Pindah Dimensi Membalaskan Dendam Putri Yang Tertindas

Pindah Dimensi Membalaskan Dendam Putri Yang Tertindas
Sang penjaga?


__ADS_3

"Tidak mungkin, itu pasti hanya sebuah kebohongan belaka. Tidak mungkin seorang ja*ang rendahan yang lemah seperti dia adalah pemilik takdir sang penjaga." tolak Luoyang masih tetap tidak ingin melepaskan Ze.


"Kalian tentu ingat ramalan tentang sang penjaga dari sang peramal Suci bukan?" tanya Zili membuat mereka para naga yang merupakan hewan roh itu mengangguk mengiyakan.


"Sebutkan isi ramalan itu." ucap Zili menatap tajam ke arah Luoyang yang telah berani menghina tuannya di hadapannya.


"Akan datang seorang gadis yang berasal dari dunia yang berbeda melewati kematian, berteman dengan roh api, tumbuhan emas, dan memegang dunia kecil di tangannya. Dia adalah pemilik takdir sebagai sang penjaga yang akan menjadi pengatur dan menjaga pintu-pintu penghubung antara dunia itu." jawab Luoyang menyebutkan secara detail setiap kata dari sang peramal Suci.


"Itu sudah sangat jelas." ucap Zili.


"Lalu apa hubungannya ramalan itu dengan gadis lemah itu?" tanya pemuda sombong tadi yang bernama Tiuhi.


"Kalian harus lihat ini." ucap Zili lalu mendekat ke arah Ze duduk saat ini.


"Maaf tuan, bisakah anda memegang batu yang menjadi bandul kalung anda saat ini lalu berkonsentrasi untuk membuka pintu dari dimensi di dalamnya?" tanya Zili meminta Ze dengan sangat sopan.

__ADS_1


"Bagaimana caranya aku dapat melakukan itu?" tanya Ze.


"Tuan tinggal memejamkan mata saat menggenggam batu itu, saat gambar pintu muncul dalam penglihatan tuan, maka fokus untuk membuka pintu itu." jawab Zili.


Ze segera melakukan apa yang di katakan oleh Zili. Tiba-tiba dari batu dimensi keluar cahaya dan di depan Ze tiba-tiba berdiri seorang pemuda, seekor ular api raksasa dan satu tanaman yang mulai dari akar, batang, daun dan buahnya berwarna emas.


Ya mereka adalah Hui tu, ular api yang merupakan hewan roh milik Ze, dan ceri emas. Ze terkejut melihat kehadiran ketiganya yang tiba-tiba itu. Ze mulai mengingat tentang batu dimensi miliknya dan sebagian kecil ingatan tentang orang-orang di sekitarnya sebelum dia lupa ingatan.


"Akh... " pekik Ze yang merasakan kesakitan di kepalanya karena berusaha mengingat lebih banyak lagi tentang dirinya.


"Dia mengalami lupa ingatan dan akan merasakan sakit kepala yang sangat kuat setiap saat dia berusaha lebih keras untuk mengingat kembali semua ingatan tentang dia dan orang-orang di sekitarnya yang telah hilang dari ingatannya itu." jelas seseorang yang tiba-tiba datang dari arah belakang mereka.


Orang itu adalah Ruri yang baru datang dan sangat terkejut melihat semua yang terjadi. Dia awalnya masih belum percaya bahwa Luoyang, gadis yang dia kagumi sebagai seorang gadis baik hati, lemah lembut dan rendah hati, adalah seorang yang sangat tega untuk memb*nuh orang lain hanya karena cemburu.


"Kau siapa?" tanya Jin hu menatap tidak suka ke arah Ruri.

__ADS_1


"Dia adalah kakak angkat ku yang selama ini telah merawat dan menjaga aku." jawab Ze.


Jin hu merubah tatapan tidak sukanya menjadi senyum bersahabat ke arah Ruri. Sedangkan para naga yang mengaku sebagai keluarga kerajaan naga timur, kini sedang menimbang-nimbang apakah mereka harus percaya dengan apa yang dikatakan oleh Zili atau tidak.


Mereka saling tatap dan sama-sama menggeleng yang artinya mereka sama-sama belum dapat mengambil keputusan. Mereka ingin membalas dendam akan kematian 2 orang anggota keluarga mereka. Tapi, jika ramalan itu benar, mereka sendiri akan musnah jika berusaha melukai sang penjaga yang ditakdirkan.


Hai para pembaca setia novel


"pindah dimensi membalaskan dendam putri yang tertindas. "


Jangan lupa untuk tetap terus semangat memberikan dukungan pada author dan Ze.


Berikan vote, like dan komen sebagai bentuk dukungan untuk kami.


salam hangat dari author dan Ze.

__ADS_1


__ADS_2