Pindah Dimensi Membalaskan Dendam Putri Yang Tertindas

Pindah Dimensi Membalaskan Dendam Putri Yang Tertindas
Kembali menyingkirkan gulma 3


__ADS_3

"Baik karena tidak ada yang bertanya maka aku anggap semua sudah paham. Aku tidak ingin menerima kata gagal. Aku sengaja mengutus banyak orang untuk menangani beberapa orang itu agar berhasil." jelas Raja Ruo lagi saat tidak ada yang bersuara dari sekian banyak prajurit andalan nya itu.


Setelah itu semua prajurit itu pergi dari tempat itu untuk bersiap melakukan penyerangan terhadap orang-orang kepercayaan dari mendiang mentri Qin.


Malam harinya semua kediaman dari orang-orang yang menjadi target Raja Ruo dimasuki oleh beberapa orang bertopeng dan malam itu juga semua orang-orang bawahan dari mendiang mentri Qin diselesaikan dengan mudah dan tidak ada kecurigaan dari pihak lain karena mereka juga sedang fokus pada Ze dan Jin hu saat ini.


Sore harinya Raja Ruo kembali mengadakan pertemuan dengan prajurit kepercayaan miliknya itu.


"Bagaimana dengan tugas kalian semalam?" tanya Raja Ruo.


"Semua berjalan sesuai dengan rencana Yang mulia Raja." jawab seorang pria bernama Kang wu shi yang merupakan Ketua dari para prajurit kepercayaan Raja Ruo itu. Anak buahnya sering memanggilnya dengan panggilan Ketua Kang.


"Bagaimana dengan permaisuri dan Raja Hong apakah mereka bereaksi dengan kabar kematian orang-orang itu?" tanya Raja Ruo kembali.


"Sejauh ini belum ada respon dari mereka Yang mulia Raja. Aku kira mereka saat ini terlalu fokus pada putri Ze dan tuan Jin hu. Karena dari yang hamba tahu, mereka terus saja mengirim seseorang untuk mencari kabar terbaru dari putri Ze dan tuan Jin hu." jawab Ketua Kang.


"Mengapa mereka begitu terobsesi pada kabar dari Ze dan Jin hu?" tanya Raja Ruo.


"Hamba juga tidak mengerti Yang mulia." jawab Ketua Kang.


"Jika memang mereka hanya tidak ingin Rong yuo pulih, bukankah hanya dengan menyerang dan menghabisi Ze dan juga Jin hu maka tujuan mereka akan terwujud? Mengapa harus mengikuti dan mencari tahu setiap kabar dari Ze dan Jin hu?" tanya Raja Ruo heran dan bingung.


"Kalau menurut hemat hamba, mereka tidak menyerang putri Ze dan tuan Jin hu saat ini, kemungkinan besar karena putri Ze dan tuan Jin hu memiliki sesuatu yang mereka inginkan atau lebih tepatnya mereka butuhkan." jawab Ketua Kang membuat Raja Ruo menatapnya dengan tatapan bingung.


"Apa yang kemungkinan mereka butuhkan dari Putri dan Jin hu?" tanya Raja Ruo penasaran.

__ADS_1


"Ada satu yang dimiliki oleh putri Ze dan tidak semua orang dapat memilikinya bahkan bagi sebagian orang sangat mustahil untuk mereka memiliki benda-benda itu." jawab Ketua Kang membuat Raja Ruo kembali menatap ke arahnya namun kini dengan tatapan berbinar karena tahu apa yang menjadi kemungkinan yang diinginkan oleh musuhnya itu.


"Ya ada satu yang istimewa yang dimiliki oleh putri Ze. Obat dan ramuan istimewa untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit yang paling parah sekali pun." saut Raja Ruo.


"Tapi, obat apa yang mereka butuhkan?" tanya Ketua Kang.


"Entah. Sekarang saatnya kita membahas target berikutnya. Soal apa yang mereka inginkan dari Putri Ze dan Jin hu, itu urusan belakangan. Malam ini juga kalian semua harus bisa membereskan tuan Qu, tuan Zu dan 4 orang yang biasa mengikuti mereka itu. yang lain tidak memiliki pengaruh apa pun di istana ini, jadi kita bisa taruh pada urutan belakang. " jelas Raja Ruo.


