
Ze mengerutkan keningnya menyadari jika Hui tu tak menyebutkan sekalipun nama gadis itu dalam cerita panjangnya itu.
"Siapa gadis itu?" tanya Ze penasaran
"Cih aku tak sudi menyebutkan lagi namanya." jawab Hui tu penuh dengan amarah.
"Berarti pria itu yang merubah seluruh istana bahkan negerimu itu menjadi hutan dan gua?" tanya Ze dan Hui tu terlihat hanya mengangguk dengan tatapan penuh amarah
"Dendam apa yang dia miliki sehingga begitu kejamnya menghancurkan satu negeri dan merubahnya menjadi hutan belantara?" tanya Ze
"Entahlah. Aku juga masih bertanya pada diriku sendiri sejak kapan aku menyinggung atau mengusik pria itu hingga dia bisa sedendam itu pada kerajaan milikku. Bahkan seluruh rakyatku tak ingin dia lepaskan dari tindakan kejamnya." Jawab Hui tu
"Dia bahkan menggunakan cara paling kotor dan licik untuk menghapuskan kerajaan yang telah berusaha aku lindungi dengan sekuat tenagaku." lanjutnya lagi
"Aku merasa jika apa yang telah terjadi tidaklah sesederhana itu. Ada hal lain selain dari rasa dendam yang menjadi alasan mengapa kerajaanmu bisa menjadi target kekejaman orang itu." setelah lama terdiam mendengarkan cerita Hui tu tiba-tiba Liu ku mengambil kesimpulan dan mengutarakannya.
"Apa maksud dari grand master?" tanya Hui tu bingung dengan pernyataan dari Liu ku barusan.
"Iya aku juga tidak paham dengan maksud ayah." saut Ze bingung dan penasaran.
"Jika itu hanya dendam saja, bukankah dia cukup dengan menghabisi dirimu saja tanpa harus memusnahkan kerajaanmu bukan?" ucap Liu ku
Ze dan Hui tu terlihat berfikir lalu mengangguk ragu-ragu. Namun, mereka juga berfikir jika yang telah Liu ku ucapkan tadi ada benarnya juga.
"Aku dapat menyimpulkan demikian karena mengingat jika orang itu juga merubah seluruh istanamu menjadi gua dan seluruh negerimu menjadi hutan.
Bukankah jika hanya dendam dan tak ada tujuan lain cukup hanya dengan menghabisimu dan beberapa orang yang terkait saja sudah cukup?
Pasti ada alasan logis dari itu semua. Hutan dan gua itu hanya pengalihan saja untuk menutupi tujuannya. orang kebanyakan hanya percaya jika kau dan negerimu terkena kutukan hingga musnah tanpa sebab.
Menurut rumor kutukan itu dari seorang suci yang kau hina hingga mengubur kalian dengan hutan rimbun.
Lalu mengapa gua Hui tu harus terbuka setiap tahun dan hanya terbuka selama 12 jam? Itu artinya orang itu masih mencari apa yang menjadi tujuannya.
Coba kau ingat-ingat kembali ! Adakah sebuah benda atau apapun itu yang sangat berharga yang kau atau kerajaanmu itu miliki yang bisa menjadi alasan seseorang yang sangat kuat menginginkannya?" terang Liu ku
__ADS_1
Hui tu tampak sedang mengingat-ingat sesuatu sedangkan Ze sedari tadi terus saja memandangi Hui tu karena penasaran menantikan jawaban Hui tu.
"Ah aku ingat sesuatu." jawab Hui tu penuh semangat.
"Apa itu? cepat katakan..!" seru Ze bersemangat.
"Ada 2 buah pintu dimensi yang konon jika seorang yang telah mencapai level surga dan memasuki salah satu pintu yang menghubungkannya dengan dunia atas, maka orang itu dapat mencapai level misteri bahkan melampauinya dan menjadi Dewa.
Dari ke 2 pintu itu masing-masing terhubung dengan dunia yang berbeda-beda. 1 pintu yang terdapat pada sebuah ruangan khusus yang aku buat dalam istana konon adalah pintu menuju dunia atas.
