
Setelah lama menonton dan menunggu gilirannya tiba, ternyata Ze mendapat giliran dengan kelompok terakhir.
Di dalam babak ini ternyata Ze akan bersaing putri dari keluarga Gu yang merupakan adik dari Li gui pemuda yang sempat membuat Jin hu cemburu.
"Akhirnya sekarang tiba saatnya untuk kelompok terakhir yang maju ke atas panggung untuk menunjukkan kemampuan mereka melewati babak eliminasi awal ini." seru tuan Shu masih penuh semangat.
Seluruh penonton masih juga memiliki tenaga untuk terus bersorak ria meski hari sudah menjelang sore. Sangking besarnya antusiasme mereka pada acara itu.
"Mari kita sambut tiga peserta terakhir kita. Pertama ada Gu an shi, lalu ada Wu ji le dan terakhir Shi ze lan." seru tuan Shu membuat para penonton bersorak ria.
Mendengar nama Ze disebutkan sebagai saingan Gu an shi, keluarga Gu terutama Gu li gui sangat senang. Karena mereka menganggap Ze sebagai gadis tidak berguna, mereka merasa jika saingan yang harus dihadapi putri keluarga mereka hanya satu orang saja.
"Itu bagus untukmu adik, gadis itu tidak memiliki bakat dia hanya akan mempermalukan dirinya sendiri. Artinya sainganmu untuk masuk babak 10 besar berkurang satu." ucap Li gui yakin.
"Kau benar Li gui! An shi kita akan lebih mudah untuk maju saat ini." saut nyonya Gu.
Mereka bertiga termasuk Ze di dalamnya mulai naik ke atas panggung. Orang yang memang mengenal dan mengetahui rumor tentang Ze yang tidak berguna, saat ini telah memandang dengan remeh dan mengejek ke arah Ze.
Mereka sedang menantikan Ze malu dan mereka ingin Ze sadar akan posisinya sebagai gadis tidak berguna.
"Lihatlah gadis tidak berguna itu menaiki panggung dengan sangat percaya diri. Kita lihat saja sampai kapan dia akan bertahan dengan gaya angkuhnya itu." bisik penonton a
"Gadis tidak tahu diri itu mengira jika kompetisi ini bisa diikuti oleh sembarangan orang rupanya huh. Jika itu dirinya maka semua orang jauh lebih pantas mengikuti kompetisi ini." bisik penonton b
"Lihat saja nanti dia akan turun dari atas panggung dengan kepala tertunduk dan air mata." saut penonton c dan ada banyak lagi suara sumbang tentang Ze mengikuti kompetisi dari para penonton.
Sementara itu kelima juri tengah melirik ke arah Liu ku dan kembar Tang. Mereka sangat tidak menyukai mereka bertiga yang mereka berlima anggap sangat angkuh.
Sebenarnya mereka hanya iri saja karena Liu ku adalah alkemis dan kultivator jenius dan untuk Tang bersaudara mereka iri karena mereka telah terpilih menjadi murid dari seorang Grand master Ji.
Para juri itu sangat menantikan saat ini. Saat di mana mereka berlima dapat melihat master Tang dan terutama Grand master Ji akan menunduk malu. Karena telah memilih gadis yang kelima juri itu anggap tidak memiliki kemampuan alkemish sebagai wakil mereka bertiga.
"Kita akan melihat ketiga orang hebat itu malu." bisik master Hui memandang remeh ke arah Ze dan Liu ku serta Tang bersaudara bergantian.
__ADS_1
"Hm anda benar master Hui. Mereka fikir dengan kejeniusan mereka bertiga itu dapat membantu gadis tidak berbakat itu maju dalam kompetisi ini." saut nyonya Liu
"Mereka terlalu menganggap remeh kompetisi ini huh. Kita akan menyaksikan keangkuhan ketiga orang itu malu." sungut master Qi.
"Sudahlah jangan berisik dulu. Kita saksikan saja dulu apakah gadis itu bahkan mampu menyalakan api tungku." saut master Shen
Sedangkan Ze yang mendengar suara mencemooh dirinya hanya berjalan santai tidak perduli. Dia dudah terbiasa dengan cemoohan orang banyak tentang dirinya.
