Pindah Dimensi Membalaskan Dendam Putri Yang Tertindas

Pindah Dimensi Membalaskan Dendam Putri Yang Tertindas
mengungkap kebusukan sue bersaudara 2


__ADS_3

Jin hu saat ini sedang menatap mereka semua dengan tatapan intimidasi membuat atmosfir mencekam di tempat itu.


Ze yang masih berada dalam gendongan ala bridal style di tangannya di letakkan segera di sebuah batu yang telah di lapisi kain oleh wen yuan saat mendapat perintah jin hu.


"Wen yuan lapisi batu itu dengan kain tebal." titahnya dan segera di lakukan wen yuan di bantu liu yu.


Jin hu meletakkan tubuh ze pelan di atas batu dan menggunakan kekuatannya memberi lingkaran pelindung di sekitar ze.


Jin hu tau betul jika paman mereka masih berada tak jauh dari sana mengawasi mereka bersama para serigala itu.


Jin hu berniat memancing dia keluar dan mengungkap kebusukan mereka lalu menyingkirkan mereka karena menjadi penyebab kekasih tercintanya menderita.


"Masih mau berkelit atau mengakui kesalahan kalian?" tanya Jin hu kembali menatap penuh amarah ke arah sue bersaudara.


"Apa maksud tuan jin hu ini? kami tak mungkin melakukan hal licik seperti itu." tolak Gu riu


"Lalu mengapa kalian hanya menjadi penonton saat serangan berlangsung dan membiarkan gadis itu membantu suamiku di saat kalian jauh lebih mampu dari dirinya?" tanya ze di tempatnya duduk.


"i itu ka karena a aku ya yang melarang me mereka. Aku ingin berdampingan dengan tuan jin hu melawan kawanan itu." jawab yue er yang sudah mampu bergerak kembali membuat saudaranya tersenyum


"kenapa kau melakukan itu? itu artinya kau mengakui jika serigala itu adalah kalian yang mengaturnya." ucap ze

__ADS_1


"Bukan seperti itu. saat melihat kawanan serigala aku yakin mampu melawan mereka dan memperlihatkan kemampuanku pada tuan jin hu agar dia tau jika aku lebih pantas bersamanya di banding gadis lemah sepertimu." jawab yue er


"Jaga ucapanmu itu. kakak iparku bukan lemah dia hanya sedang terluka saat ini." tegur Rui huo nan geram


"Untuk apa kau menjelaskan padanya keadaan aku? Dia hanya gadis tak tau diri yang menganggap dirinya hebat. jika kau hebat lalu kenapa huh? Suamiku tetap akan menjadi suamiku tak perduli apa usahamu." ucap ze


"Itu benar aku bahkan sangat jijik berada dalam satu kereta dengan kalian. Jika bukan karena istriku aku tak akan sudi berdekatan dengan gadis menjijikkan seperti kalian." saut jin hu


"Oh iya serigala itu utusan kalian bukan?" tanya rui huo nan lagi


"bukan" tolak Gu riu kekeh


"Lalu kenapa saat telah menggigit lengan yue er mereka pergi bukankah serigala akan membawa makanan yang di dapatnya susah payah? kenapa malah melepasmu?" tanya Rui huo nan dan ze saat ini telah tertidur di atas batu karena kelelahan.


wen yuan dan liu yu mengawasinya di sisi kiri dan kanannya. Walau telah di beri lapisan pelindung jin hu tetap mengutus wen yuan dan liu yu agar tetap di dekat ze.


"Kalian tau? saat ini semua bukti kesalahan kalian telah terungkap semuanya. Apa lagi yang ingin kalian gunakan untuk membela diri lagi hm?


Karena ulah kalian istriku mengalami kondisi yang makin buruk. aku tak akan pernah membiarkan orang yang telah menyebabkan istriku menderita tetap hidup." ucap jin hu


"Maaf yang mulia. maafkan kami. saudari kami melakukannya hanya karena mencintai yang mulia sehingga kami rela membantunya mengejar cinta yang mulia." ucap Guo ji

__ADS_1


"Maafkan yue er yang mulia yue er hanya ingin yang mulia juga melihat keberadaan yue er dan jika bisa yue er ingin memiliki sedikit saja cinta yang mulia." ucap yue er


"Tidak akan pernah. aku tak akan menghiraukan keberadaan wanita lain selain istriku. Sekarang terima kemarahanku." ucap jin hu mulai mengerahkan kekuatannya hendak menyerang mereka.


"auuuuu auuuu auuu" suara serigala terdengar mendekat dan tak lama kawanan serigala tadi muncul beserta seorang yang ternyata memang paman mereka semua.


"Sue han tou akhirnya kau keluar juga." ucap jin hu menyeringai menyeramkan.


Author sangat berterima kasih atas semua do'a terbaik dan dukungan dari para readers yang tak kendor meski kondisi author membuat kinerja author sedikit kendor kemarin.


Setelah istirahat seharian full plus malam juga akhirnya kondisi author sudah membaik.


Maka untuk berterima kasih atas do'a dan dukungannya author kembali memberikan 4 up untuk para readers setia novel ini.


Jangan lupa tetap dukung author dengan vote like dan comentnya


Selamat membaca dan semoga harimu menyenangkan


Terima kasih


Author

__ADS_1


😄😄😄😄😄


__ADS_2