
Ze sangat setuju dengan apa yang direncanakan Hui tu. Dia memang sangat ingin memberikan pelajaran yang sangat berkesan bagi keluarga Duo yang sudah membuat dirinya menderita.
"Hui tu....! kau itu sungguh sangat jenius aku sungguh sangat suka ide darimu itu." seru Ze.
"Heh aku harus mendukung seorang gadis bodoh tentu aku harus jadi jenius agar dapat membantunya." ucap Hui tu meledek Ze. Bagi Hui tu meledek Ze adalah suatu kesenangan.
Karena sedang di dalam batu dimensi Ze tak lagi berbicara dalam hati pada Hui tu sehingga seruan darinya terdengar oleh cece yang tengah tertidur di dalam sana.
"Tu tu tu" sapa cece riang saat melihat Ze
"Oh hai cece." sapa Ze melihat Cece mendekat padanya.
"Bisakah kau membantuku?" tanya Ze
"Bi bi bi." jawab Cece
"Tolong kumpulkan beberapa bunga salju ungu, tumbuhan linzi dan umbinya serta daun bunga api. Oh iya, ingat untuk tidak merusak bunganya saat kau memetik daun bunga api.
Itu akan mempengaruhi kualitas buah yang akan dihasilkannya nanti. Cukup itu saja, karena bahan yang lainnya sudah aku kumpulkan." ujar Ze.
"Apa yang ingin kau buat?" Tanya Hui tu penasaran mengetahui ada berbagai macam bahan obat tang dikumpulkan Ze.
"Hanya beberapa pil penyembuh tingkat tinggi termasuk pil regenerasi serta pil penguat roh saja." jawab ze
"Lalu untuk apa bunga ilusi itu?" tanya Hui tu melihat jika di tangan Ze ada beberapa tangkai bunga ilusi.
"Oh ini untuk bubuk halusinasi yang akan aku tujukan untuk Duo liu sia. Aku yakin sekali jika dia si gadis licik itu pasti akan hadir di tempat kompetisi berlangsung.
Aku ingin agar keluarga besar Duo terlebih anggota keluarga langsung dari ke 6 orang di hutan kala itu berfikir jika dirinya adalah penyebab hilangnya beberapa anggota keluarga Duo itu.
Aku sangat yakin jika mereka masih terus mencari anggota keluarga Duo yang hilang itu. Mengingat jika mereka semua itu adalah jenius di bidang kultivator." jawab Ze
"Wah gadis bodoh rupanya kau tidak terlalu bodoh juga." puji Hui tu
"Berhenti memanggilku gadis bodoh." seru Ze kesal
"Kenapa harus berhenti huh kau memang gadis bodoh bagiku." jawab Hui tu
__ADS_1
"Terserah kau sajalah." pasrah Ze akhirnya.
"Setelah katak ajaib itu lenyap kau harus baik-baik jaga diri. Karena api sejati yang kau gunakan adalah milikku, maka hewan dan serangga ajaib yang berhasil dibakar olehnya akan menjadi gelombang energi untuk diriku ini.
Itu berguna untuk meningkatkan kekuatanku hingga nanti dapat keluar dari segel telur ini. Aku akan langsung melakukan tapa setelah katak ajaib itu berhasil diserap oleh api sejati.
