Pindah Dimensi Membalaskan Dendam Putri Yang Tertindas

Pindah Dimensi Membalaskan Dendam Putri Yang Tertindas
bertapa di negeri hewan roh Suci 3


__ADS_3

Ze terdiam sejenak seolah memikirkan sesuatu yang membebani pikirannya. Ze lalu menatap Zili seolah ingin mengatakan sesuatu namun ragu untuk mengatakannya.


"Ada apa putri?" tanya Zili saat menangkap keraguan dari mata Ze.


"Apakah itu artinya bahwa aku akan berpisah dari anakku nantinya?" tanya Ze.


"Tidak seperti itu. Kau tetap akan dapat berjumpa dengan putrimu tapi, tidak sering dan itu pun hanya saat usia putrimu menginjak usia dewasa yaitu 21 tahun." jawab Zili.


"Putri?" beo Ze.


"Ya, hanya seorang wanita yang dapat menjadi sang penjaga. Akan dipilih seorang wanita untuk menjadi sang penjaga setiap 1000 tahun sekali dan akan lebih awal muncul saat sang penjaga mati sebelum waktunya." jawab Zili.


"Seribu tahun?" beo Ze lagi saat mendengar angka yang sangat mustahil untuk umur manusia.


"Ya betul seribu tahun putri. Seorang penjaga pintu dan kedamaian antara dimensi diberikan anugerah hidup selama seribu tahun dan tidak menua selama hidupnya." jelas Zili.


"Hanya satu hal yang menjadi kekurangan mereka." lanjut Zili namun dia menggantung kalimatnya.


"Hidup selama seribu tahun itu sama halnya dengan hidup penuh dengan kesepian dan kesedihan menyaksikan orang-orang terkasihnya mati satu per satu saat batas usia mereka telah tiba." ucap Ze melanjutkan penjelasan dari Zili.


"Benar sekali putri. Itulah kekurangan dari hidup dengan usia yang sangat panjang untuk seorang manusia. Seandainya sang penjaga adalah mereka dari golongan siluman atau hewan roh Suci, itu bukan masalah karena, hidup mereka memang tidak jauh dari angka itu. Tapi, yang terutama harus di lindungi adalah kelompok manusia yang memang sangat lemah dan sangat serakah. Sehingga di pilih seorang dari mereka untuk menjadi pelindung." jelas Zili.


"Lalu, apa saja tugas seorang penjaga pintu dimensi?" tanya Ze.


"Tugasnya adalah untuk menjaga agar tidak ada mahluk dari dunia lain menyebrang ke dunia lainnya terutama dunia manusia untuk mengacau dan mengatasi jika mahluk itu sudah terlanjur menyebrang dan membuat kekacauan." jawab Zili menjelaskan.


"Mengatasi yang di maksud adalah mengembalikan mereka ke dunia asal mereka?" tanya Ze.

__ADS_1


"Mengatasi yang di maksud adalah memb*nuh mereka." jawab Zili.


"Mengapa harus dibu*uh?" tanya Ze.


"Itu adalah konsekuensi dari melanggar hukum alam dan ingin merusak keseimbangan alam."jawab Zili.


"Putri sudah saatnya anda keluar dari dalam kolam suci. Silahkan ganti pakaian putri dan aku akan menunggu putri di luar untuk mengantarkan putri ke tempat di mana putri harus bertapa." ucap Zili lalu melangkah pergi setelah mendapat anggukan dari Ze.


"Bagaimana mereka semua dapat menemukan identitas diriku sebagai calon ibu dari sang penjaga?" tanya Ze saat dia telah berganti pakaian dan sudah bersama Zili lagi.


"Itu karena ramalan tentang dirimu dan sang penjaga tersebar entah oleh siapa dan dengan tujuan apa." jawab Zili.


"Lalu apa hubungannya semua itu dengan Hui tu?" tanya Ze.


"Mengapa mereka juga mengincar dirinya?" tanya Ze lagi.


"Jadi, pintu dimensi itu adalah alasan Hui tu diinginkan oleh mereka semua?" tanya Ze dan Zili mengangguk mengiyakan.


"Apakah ada dampak buruk yang akan terjadi jika mahluk jahat itu memasuki tempat ini?" tanya Ze.


"Tentu akan sangat buruk jika salah satu dari mereka berhasil memasuki tempat ini. Mereka tanpa memasuki tempat ini pun sudah cukup kuat dan cukup berbahaya. Saat mereka berhasil memasuki tempat ini dan berkultivasi di sini, tentu mereka akan jauh lebih hebat dan semakin sulit untuk dimusnahkan." jawab Zili.


"Putri bayangkan saja jika ada mahluk jahat dan serakah yang sangat kuat berkeliaran di setiap dimensi. Maka, kehancuran itu adalah jawaban untuk akibatnya." lanjut Zili menjelaskan.


"Baiklah, aku paham sekarang. Intinya kami semua harus dapat lebih kuat agar dapat melawan atau setidaknya dapat melindungi diri dari mahluk-mahluk itu." ucap Ze.


"Betul sekali putri. Karena, kalian tidak bisa berada di sini terlalu lama. Keadaan tempat ini dan bumi tempat manusia sangat jauh berbeda dan akan berdampak buruk bagi tubuh kalian juga jika terlalu lama berada di sini." jelas Zili.

__ADS_1


"Apakah sama seperti di negeri naga? " tanya Ze.


"Ya hampir sama seperti itu. Tapi, pada tempat ini hal seperti itu hanya akan terjadi jika manusia berada di sini terlalu lama." jawab Zili.


"Berapa lama batas waktu kami dapat berada di sini?" tanya Ze.


"Enam bulan." jawab Zili.


"Kita sudah sampai putri." ucap Zili dan ternyata mereka sudah berada di dalam sebuah gua dengan sebuah batu tapa cukup besar.


"Di mana Jin hu, Huo nan dan Hui tu? Bukankah mereka juga pergi melakukan tapa tadi?" tanya Ze.


"Mereka berada di gua lain untuk bertapa. Energi dalam gua ini tidak akan sanggup untuk tubuh mereka terima. Karena putri pernah berendam dalam kolam kehidupan dan meminum intisari dari bunga kelahiran, tubuh putri akan sanggup untuk menerima energi yang sangat kuat dari tempat ini." jawab Zili.


"Baik aku paham." saut Ze.


"Tapi, itu akan sangat menyakitkan untuk tubuh putri saat bertapa di atas batu itu. Tapi, itu juga satu-satunya cara untuk putri dapat menjadi lebih kuat dalam waktu lebih singkat." sambung Zili menjelaskan.


"Tidak masalah untuk itu. Aku akan tanggung rasa sakit itu untuk dapat bertahan dan melindungi orang-orang terkasihku." putus Ze mantap.


Untuk para pembaca setia novel


"pindah dimensi membalaskan dendam putri yang tertindas. "


Mohon dukungannya dengan tidak bosan untuk memberikan dukungan berupa Vote, like dan komen.


selamat membaca dan semoga hari kalian menyenangkan.

__ADS_1


salam hangat dari author


__ADS_2