"Ingat untuk bergerak cepat dan aksi kalian harus bersih agar menghindari kecurigaan yang membuat mereka waspada. " lanjut Raja Ruo.


"Baik Yang mulia! " saut mereka yang ada di dalam ruangan itu serempak.


"Kalian semua sudah bisa kembali ke tempat kalian dan nanti malam kalian harus segera membersihkan istana ini dari para gulma itu. Karena besok pagi sekali kalian harus menjumpai putri Ze dan Jin hu di desa Guoin." ucap Raja Ruo.


"Baik yang mulia. " saut mereka kompak.


Malam harinya mereka kembali beraksi sebagai perampok palsu dan menyingkirkan tuan Qu, tuan Zu dan para rekan gulma nya.


Kembali ke Ze dan Jin hu berada.


Kereta mereka memasuki kawasan hutan furong dengan cepat. Mereka turun dari kereta dan segera berpura-pura mencari sesuatu di dalam hutan itu.


Ze kemudian berpura-pura bersorak riang karena mendapatkan apa yang telah mereka cari. Jin hu segera menghampiri Ze lalu tersenyum melihat apa yang Ze dapat dari dalam hutan itu.


"Yeay aku menemukan tanaman ini." seru Ze berpura-pura sangat senang.

__ADS_1


"keberuntungan memang selalu ada pada dirimu." puji Jin hu sambil mengelus pelan kepala Ze.


"Aku memang gadis beruntung. Sebaiknya aku membuat pil yang dibutuhkan oleh Pangeran Rong yuo sebelum tanaman ini layu dan tidak bisa digunakan lagi." ucap Ze lalu mengeluarkan tungku ramuan dari cincin penyimpanan yang pernah diberikan oleh Jin hu padanya.


Ze duduk di depan tungku ramuan dan mulai mengeluarkan semua bahan-bahan yang akan dia buat jadi pil.


Ze memutuskan untuk membuat pil penawar segala racun yang memang sisa sedikit di kantong penyimpanan pil miliknya. Ze mulai konsentrasi membuat pil penawar segala racun sedang Jin hu saat ini sedang fokus melindungi Ze dari kemungkinan serangan-serangan mendadak dari pihak lawan.


Jin hu tetap tidak akan santai saat itu berhubungan dengan keselamatan dari Ze. Terlebih dia masih belum tahu tujuan asli dari orang-orang yang mengikuti Ze dan dirinya. Jin hu tidak ingin mengambil resiko hanya bermodal tebakan saja.


Setelah sekitar 15 menit akhirnya pil penawar segala racun yang Ze racik sudah terbentuk. Ze mengeluarkan pil-pil itu dan segera memasukkan pil-pil itu ke dalam kantong penyimpanan obat miliknya.


"Sudah selesai juga akhirnya. Tujuan kita ke hutan furong ini akhirnya telah selesai dan kita dapat segera kembali ke tempat pangeran Rong yuo. " seru Ze dengan semangat. Ze sengaja menyerukan setiap perkataan yang dia ucapkan untuk memancing para pengekor itu agar segera keluar jika memang tujuan mereka adalah pil obat miliknya.


"Hm ayo kita segera kembali ke istana api penyucian agar pangeran Rong yuo dapat segera menelan pil ini dan segera pulih kembali. Sebaiknya kita pergi dengan kekuatan penuh agar dalam waktu singkat kita sudah dapat sampai pada tujuan kita." saut Jin hu dengan suara yang juga dibuat seolah sangat bersemangat.


selamat sore para pembaca setia novel


Pindah dimensi membalaskan dendam putri yang tertindas


Terima kasih banyak karena telah mengerti dengan kesibukan author belakangan ini.


Author akan berusaha sebisa mungkin untuk up saat sempat seperti sekarang ini.


Tapi, saat author belum up mohon pengertiannya dulu🙏🙏🙏

__ADS_1


salam hangat dari author dan Ze


__ADS_2