Sama seperti serangga ajaib milik para pengikut iblis di desa youshan kemarin." jelas Hui tu
"Oh itu alasan kau terdiam selama sehari semalam kemarin?" tanya Ze
"Iya kau benar untuk itu. Tapi, kali ini berbeda karena tapa yang aku jalani kali ini akan berlangsung jauh lebih lama dari tapa kemarin." jawab Hui tu ragu-ragu
"Mengapa bisa demikian?" tanya Ze penasaran
"Itu bisa terjadi Karena, katak ajaib milik keluarga Duo musuhmu ini adalah hewan ajaib tingkat tinggi yang juga biasa disebut hewan suci. Katak ajaib ini memiliki energi yang jauh lebih besar dari energi yang dihasilkan serangga dari desa Yousahan kemarin." jelas Hui tu
"Oh lalu berapa lama kau akan tertidur kali ini?" tanya Ze
"Ceh, dasar kau sungguh gadis yang bodoh." kesal Hui tu
"Kenapa kau marah, apa ada yang salah dari pertanyaanku?" tanya Ze bingung
"Lalu apa bedanya antara tidur dan tapamu itu huh? Kau tetap sama saja tidak bersuara dan tak ada tanda-tanda keberadaanmu itu." tanya Ze lagi
"Dasar gadis bodoh tentu berbeda. Kalau aku tertidur saat aku bangun tak akan ada yang berubah dari saat sebelum aku tertidur. Tapi, saat aku melakukan tapa saat aku terbangun aku akan mendapatkan sebuah pencapaian dan kemampuan baru untuk bisa lebih kuat dan perlahan aku akan merusak segel telur ini." jelas Hui tu
"Ha ha ha ha" Ze tertawa terbahak-bahak mendengar nada ketus Hui tu
"Mengapa kau malah tertawa aku sedang serius huh?" tanya Hui tu
"Baiklah baiklah aku menyerah kau benar. Aku hanya sedang menggodamu karena kau terdengar tidak bersemangat." jawab Ze
"Kau harus ingat baik-baik untuk menjaga diri. Aku merasa ada yang salah yang akan terjadi. Kau harus usahakan selalu di dekat salah satu dari ayah, guru atau budak cintamu itu. jangan sampai kau sendirian saja saat aku bertapa oke?" ucap Hui tu memperingati Ze
"Budak cinta?" tanya Ze bingung
"Iya budak cinta, kekasihmu yang telah menjadi calon suamimu itu lebih seperti budak darimu karena cintanya itu. Dia selalu mendukungmu baik kau salah atau benar. Dia seperti benalu yang selalu melengket pada dirimu dan lelaki mana yang suka melihat gadisnya berlaku sadis?
__ADS_1
Kekasihmu itu bukannya menegur dan melarangmu saat kau berbuat sadis malah menontonmu dengan senyum manis.
Tentu saja siapa saja yang melihat itu akan menyebutnya budak cinta. Bahkan, kedua pengawal kalian dan adik seperguruan kekasihmu yang juga selalu menempel pada kalian itu sering menyebutnya budak cinta dalam hati." jelas Hui tu.
"Oh baiklah aku paham" jawab Ze
"Ingat untuk hati-hati oke?" tanya Hui tu dengan nada tegas.
"Baiklah kakek Hui tu yang paling baik dan hebat." jawab Ze
"Aku serius Ze." seru Hui tu
"Iya aku tau aku akan jaga diri baik-baik. kau baik -baik saja bertapa jangan sampai kehilangan fokus dan tapamu bisa kacau" jawab Ze serius
"Baik kau harus...."
"Iya Hui tu aku akan selalu hati-hati dan akan selalu menempel pada ayah, guru dan Jin hu." jawab Ze memotong kalimat Hui tu
"Tu tu tu" Cece datang membawa apa yang dibutuhkan Ze di sulur sulurnya.
"Terima kasih Ceceku." Seru Ze lalu mengambil semua yang diberikan Cece
"Aku akan meracik beberapa pil obat tingkat tinggi dan juga racun berkadar kuat dan sangat kuat untuk berjaga-jaga atas segala kemungkinan yang bisa saja terjadi nantinya." ucap Ze
"Hm lakukanlah segera. Aku takut nanti ada orang lain yang akan datang dan batu dimensimu akan ketahuan." jawab Hui tu
"Oh iya. kau harus jaga jarak dan mewaspadai pria bernama Li gui itu. Dia sedang mengatur rencana buruk untuk kau dan Jin hu agar berpisah." peringat Hui tu
"Iya kakek juga sudah memperingatiku tentangnya." jawab Ze
jangan lupa Vote like dan komennya untuk dukungan buat authorπ
selamat membaca dan semoga harimu menyenangkan
terima kasih
author
__ADS_1
πππππ