
sue han tou terjatuh ke tanah karena merasa sesak dalam dadanya yang ternyata suara keras dari anak king pheonix milik ze tadi telah memutuskan kontrak hewan roh dan majikan dari sue han tou dengan king wolf.
"Tidak tidak mungkin....!" serunya terbelalak tak percaya jika dia tak lagi memiliki ikatan dengan king wolf.
"Bagaimana mungkin ini bisa terjadi?" gumamnya masih tak percaya
"Kau selalu menyiksa hewan roh milikmu itu maka aku sebagai calon pemimpin dari seluruh hewan roh itu memutuskan kontrak kalian." suara itu berasal dari anak king pheonix tadi mengejutkan semua yang ada termasuk ze yang baru saja terbangun dari tidurnya itu.
"Apa aku tak salah dengar jika poci berbicara bahasa manusia dengan lancar? Atau jangan jangan aku masih bermimpi saat ini?" gumam ze heran.
"ka kau hanya se ekor a anak a yam bagai mana kau bisa me men jadi pemimpin me reka?" tolak sue han tou tak percaya
"heh kau yakin jika aku hanya se ekor anak ayam?" tanya poci nama pemberian ze karena ukuran dan bentuknya yang imut.
"maksud kau apa?" tanya sue han tou balik
"sring" poci berubah menjadi hewan yang sangat indah berwarna emas tampak sangat anggun dengan aura yang sangat kuat membuat seluruh hewan roh di sekitar tertunduk takut bahkan horse dragon fly ikut tertunduk.
"Kau king pheonix?" tanya sue han tou kaget sambil mengucek matanya tak percaya dengan penglihatannya saat ini.
"ya. ini keberuntunganmu bisa melihat aku sebelum ajalmu tiba." ucap poci
__ADS_1
Sue han tou gemetar ketakutan mendengar ancaman poci. Dia tau betul kemampuan king pheonix yang sudah berwarna emas sangat sangat dahsyat.
sedang untuk ke 4 keponakannya hanya mampu terdiam ketakutan tak berani bergerak dan bersuara lagi melihat sang paman gemetar ketakutan.
"Ma maafkan aku. ja jangan bu nuh aku." ucap sue han tuo berlutut memohon ampun dengan wajah pucat pasih dan keringat membanjiri tubuhnya
"Maaf heh? kau menyiksa hewan roh yang kau dapat bahkan bukan dari usahamu sendiri dan yang paling fatal kau menghina tuan dari king pheonix ini." ucap poci dengan nada tinggi
"Tu tuan?" beo sue han tou tak percaya jika ada orang seberuntung itu dapat memiliki seekor king pheonix sebagai hewan rohnya.
"Iya tuan dari aku yang sedang terluka di sana" ucap poci membuat ke 5 anggota keluarga sue itu terbelalak tak percaya.
"Kakak ipar sungguh seorang yang sangat di berkahi oleh dewa keberuntungan sehingga selalu memiliki yang terbaik di sisinya. kakak ke 2 sungguh tak salah memilih istri." batin Rui huo nan
"putri ze memang selalu memiliki sejuta rahasia yang bisa menjadi kejutan besar saat terungkap. Aku merasa beruntung memiliki tuan sepertinya yang sangat hebat, beruntung dan dermawan ini." batin liu yu sambil melihat ze dan poci bergantian
"sungguh pilihan tuan jin hu selalu yang terbaik termasuk dalam memilih gadis. putri ze ini satu dari sejuta gadis terspesial di dunia ini. Dia licik tapi pandai, dia kejam tapi dermawan dan tentunya sangat cantik. aku merasa beruntung berada dalam satu perahu dengannya." batin wen yuan
"ti tidak mungkin dia. Dia hanya gadis lemah tak berguna." ucap yue er tak percaya
"tutup mulut busukmu itu keponakan pembawa s**l. jika bukan karena kau dan saudara saudaramu aku tak akan terpuruk seperti ini.
__ADS_1
Akan ku beri kalian pelajaran nanti." bentak sue han tou geram pada keponakannya yang masih saja berani menghina ze di saat king pheonix menyebutnya tuan.
"Heh menghukum kah? itu tak akn sempat karena ini terakhir kali kau bisa menghirup udara bersama mereka." ucap poci
"king wolf balaskan dendammu pada mereka saat ini juga." ucap poci
"auuu auuuu auuu" suara king wolf memberi perintah pada kawanannya dan menyerang ke 5 orang itu
"jangan....!"
"akh tolo....ng janga....n"
Suara teriakan mereka meminta tolong saat tubuh mereka di cabik cabik oleh kawanan serigala itu.
Sedang ze, jin hu, rui huo nan, wen yuan dan liu yu bahkan poci dan ceri emas hanya jadi penonton kejadian mengerikan yang menimpa anggota keluarga sue itu.
Setelah selesai membalas dendam dan menyantap tubuh ke 5 orang itu king wolf berterima kasih pada poci.
"Tak perlu berterima kasih. Tuan bolehkah aku minta air suci milikmu untuk mereka menyembuhkan luka?" tanya poci pada ze dan ze mengangguk setuju.
poci memberi air suci pada kawanan serigala itu dan mereka menunduk di hadapan ze.
__ADS_1