
Wen li membukakan pintu gerbang untuk jin hu dan mereka segera masuk ke dalam.
"Jin hu?" tegur seseorang da jin hu menengok ke arah suara yang dia kenali itu.
"Master tang." ucap jin hu senang bisa bertemu master tang.
"Ada apa dengan ze? Ah sudahlah segera bawa dia masuk ke dalam dulu." ucap master tang gelagapan karena khawatir melihat murid kesayangannya terluka parah.
Jin hu membawa Ze kesebuah ruangan dan menaruh tubuh ze perlahan di sebuah dipan kayu. Di usapnya kening ze sayang lalu di kecupnya perlahan.
"Kau harus bertahan sayang kita telah tiba di tempat gurumu master tang. Dia pasti bisa menyelamatkan dirimu." ucap jin hu pelan di telinga ze berharap ze mendengarnya.
"Astaga mengapa ze bisa seperti ini?" tanya tang biu hu saat masuk ke dalam ruangan di mana ze berbaring.
Karena yang pertama di lihat jin hu adalah tang hui bi guru kultivasi dari ze maka dia segera menyuruh jin hu membawa ze masuk dan dia segera mencari saudara kembarnya tang biu hu yang seorang alkemis.
"Dia di serang oleh keluarga Duo dan aku telah gagal melindunginya." ucap jin hu sedih
"Kau telah berusaha sekuat yang kau mampu untuknya. Buktinya kau membawanya segera ke tempat ini itu sudah cukup membuktikan kau sangat perduli padanya. semua telah terjadi jangan menyalahkan dirimu lagi." ucap tang hui bi berusaha menenangkan jin hu menyadari jika pria itu sangat terpuruk saat ini.
__ADS_1
Sementara itu tang biu hu tengah memeriksa ke adaan ze dengan teliti dan hati hati. Keningnya berkerut dan menghela napas begitu berat menyadari ke adaan ze yang tengah terluka terlalu parah.
Tang biu hu bangkit lalu kembali membuang napas berat melihat wajah pucat ze. Tang biu hu menatap jin hu lalu memberi sebuah botol berisi cairan obat pada jin hu.
"Fikirkan caranya agar dia bisa meminum obat ini. ini untuk mengurangi rasa sakit yang di deritanya. Meski dia tak sadarkan diri dia tetap merasakan sakit terlihat dari wajah yang mengerutkan kening itu." ucap tang biu hu lalu ingin melangkah keluar.
"Apa maksudmu hanya mengurangi rasa sakit? kenapa tak menyembuhkannya saja? kemana kau akan pergi?" tanya Tang hui bi beruntun karena sangat khawatir.
"Aku akan menemui guru besar untuk memohonnya agar bisa mengobati ze kita. Luka ze terlalu parah bahkan pil regenerasi tak akan mampu mengobatinya.
Aku rasa hanya guru besar ji liu ku yang bisa menyelamatkan ze kita saat ini." ucap Tang biu hu lemah dan kecewa tak bisa menyelamatkan nyawa murid kesayangannya itu dengan tangannya langsung.
Tang biu hu memandang ze lalu mengusap pucuk kepalanya sayang. Di tatapnya jin hu
"Jaga dia selagi kami pergi ke tempat guru besar bertapa. Beri dia obat ini setiap kali dia gelisah atau tampak menderita." ucap tang biu hu sembari memberikan beberapa botol lagi obat yang sama pada jin hu lalu menepuk pundak jin hu kemudian keluar dari ruangan itu segera bersama dengan tang hui bi.
Jin hu duduk di tepi dipan dan mendudukkan tubuh ze di arahkan botol obat di bibir ze. Dia mencoba meminumkan obat itu namun tak bisa. Akhirnya jin hu membaringkan kembali tubuh ze.
kening ze mengerut dan berkeringat membuat jin hu semakin khawatir di masukkan cairan obat itu ke mulutnya sendiri lalu menyuapi ze obat mrnggunakan mulutnya.
__ADS_1
Saat obat berhasil tertelan oleh ze terlihat wajah ze kembali tenang. Jin hu mengelap keringat di kening ze perlahan agar tak menyakitinya.
setelah cukup lama menunggu Master tang bersaudara akhirnya datang bersama seorang yang terlihat sangat tampan dan begitu berwibawa. Aura yang di pancarkan tubuhnya cukup membuat nyali orang ciut.
Sesampai dia di depan dipan ze keningngnya mengkerut melihat wajah ze. Guru besar ji liu ku menampilkan wajah terkejut melihat ze.
"Bukankah dia putri dari keluarga An? An ze lan?" tanya nya
"Iya guru." jawab master tang kompak
Guru besar Ji liu ku segera memeriksa ke adaan ze dengan raut khawatir
"Ada apa dengan ekspresi dari guru besar ini? Dia mengkhawatirkan ze seolah sudah mengenalnya lama." batin jin hu melihat wajah khawatir Guru besar ji liu ku.
Setelah memeriksa kondisi ze Guru besar ji liu ku bangkit dan meggeleng.
"Aku tak bisa menyelamatkan dia. lukanya terlalu parah bahkan melukai rohnya. Dia terluka saat melakukan meditasi dan meditasinya terganggu itu menyebabkan kerusakan parah pada tubuh dan rohnya." jelasnya
"Dia tak tertolong" ucap Ji liu ku menyesal
__ADS_1