Tak ada yang berani bertarung dengannya selain king dragon ras tertinggi yang merupakan musuh alaminya.


pheonix raja sangat tangguh kekuatannya hampir bisa menghancurkan seluruh umi ini." ucap ji liu ku takjub.


"te te te te" suara ceri emas yang menyebut telur dan ternyata ceri emas hanya bisa menyebut suku kata awal dari kata yang akan di ucapkannya.


"Apa yang ingin di sampaikan ceri emas ini?" tanya jin hu penasaran


"oh astaga...!" seru ze mengingat sesuatu


"Ada apa?" tanya jin hu


"itu adalah telur yang aku peroleh dari dalam ruangan di balik pintu yang aku masuki saat di gua si hui tu." jawab ze.


"Lalu bagaimana sekarang ini?" tanya jin hu

__ADS_1


"kita lihat apakah anak pheonix ini mau memberikan setetes darahnya pada ze yang artinya mengikat kontrak hidup dengannya.


Kita tak bisa memaksanya atau melukainya karena akan terjadi penyerangan terhadap ras manusia dari seluruh ras pheonix." jawab jin hu.


Pheonix kecil itu melihat ke arah batu dimensi dan hendak masuk kembali kedalamnya.


"cuit cuit cuit" suaranya


"bruk" pheonix tak bisa masuk kedalam batu di mensi dan memasang wajah bingung dan sedih ke arah ze.


"kau bukan hewan rohku jadi tak bisa seenaknya keluar masuk dalam batu dimensi milikku." ucap ze seolah menjawab kebingungan pheonix.


"cuit cuit cuit" Pheonix yang lucu itu menatap ze dengan semangat dan mata penuh harap.


"Apakah kau ingin menjadi hewan rohku?" tanya ze dan tanpa menjawab ze pheonix itu menusuk jari ze dengan ujung cakarnya mengambil darah ze lalu memberi ze darahnya.


Setelah itu tubuh ze dan anak burung king pheonix itu bercahaya lalu perlahan padam.


"Telah selesai ikatan kontrak hidup mati kau dan hewan roh mu. kau pasti sudah lebih nyaman sekarang bukan?" tanya ji liu ku


"Hm lebih baik dari sebelumnya dan nafasku sudah tak terasa berat lagi." jawab ze


"Kau harus berendam dalam kuali ramuan dulu sebelum melakukan perjalanan. Agar kondisimu tetap stabil saat di perjalanan." ucap ji liu ku


"Perjalanan?" beo ze bingung karena belum tau jika dirinya akan menempuh perjalanan menuju lembah kem**ian untuk mendapatkan obat untuk menyelamatkan dirinya.

__ADS_1


__ADS_2