
Jin hu tampak ketakutan melihat ze hendak turun ke dalam kolam kehidupan memetik bunga kelahiran sendiri.
"Ada apa kak jin hu?" tanya ze heran
"Biar aku yang memetikkan bunga itu untukmu saja kau tunggu di sini oke?" tawar jin hu
"kenapa bukan aku saja sekalian?" tanya ze
"kau tak boleh kedinginan bukan? jika kau turun sebelum kau berhasil memetik bunga itu kau akan pingsan." ucap jin hu beralasan
"Biarkan tuanku saja yang turun langsung. Air di dalam kolam kehidupan itu hangat dan juga mempercepat pemulihannya." ucap poci
"Ta tapi i tu"
"Tak usah khawatir. aku tau yang kau risaukan. Bukankah kau takut jika tuanku memetik bunga kelahiran dia akan m**i mengering?" tanya poci dan jin hu mengangguk membuat ze terbelalak
"Bunga kelahiran ini memang menghisap energi kehidupan orang yang memetiknya hingga kering.
Tapi, kau tak perlu khawatir. pil yang di telan tuanku tadi adalah energi kehidupan yang sengaja aku serap dan kumpulkan dari ke 5 orang tadi.
Jadi, kau tak perlu mengorbankan hidupmu untuk menyelamatkan hidup tuan lagi. Dia tak akan m**i meski di kemudian hari harus memetik bunga itu lagi hingga 2 kali lagi.
Karena energi kehidupan yang di kumpul dengan caraku tadi hanya bernilai 3 kehidupan saja dari 5 orang tadi." jelas poci membuat semua orang kaget mengetahui jika jin hu rela m**i demi menyelamatkan hidup ze.
ze merasa hangat dalam dadanya mengetahui jika jin hu sangat tulus menyayangi dirinya hingga rela berkorban nyawa demi untuk hidupnya.
"Segeralah masuk dan lakukan apa yang di katakan oleh pocimu itu." ucap jin hu dan ze segera masuk kedalam kolam lehidupan.
__ADS_1
Ze merasa nyaman di dalam sana rasa hangat dari air di dalam kolam terasa sangat menenangkan. Ze berusaha memetik dan terasa seolah ada hisapan dari batang yang di pegangnya itu.
"Biarkan dulu hingga rasa menghisap pada batang itu menghilang baru kau petik." ucap poci di angguki ze.
Setelah beberapa saat bunga bunga itu bersinar lebih terang dan berubah warna menjadi keemasan termasuk daun dan batangnya.
Saat warnanya kembali seperti semula rasa terhisap dari batang yang di pegang ze menghilang.
ze segera memetik dan menghisap batang bunga kelahiran itu hingga mengering. ze menutup mata dan bermeditasi sejenak mengatur aliran energi dalam tubuhnya yang sangat kuat.
Setelah meditasi yang di lakukan ze selesai semua termasuk ze tercengang. Ze menatap penuh tanya pada poci karena dia rasa jika poci adalah yang paling tepat untuk di tanya.
"Benar kau kini loncat ke tahap akhir tingkat 9. itu karena bunga kelahiran yang kau petik adalah yang tertua dan tingkatnya tentu tertinggi di antara yang lainnya.
Sehingga membantu meningkatkan kultivasimu hingga melompat beberapa tingkatan.
Ze segera naik dan di sambut jin hu dengan kain tebal untuk menutup tubuhnya.
"Tak perlu kau keringkan karena air dari kolam kehidupan akan segera menguap saat di luar kolam." ucap poci dan benar saja tibuh ze yang basah kuyup seketika mengering.
"Bukankah usiamu baru beberapa hari saja? mengapa kau bisa serba tau?" tanya ze heran
"Karena ras kami telah di berikan semua pengetahuan dan rahasia sejak di dalam telur." jawab poci.
"wah sungguh luar biasa." puji ze
"Maafkan aku tuan tapi aku harus kembali ke dunia atas untuk bertapa di tempat asalku. Aku memperoleh peningkatan kultivasi terlalu cepat dan tadi mengumpulkan terlalu banyak energi kehidupan hingga energi dalam tubuhku jadi tak seimbang.
__ADS_1
Aku harus segera menyeimbangkannya di dunia atas agar aku dapat segera menghadap ketua ras untuk melapor.
Setelah urusan di dunia atas usai aku akan kembali ke tempat mu tuan." ucap poci
"Tak apa aku justru berterima kasih padamu karena jika bukan karenamu aku masih belum sembuh saat ini.
Aku juga akan kehilangan orang yang aku sayangi saat sembuh jika bukan karenamu." jawab ze
Mendengar ze menyebut dirinya orang yang di sayanginya jin hu amat bahagia.
"Baiklah aku harus pergi. Ambillah cincin ini (sebuah cincin indah berhias permata berwarna merah muda tiba tiba melayang kearah ze dan di ambil ze) itu akan menjaga tuan dari monster dan hewan liar serta melindungi tuan dari segala jenis sihir.
Mereka tak akan berani mendekat. jadi perjalanan keluar dari lembah dan hutan ini akan aman aman saja.
Terima plakat ini (3 buah plakat berwarna emas muncul di tangan ze) patahkan saat tuan dalam bahaya.
Saatnya aku pergi sampai jumpa lagi tuan. cece jaga tuan untukku." ucap poci lalu terbang ke atas.
jangan lupa vote like dan komennya ya
selamat membaca
semoga hari kalian menyenangkan
terima kasih
author
__ADS_1
😊😊😊😊😊