Pindah Dimensi Membalaskan Dendam Putri Yang Tertindas

Pindah Dimensi Membalaskan Dendam Putri Yang Tertindas
pertunjukan kasih sayang 2


__ADS_3

Setelah selesai memberikan Ze minum jin hu kembali ke tempat para saudara seperguruannya yang dia anggap pengganggu kali ini.


"Ada apa dengan mulut kalian itu huh? Hati hati membuka mulut jangan terlalu lebar seperti itu. bahkan sekelompok lebahpun bisa masuk bersarang di dalamnya." tegur jin hu melihat mereka semua masih diam terpaku dengan mulut masih setia menganga lebar.


Mereka tersadar dengan teguran dari jin hu dan segera ingin mencari tahu tentang identitas gadis yang dapat melelehkan gunung es itu dari mulut jin hu langsung.


"Kakak ke 2 siapakah gadis yang menjadi kakak ipar ke 2 kami itu?" tanya pangeran cou guo fan pangeran paling konyol di antara mereka.


"pletak" suara ketukan di kepala guo fan di hadiahi oleh jin hu.


"Aduh sakit kakak ke 2 apa salahku kenapa kau mengetuk kepalaku?" keluh guo fan


"Kau harus menjaga kata kata mu itu. Apa itu kakak ipar ke 2 memangnya aku punya berapa istri huh?


Dia hanya kakak ipar tanpa angka ke 1 ke 2 atau ke berapa. Aku tak akan memiliki wanita lain baik istri, selir ataupun gu**k selain ze.


Ingat itu atau aku akan mendapatkan masalah karena mulutmu itu. Kau tidak tahu jika dia itu bisa menjadi seekor singa jika sedang marah." omel jin hu membuat mereka kembali terheran heran dan liu sia semakin meradang.

__ADS_1


"Aku jadi ingin mengenal kakak ipar ini lebih jauh. Aku sungguh salut padanya yang bisa menaklukkan seorang tuan yang di kenal sangat angkuh dingin dan kejam dari istana atas awan ini." ucap Rui huo nan.


"Mengenal lebih jauh huh? jangan berani coba coba mendekati dirinya." tegur jin hu


"Hanya sebatas sebagai kakak ipar saja tak lebih dari itu. (jin hu menatap tajam padanya) oke aku menyerah. Siapa nama dari kakak ipar kami?" tanya Rui huo nan.


"Dia cucu dari Tuan shi jeong nam namanya ze lan." jawab jin hu


"Kak jin hu bukankah itu putri dari keluarga An yang terkenal dengan putri tanpa bakat dan seorang sampah?" tanya liu sia terlihat memasang wajah prihatin namun tersenyum dalam hati.


"Jaga ucapanmu itu adik ke 6 jika tidak aku tak akan memandang hubungan persaudaraan kita lagi." geram jin hu


"Adik ke 6 hanya mengatakan apa yang sebenarnya kenapa kau marah?" bentak lei duan si emosi melihat gadis pujaannya menangis.


"kakak pertama jangan marah pada kak jin hu." ucap liu sia


"Berhenti memanggilku seperti itu. sudah aku katakan padamu panggil aku seperti mereka (kakak ke 2) atau gunakan panggilan orang asing (yang mulia tuan) padaku." tegur jin hu tak perduli tangisan liu sia.

__ADS_1


"Dia adalah gadis yang baru mengenalmu tapi bisa memanggilmu se akrab itu. tapi, kenapa aku yang telah lama mengenal dan mendampingimu kenapa justru tak bisa?" jerit liu sia tak bisa lagi menahan emosinya.


"Apa yang membuat kamar ini menjadi ajang debat huh?" gerutu ze tiba tiba membuat semua orang mengalihkan perhatian mereka pada keberadaannya.


"Sayang kau terganggu ya maafkan aku karena emosi sehingga lupa jika kau sedang tertidur." sesal jin hu yang lupa untuk tak mengganggu tidur ze.


"Kak jin jin aku lapar." keluh ze.


Mendengar panggilan manja zevpadanya membuat jin hu bahagia hingga senyum manis tersungging di bibirnya.


"Oh kau sudah lapar ya? Kak jin jinmu ini telah memesankan sarapan untukmu mungkin sebentar lagi akan datang. Duduklah dulu di sini." ucap jin hu lemah lembut dengan tatapan penuh cintanya itu.


Membuat mereka yang hadir takjub dengan perubahan mod yang sangat mudah dari emosi menggebu gebu jin hu menjadi tersenyum gembira.


Serta perbedaan perlakuan jin hu pada liu sia dan ze. Dari yang arogan menjadi lemah lembut penuh cinta.


Sedangkan liu sia jangan di tanya lagi api cemburu tengah membakar habis hatinya membuatnya ingin menerkam dan memaki ze saat itu juga.

__ADS_1


Ze duduk di sebelah jin hu dan menyandarkan tubuhnya di dada jin hu. membuat yang hadir sungguh berkali kali kagum melihat jin hu bukannya jijik dan marah malah senang menerima perlakuan manja dari gadis imut di depan mereka.


__ADS_2