1 pintu yang lain yang terletak dalam sebuah gua yang juga aku jaga dengan baik konon adalah pintu yang menghubungkan kita dengan dunia yang lain.
Letak kedua pintu itu sangat aku rahasiakan bahkan pada keluargaku yang lain. Karena, pintu itu akan menjadi bencana besar saat yang memilikinya adalah orang yang serakah.
Pintu itu hanya akan ada satu orang saja dalam keluargaku yang mengetahui letak dan bentuknya dalam satu generasi.
Pamanku yang memiliki kepercayaan itu akhirnya memberikan kepercayaan menjaga kedua pintu itu kepadaku.
Menurut pendahuluku dunia ini ada banyak yang merupakan dimensi yang sangat jauh berbeda dengan dimensi milik kita saat ini.
Ada pula sebuah dimensi di mana orang yang tinggal di sana semuanya memiliki kemampuan teleportasi sehingga dapat pergi ke manapun dengan bebas.
Masih ada banyak dimensi berbeda yang berdampingan yang konon siapa saja dapat mengunjunginya jika melalui pintu dimensi itu." jelas Hui tu
Mendengar cerita Hui tu tentang burung besi Ze akhirnya berfikir jika itu adalah pesawat terbang yang terdapat pada tempatnya dulu.
Ze berfikir jika dirinya akan mampu menjumpai adiknya Jo jika dia dapat menemukan pintu dimensi itu.
Namun, Ze tidak berani membatin karena takut jika Hui tu dan ayahnya dapat mendengarnya. Tentu mereka akan curiga jika mendengar Ze membatin tentang kehidupan di zamannya.
"Aku rasa itu adalah alasan orang ini menghancurkan kerajaanmu dan menjadikannya hutan misteri." jawab Liu ku yakin
"Apakah kau pernah melihat dia memasuki gua si hui tu selama kau tersegel?" tanya Liu ku
"Aku tak bisa melihat apa yang terjadi di luar sana saat masih terkurung dalam inti akar pemakan roh. Tapi, aku dapat merasakan kehadirannya setiap tahunnya begitu juga dengan wanita itu. Hanya saja mereka selalu tidak pernah datang dalam waktu yang sama." jawab Hui tu
__ADS_1
"Itu artinya dia masih belum menemukan apa yang dia cari selama ini. Kita harus mencegah orang sekejam dan seambisius itu menemukan pintu dimensi itu." jelas Liu ku
"Ayah memang benar." saut Ze
"Tenang saja kalau soal itu. Karena hanya aku yang tau dan hanya aku pula yang bisa membuka tempat penyimpanan itu.
Tempat itu memiliki formasi pelindung yang sangat kuat yang konon kabarnya kekuatan Dewalah yang membuat pelindung itu.
Hanya pemegang kepercayaan saja yang dapat masuk ke dalam sana." jelas Hui tu membuat Ze dan Liu ku menghembuskan napas yang memiliki arti berbeda.
Liu kuenghembuskan napas lega karena pintu itu aman dari orang serakah yang dapat menimbulkan petaka bagi seluruh dimensi. Sedang Ze menghela napas berat karena pupus harapannya untuk dapat menjumpai Jo adik yang sangat dia rindukan dan khawatirkan itu.
Dia hanya ingin memastikan saja jika Jo dapat hidup tenang dan normal bersama si kembar Alex dan Axel yang sudah dia anggap sebagai kakak. Karena mereka berdua adalah harapan Ze agar Jo dapat memiliki keluarga saat Ze tiada.
Ze tidak ingin serakah dengan tinggal di sisi Jo lama. Dia hanya ingin memastikan itu saja agar dapat hidup tenang dengan kehidupan dan keluarga barunya itu.
Hallo readersku yang baik hati
Terima kasih banyak atas do'anya semua selama author kurang sehat selama beberapa hari ini.
Mohon maaf atas keterlambatan upnya yah
jangan lupa tetap dukung author dengan vote like dan komennya yaπ
Oh iya, satu lagi author baru ngeh soal tip yang merupakan reward buat author.
Terima kasih buat Nur Ahmad dan Vhitry atas tip koinnya dan maaf terlambat nyadarinnyaπ
selamat membaca
terima kasih
author
πππππ
__ADS_1