Pindah Dimensi Membalaskan Dendam Putri Yang Tertindas

Pindah Dimensi Membalaskan Dendam Putri Yang Tertindas
Rencana untuk Yuo fan


__ADS_3

"Aku tidak menyangka bahkan Yuo fan yang masih kecil sangat pandai berpura-pura lugu dan sangat perduli padaku hingga tidak ingin berpisah dariku. Tapi, ternyata itu hanya akal bulus mereka agar selalu dapat mengawasi setiap gerakanku. Serta dapat mencegah aku menyembuhkan Rong yuo putraku dan semua itu hanya demi tahta." ucap Raj Ruo lagi.


Dari raut wajah dan matanya Ze dapat menangkap kekecewaan. Ze paham betul bagaimana Raja Ruo sangat kecewa pada putra keduanya yang dia sayangi itu.


"Harta dan tahta memang sering membuat orang buta hati. Bahkan bisa membuat orang yang berhadapan dengan perebutan tahta dan harta mampu membunuh saudara kandung yang selalu bersamanya sedari kecil." ucap Ze.


"Ya aku tahu bahkan sangat tahu akan hal itu. Karena, ayahku yang merupakan Raja sebelum aku harus membunuh 3 saudaranya agar dapat menduduki tahtanya sebagai Raja.


Saat telah menikah beliau berfikir akan sangat menyakitkan jika dia berada pada posisi ayah dan ibunya yang berduka karena kehilangan anak-anaknya karena perebutan tahta. Sehingga beliau tidak ingin memiliki putra lain selain putra pertamanya yaitu aku.


Tidak aku sangka, karma dari ayahku menurun kepadaku saat ini. Ayahku bisa terhindar karena dia menghabisi anaknya sendiri yang masih bayi jika berjenis kelamin laki-laki.


Meninggalkan aku seorang diri sebagai kandidat tunggal yang dapat menduduki tahta menggantikan dirinya." jelas Raja Ruo.


"Sungguh tahta dan kekuasaan telah menguasai fikirannya dan menutup mata hatinya." ucap Ze.


"Maaf Yang mulia. Aku..." ucap menyesal Ze karena menilai buruk ayah dari Raja Ruo di depan Raja Ruo langsung. Namun Raja Ruo memotong kalimat penyesalan Ze.


"Tidak apa-apa, Putri memang benar tentang ayahku itu." saut Raja Ruo membenarkan pernyataan Ze tadi tentang ayahnya.


"Ya memang benar bagi ayahku kekuasaan adalah di atas segala-galanya. Bahkan dia sampai memaksa aku mengangkat putri dari Raja Hong sebagai selir dan tega memberi aku ancaman bahwa dia akan membunuh istri dan juga putraku Rong yuo yang masih anak-anak jika aku menolak menerima putri dari Raja Hong sebagai selir kala itu." jelas Raja Ruo membuat Ze tercengang mendapati penjelasan Raja Ruo tentang seberapa tega ayahnya.


"Bahkan harimau tidak akan memakan anaknya sendiri." ucap spontan Ze.

__ADS_1


"Ya harimau bahkan lebih mulia sebagai orang tua jika dibandingkan dengan orang tuaku." saut Raja Ruo membenarkan.


"Itu semua semata-mata karena beliau takut kehilangan tahta dan kekuasaan yang beliau miliki selama ini dengan cara licik itu di tangan para pemberontak yang ternyata adalah perbuatan Raja Hong sendiri untuk menekan kami." Jelas Raja Ruo.


"Maaf aku menilai buruk ayah Yang mulia tapi, aku sungguh tidak menyangka ada orang tua dengan moral serendah itu mengorbankan anak mereka demi tahta bahkan tega mengancam nyawa cucunya sendiri." ucap Ze.


"Tidak apa putri karena aku pun menilai sama moral orang tuaku." saut Raja Ruo.


"Apa yang Guru dan Ze bicarakan hingga begitu serius?" tanya Jin hu tiba-tiba yang baru keluar dari dalam ruangan tempat dia tertidur tadi.


"Bukan apa-apa. Kami hanya tidak menyangka dari hasil introgasi kami pada pria bernama Xi an tadi yang ternyata adalah pengawal gelap pangeran Yuo fan, ternyata pangeran Yuo fan kecil juga ikut andil pada penyerangan terhadap pangeran Rong yuo beberapa kali." jawab Ze dan Jin hu terbelalak tidak percaya dengan pernyataan dari Ze itu.


