
Setelah puas memberi hukuman pada ke 9 orang itu ze dan yang kain pamit pada kepala desa dan para penduduk agar dapat melanjutkan perjalanan mereka.
Para penduduk meminta mereka untuk tinggal sementara agar dapat berterimakasih dengan car lebih baik namun ze menolaknya.
Dan saat ini mereka telah sampai di sebuah desa yang lumayan ramai penduduknya.
"Sayang aku lapar" ucap ze manja pada jin hu
"Hm sabar kita sudah di Desa lou han kita cari tempat menginap sekalian." ucap jin hu dan ze kembali masuk bersandar dalam pelukan jin hu.
"Tuan kita telah sampai di penginapan." lapor wen yuan
"Hm segera pesan makanan untuk putri dan kita. biar aku yang memesan kamarnya saja." jawab jin hu
"Ayo sayang kita turun dan masuk ke dalam memesan kamar agar dapat membersihkan diri dan istirahat segera setelah makan." ajak jin hu
"Aku ingin memesan 5 kamar" ucap ze pada pemilik penginapan yang datang menyapa mereka.
"Maafkan kami nyonya tapi kami hanya tersisa 3 kamar saja." ucap sang pemilik menyesal.
"Tak apa kami ambil saja." jawab jin hu
"kita sudah pernah tinggal sekamar bahkan saat kita tak memiliki hubungan. saat ini aku kekasihmu dan aku tak akan melakukan hal yang melewati batas sebelum menikahimu oke" bisik jin hu sebelum ze sempat protes.
"Tuan makanan telah siap tapi di sini tak ada ruang terpisah untuk makan. mereka tak menyediakan kamar makan." lapor wen yuan
__ADS_1
"Hm bukan masalah" jawab jin hu dan segera merangkul pinggang ze
"Ayo kita makan sayang bukankah kau telah sangat lapar?" ajak jin hu dan ze hanya menurut saja.
"Hm mengapa tak ada ikan bakar di sini?" tanya jin hu
"Tak apa aku juga ingin makan yang berbeda sesekali. Mereka sudah kelelahan mengurus penduduk desa youshan bukan?" ucap ze tersenyum pada jin hu
"Baiklah sayangku makanlah." ucap jin hu
"Putri ze lan bukan?" tanya seseorang mendekat pada meja mereka membuat ze mengernyit dan jin hu sudah memasang wajah tak suka.
"Kau siapa?" tanya ze balik
"Oh sungguh putri ze lan. Apakah kau melupakan aku? Aku li gui putra dari tuan gu." jawabnya
"oh bukankah kita sering bersama saat kita kecil dulu mengapa kau melupakan aku?" tanya li gui kecewa
"maaf tapi aku sungguh tak mengenalimu." jawab ze
"kau semakin cantik saja apakah bibi mei yin masih di kediaman An saat ini?" tanya li gui
"Sudah tidak lagi ibuku sudah di kediaman kakek saat ini." jawab ze
"oh sukurlah jika bibi sudah keluar dari keluarga menjijikkan itu." ucap li gui
__ADS_1
"lalu kau dan tian mo bagaimana? aku sudah lama berguru di luar dan baru kembali jadi tak tau apapun kabar mengenaimu lagi." tanya li gui
"pertunangan kami telah di putuskan segera oleh mentri wei saat ibu bercerai." jawab ze santai
"oh bagus maka aku tak perlu melakukan apapun untuk merebutmu dari tunanganmu karena kau telah lepas dari hubungan itu." ucap li gui dengan semangat
"Maksudmu apa dengan merebut?" tanya ze
"Aku berguru untuk lebih kuat agar dapat memilikimu. Aku suka padamu." ucap li gui tiba tiba membuat jin hu sangat marah sedang ze tersedak makanannya.
"uhuk uhuk uhuk" ze terbatuk
"Sayang hati hati. minum ini dulu" ucap jin hu membantu ze minum dari gelas miliknya.
li gui mengernyit tak suka mendengar kata sayang keluar dari mulut jin hu pada ze.
"jangan bebicara sambil makan tak akan baik karena kau bisa tersedak lagi." ucap jin hu
"Hm terima kasih sayang." jawab ze membuat wajah li gui semakin menggelap karena tak suka.
jangan lupa tetap dukung dengan vote like dan komennya
selamat membaca
terima kasih
__ADS_1
author