"Huh mereka akan malu sendiri saat tahu telah mencemooh orang yang salah." ucap Hui tu geram.
"Sudahlah mengapa kau memusingkan cemoohan orang rendahan seperti mereka itu. Kau sama saja memposisikan dirimu sama rendahnya dengan mereka semua." tegur Ze
"Kau benar maaf aku tersulut emosi." jawab Hui tu menyesal
"Sudah diam saja dulu. Aku tidak ingin terlihat memalukan dengan tampil seolah melamun di atas panggung karena meladenimu berbicara." ucap Ze
"Hm baiklah tidak akan ganggu lagi." jawab Hui tu
Sementara peserta lain sudah memulai Ze hanya santai membuat semua orang semakin meremehkan dirinya. Setelah sekita 10 menit berlalu Ze baru mulai fokus pada pembuatan pilnya.
Ze terlihat sangat fokus saat ini. Semua menatap heran ke arahnya, karena dia ternyata mampu dengan mudah menyalakan api pada tungku ramuan.
Bahkan api di bawah tungku milik Ze sangat stabil dibandingkan api tungku dari peserta lain ataupun peserta sebelumnya.
Satu hal lagi yang membuat mereka heran karena hanya 15 menit Ze sudah memadamkan api di bawah tungku obat miliknya.
Liu ku, Tang bersaudara, Huo nan, Wen yuan, Liu yu terutama Jin hu menatap penuh bangga ke arah Ze. Setelah dua orang peserta lain ikut memadamkan api tuan Shu bertanya pada Ze.
"Nona Shi mengapa kau memadamkan api tungku milikmu begitu cepat?" tanya tuan Shu penasaran
"Pil sudah terbentuk." jawab Ze santai membuat orang yang ada di tempat itu tidak percaya.
Bahkan para juri memandang benci ke arah Ze karena menganggap Ze telah berbohong. Mereka saja yang bergelar master setidaknya memerlukan waktu 25 menit untuk membentuk pil dan Ze mengaku pilnya sudah terbentuk dalam waktu 15 menit.
__ADS_1
"Baik peserta silahkan mengeluarkan pil kalian masing-masing agar juri dapat menilainya segera." ucap tuan Shu
Kedua peserta telah mengeluarkan pil mereka dan meletakkannya pada wadah di sebelah tungku mereka. Mereka semakin memandang remeh Ze saat dia belum juga membuka tungku miliknya.
Karena, mereka mengira jika Ze malu untuk menunjukkan pilnya yang gagal.
"Huh gadis itu pasti malu untuk menunjukkan pada kita isi dari tungku miliknya yang mungkin atau aku dapat katakan jika itu pasti hanya bahan yang gagal membentuk pil." ucap penonton a
"Hm kau benar dia pasti tengah malu saat ini." saut penonton b dan masih banyak lagi kata-kata tidak menyenangkan diutarakan para penonton mengenai Ze.
Saat Ze mulai membuka tungku wangi pekat pil miliknya menyeruak membuat semua terperangah heran dan takjub.
"Mengapa dari tungku ramuan gadis itu tercium aroma pil yang sangat pekat?" tanya penonton a
"Entahlah kita lihat saja dulu." jawab penonton b
Tidak hanya para penonton yang heran dengan aroma pil pekat yang keluar dari tungku milik Ze. Bahkan para juri juga mengernyit heran dan mulai kembali bersuara.
"Apakah dia sungguh gadis yang tidak berbakat sama sekali?" tanya tuan Shen
"Entahlah karena dari rumor yang aku dengar dia itu tidak memiliki bakat sejak bayi." jawab nyonya Liu ragu
"Iya aku juga mendengar banyak rumor tentangnya yang dibuang oleh keluarga ayahnya karena hanya membuat malu saja dan bahkan pertunangannya dibatalkan karena dia yang tidak berguna." saut master Qi
Terima kasih telah mampir membaca dan terima kasih banyak dukungannya.
jangan lupa tetap dukung author ya
Terimakasih juga buat @Hellona๐นatas tip koinnya.
Dukungan kalian sangat berarti bagi author
selamat membaca
__ADS_1
author
๐๐๐๐๐