
Ze hanya diam menyimak perbincangan 2 orang yang ada di depannya itu. Ze masih terus saja memandangi dengan takjub ayahnya yang ternyata memiliki kemampuan yang luar biasa hebat. Orang lain tak dapat memandang remeh dirinya dengan kekuatannya itu.
Bahkan Si hui tu yang terkenal sangat kuat itu masih di bawah level dari ayahnya. Sangking hebatnya hanya dengan sekali sentuhan dari Liu ku seketika itu juga Hui tu yang berbentuk telur kini berubah wujud.
Hui tu berubah menjadi sosok pria paruh baya yang masih terlihat tampan dan gagah. Dari raut wajah dan aura yang di pancarkan dari sosok Hui tu itu tak di ragukan lagi jika dirinya adalah seorang kaisar yang tangguh.
Mengetahui kemampuannya yang masih jauh dari kata luar biasa dalam pencapaian kultivasinya membuat Ze semakin terpacu untuk lebih giat mengejar kultivasinya.
"Mengapa kau melamun hm?" tanya Hui tu menyadari Ze hanya terdiam sedari tadi.
"Apakah ini adalah wujud asli dirimu?" tanya Ze tanpa menjawab pertanyaan Hui tu.
"Iya inilah wujud aku yang sesungguhnya." jawab Hui tu
"Mengapa kau bertanya hm? Apakah aku terlalu tampan hingga mampu membuat kau tak mampu berkata-kata karena terpesona olehku?" tanya Hui tu dengan senyum menggoda membuat Ze kesal.
"Ceh kau terlalu memandang tinggi dirimu itu kakek tua." bantah Ze
"Aku hanya takjub dan baru bisa percaya jika kau sesungguhnya adalah roh dari manusia." tambahnya lagi masih dengan nada kesalnya.
"Kau baru mempercayainya setelah melihat wujud asliku ini? Lalu, sebelum ini kau menganggap aku ini apa hm?" tanya Hui tu kesal.
"Aku kira kau sejenis hewan roh ajaib yang mampu berbicara walau masih di dalam telur." jawab Ze pelan hingga hampir tak bersuara namun masih terdengar oleh mereka berdua.
__ADS_1
"Ha ha ha ha. Kau ini ada-ada saja." ucap Liu ku sambil tertawa dan menggeleng-gelengkan kepalanya.
"Ceh dasar kau gadis bodoh." ejek Hui tu seolah kesal namun senyum masih terlihat terbit di bibirnya.
"Mengapa kau bisa tersegel di dalam telur itu? Padahal dari cerita yang aku dengar dari orang banyak, Si hui tu adalah seorang kaisar yang sangat hebat dan tangguh dengan pencapaian kultivasi mencapai level langit tingkat akhir. Bahkan hampir melewati tingkat langit dan menyeberang ke tingkat surga?" tanya Ze penasaran.
"Ceritanya sangat panjang jika aku ceritakan sekarang." jawab Hui tu ragu
"Aku ingin dengar sekarang. Kami masih memiliki waktu luang bukankah di dalam sini waktu berjalan sangat lambat? Iyakan ayah." ucap Ze dengan nada manjanya
"Hm kau benar putriku sayang. Tapi itu terserah pada Hui tu apakah dia ingin bercerita pada kita atau tidak." jawab Liu ku sambil mengusap lembut kepala Ze dengan penuh kasih sayang. Ze memandang Hui tu dengan wajah memelas penuh harap.
"Huft. Baiklah jangan menatapku dengan wajah memelasmu itu." pasrah Hui tu.
"Semua itu terjadi karena aku telah ceroboh dalam mempercayai dan menjatuhkan hatiku pada orang yang salah. Aku jatuh hati pada seorang gadis asing yang tiba-tiba saja muncul di depan pintu gubuk berburu milikku saat aku sedang menginap di tempat berburu.
Aku menemukan dirinya dalam kondisi terluka parah. Seluruh tubuhnya penuh luka cambuk dan dari keningnya darah segar mengalir dengan derasnya.
Saat aku membuka pintu dia sedang berdiri di sana dan mengangkat tangan kanannya seperti hendak mengetuk pintu.
Hanya satu kata yang keluar dari mulutnya sebelum dia jatuh tak sadarkan diri.
"tolong" ucapnya sangat pelan dan aku segera menangkap tubuhnya sebelum terjatuh menyentuh tanah.
__ADS_1
Aku memanggil seorang kenalan yang berburu bersamaku yang kebetulan seorang alkemis.
Aku membantu merawat luka gadis itu dan membawanya ke dalam istanaku. Selang beberapa hari dia sadar dan ternyata dia lupa ingatan.
Aku membiarkan dirinya tinggal di dalam istana bahkan aku menyediakan kamar untuknya di dalam kediamanku sendiri.
Dia itu seorang gadis yang ceria dan lemah lembut. Entah mengapa aku merasa nyaman saat dia berada di sekitarku.
Setelah lama kami bersama aku memutuskan untuk menikahinya walau menerima banyak penolakan dari keluarga dan para pejabat penting di istana mengingat jika dia adalah gadis asing yang tidak jelas asal usulnya.
Sekarang ini aku baru menyesali tindakan bodohku itu.
Saat malam perayaan pernikahan kami tanpa aku sadari ternyata dia telah memasukkan racun pada semua hidangan dalam perayaan itu.
Aku sangat terkejut dan marah melihat satu persatu orang dalam pesta kami terjatuh tanpa suara hingga pandanganku menggelap dan aku tak tau apa-apa lagi.
Saat aku sadar aku melihat dia di sudut ruangan bersama dengan seorang pria yang terlihat merangkul pundaknya. Pria itu tampak tertawa lalu berkata padanya
"Ha ha ha ha hah. Kau memang hebat. Kau berhasil membantu aku memusnahkan kekaisaran Hui tu ini." ucapnya lalu tertawa
Aku menyadari jika ada yang salah karena aku tak dapat bergerak tapi aku dapat melihat dan mendengar semuanya.
Pria itu pergi dari sana dan gadis itu mengangkat aku dengan mudahnya hal itu membuat aku sadar jika aku sudah berbentuk sebutir telur.
__ADS_1
"Maaf kau jika kau harus tersegel dalam telur ini karena aku yang telah menghianatimu." ucapnya sambil meletakkan aku di tempat kau menemukan aku." cerita Hui tu berakhir.