Selama Jin hu berguru dengan Raja Ruo di kerajaan api penyucian itu, dia begitu akrab dengan Yuo fan dan menyayangi Yuo fan seperti adik kadingnya sendiri. Yuo fan terlihat seperti anak polos bagi Jin hu. Membuat Jin hu tidak percaya jika Yuo fan ternyata memiliki otak dan hati picik yang akan tega berbuat curang dan kejam kepada pangeran Rong yuo yang sebenarnya adalah kakaknya.


"Ya itu memang benar. Aku pun ingin menolak untuk percaya tapi, aku mendengarnya langsung dari pria bernama Xi an yang merupakan pengawal rahasia dari Yuo fan yang dia utus menyerang Rong yuo. Yang lebih tidak mungkin salah berita karena dia dalam pengaruh pil kejujuran milik putri Ze." jawab Raja Ruo dengan nada begitu rendah.


"Pangeran Yuo fan tidak sepenuhnya bersalah dalam hal ini menurutku. Dia hanya termakan hasutan dari ibu dan kakeknya yang serakah itu. Pangeran Yuo fan masih seperti kertas putih yang kosong. Warna apa yang akan tertoreh di atasnya tergantung dari tinta yang menyentuhnya." ucap Ze.


"Apakah masih ada jalan untuk menariknya dari pemahaman salahnya terhadap kakaknya? Sedangkan dia sudah diliputi rasa benci dan keinginan menduduki tahta." ucap Raja Ruo ragu.


"Tentu masih bisa." ucap Ze yakin membuat Raja Ruo dan Jin hu menatap Ze penuh tanya.


"Pangeran Yuo fan masih sangat mudah di pengaruhi dan di ubah pemahamannya tentang segala hal. Kita hanya perlu menjauhkan dia dari pengaruh buruk di sekitarnya termasuk dari para pengawal gelap yang bisa menghubungkan dia dengan pengaruh buruk itu." jelas Ze.

__ADS_1


"Caranya?" tanya Jin hu dan Raja Ruo bersamaan.


"Kita culik pangeran Yuo fan." jawab Ze.


"Culik Yuo fan?" tanya Jin hu dan Raja Ruo tidak yakin dengan apa yang baru saja dia dengar.


"Ya setelah itu kita akan mengirimnya ke tempat yang tidak akan di temukan oleh permaisuri dan ayahnya. Di sana kita akan perlahan merubah pandangan dan pola fikirnya. Aku yakin jika tidak ada hasutan dari ibunya yang serakah itu, pangeran Yuo fan tetaplah akan menjadi anak kecil polos yang hanya tahu bermain dan bergurau." Jelas Ze.


"Aku setuju dengan usulan Ze ini." ucap Jin hu.


"Bagaimana kita menculiknya tanpa ketahuan? Sedangkan Raja Hong mengutus banyak pengawal gelap di sekitar Yuo fan siang dan malam." tanya Raja Ruo.


"Aku sebenarnya tahu tentang pengawal rahasia yang mengawal Yuo fan setiap saat itu. Tapi, aku tidak curiga dengan tujuan lain di balik itu. Aku hanya berfikir bahwa Raja Hong hanya terlalu khawatir pada cucu laki-laki satu-satunya yang dia miliki." sambungnya menjelaskan.


"Bukankah kita memiliki Xi an dan Fu kin yang tentu tahu di mana saja tempat tersembunyi dari rekannya selama mengawasi pangeran Yuo fan. Kita bisa membuat seluruh pengawal tidak sadarkan diri dulu dan tentu membuat Xi an tidak sadarkan diri juga agar tidak dicurigai. Setelahnya kita akan menculik pangeran Yuo fan." jelas Ze.


"Yang mulia hanya perlu beristirahat di tempat Yang mulia lalu berpura-pura panik saat mendapat berita hilangnya pangeran Yuo fan. Sedangkan untuk mengatasi para pengawal itu tugas kak Jin hu. Aku yang akan mengurus pangeran Yuo fan dan menyembunyikan dia di tempat aman." jelas Ze.


Merasa jika apa yang di rencanakan Ze sudah sangat tepat Jin hu dan Raja Ruo mengangguk setuju saja.


Jangan lupa tetap dukung Author dengan aksi si Ze dengan terus memberi


Vote like dan komen.

__ADS_1


__ADS_2