Pindah Dimensi Membalaskan Dendam Putri Yang Tertindas

Pindah Dimensi Membalaskan Dendam Putri Yang Tertindas
Kembali menyingkirkan gulma


__ADS_3

"Tentu kami akan berusaha semampu kami. Kondisi pangeran Rong yuo adalah yang terpenting bagi kami saat ini." ucap Ze dengan nada suara yang juga dikeraskan.


Mereka sengaja membuat diri mereka menjadi target utama dari permaisuri agar Raja Ruo dapat melakukan tugas baru untuknya.


Flash back on


Raja Ruo kembali ke dalam bangunan tempat Ze dengan yang lain berada saat ini dengan alasan cemas pada Rong yuo agar permaisuri dan yang lain tidak akan curiga. Mereka semua membahas tentang bagaimana langkah selanjutnya yang akan mereka lakukan setelah kematian mentri Qin.


"Aku fikir untuk beberapa orang bawahan dari mentri Qin dapat kita singkirkan di tempat saja." ucap Ze.


"Bukankah hanya sisa dua orang saja karena tuan Xen tidak terlibat dalam kerja sama dengan Raja Hong? " lanjut Ze bertanya.


"Hm memang benar yang putri katakan hanya sisa dua orang yang harus disingkirkan dari bawahan langsung mendiang mentri Qin. Mereka juga tidak memiliki latar yang terlalu tinggi juga kemampuan yang mereka miliki biasa saja.


Yang perlu kita lakukan adalah mengalihkan perhatian dari orang-orang suruhan Raja Hong dan putrinya itu agar tidak curiga dengan langkah kita. Tapi, bagaimana cara untuk membuat mereka tidak memperhatikan setiap langkah kita menyingkirkan dua orang itu? " tanya Raja Ruo.


"Bukankah kita akan pergi membawa pangeran Yuo fan ke tempat permaisuri pertama berada saat ini?


Kita bisa membuat alasan jika kita akan pergi untuk mendapatkan bahan-bahan untuk memulihkan kondisi pangeran Rong yuo.


Bukankah mereka sangat tidak ingin jika pangeran Rong yuo pulih? Tentu fokus mereka setelah ini hanya akan mereka tujukan pada kita saja jika mereka tahu kita akan memulihkan pangeran Rong yuo.


Saat itu terjadi Yang mulia bisa mulai menyingkirkan satu per satu dari mereka yang tersisa di sini." jelas Ze.


"Bagaimana cara untuk membuat mereka tahu jika kalian akan pergi mencari obat untuk memulihkan Rong yuo? " tanya Raja Ruo.


"Setelah ini kami akan menghadap pada guru dan kami akan berpura-pura berpamitan pada guru untuk pergi mencari bahan-bahan obat untuk memulihkan kondisi pangeran Rong yuo.


Tentu mereka akan mencuri dengar apa yang kita bicarakan nanti. Setelah mendengar rencana untuk memulihkan kondisi pangeran Rong yuo, tentu mereka tidak akan tinggal diam dan akan menjadikan kami target utama mereka.


Saat itu terjadi, guru harus segera menangani satu per satu dari mereka yang tersisa. Dua hari dari sekarang, kita akan berjumpa di desa Guoin untuk menyingkirkan semua pemberontak yang bersembunyi di dalam hutan." jelas Jin hu.

__ADS_1


"Plok plok plok. "


"Hebat...! " Seru Raja Ruo menatap takjub pada mereka berdua sambil bertepuk tangan.


"kalian berdua sungguh pasangan yang luar biasa hebat." Puji Raja Ruo.


"Baiklah kita akan lakukan sesuai dengan cara yang kalian berdua rancang saja. Aku akan kembali ke tempatku sekarang. Aku akan menunggu kalian di aula utama agar semua pencuri dengar itu dapat mendengarkan apa yang kita bicarakan dan melaporkan semua pada atasan mereka." ucap Raja Ruo lalu bangkit dari duduknya.


"Baik guru..! " Saut Jin hu.


"Baik Yang mulia. " saut Ze.


Raja Ruo kembali ke tempatnya. Ze dan Jin hu kemudian pergi ke kamar pangeran Rong yuo untuk menemui Rong yuo dan Huo nan. Mereka sengaja menyuruh dua orang itu masuk ke dalam kamar agar tidak mendengarkan pembicaraan mereka dengan Raja Ruo.


Bukan karena mereka tidak dapat dipercaya untuk memegang rahasia. Hanya saja, Ze berpendapat bahwa semakin sedikit yang tahu maka akan semakin sukses rencana mereka terlaksana.


Sampai di dalam kamar pangeran Rong yuo, ternyata mereka berdua sedang asik berbicara entah apa yang mereka berdua bicarakan.


"Kakak kedua, kakak ipar, kalian di sini? " tanya Huo nan membuat Ze memutar matanya jengah.


"Ada apa? Apakah ada yang kalian ingin sampaikan kepada kami? " tanya pangeran Rong yuo.


"Ya... kami akan pergi selama beberapa hari. Sebaiknya selama kami pergi kalian jangan keluar dari tempat ini. Ular api akan menjaga kalian di luar dan jendela yang ada di sini tidak akan dapat dimasuki oleh siapa pun. Tempat ini adalah yang teraman untuk kalian terutama anda pangeran." jelas Ze.


"Tenang saja karena sebentar lagi pangeran akan dapat keluar dari tempat ini sesuka hati pangeran. Jadi bersabarlah untuk beberapa saat lagi." ucap Ze saat melihat wajah sendu dari pangeran Rong yuo.


"Sungguh?" tanya pangeran Rong yuo penuh semangat.


"Ya maka bersabarlah. " Jawab Ze.


"Baik aku akan mendengarkan dan menurut semua ucapan putri Ze." saut pangeran Rong yuo semangat.

__ADS_1


"Kami harus segera pergi. Jaga diri baik-baik di sini. " ucap Jin hu.


Mereka berdua pergi dari sana dan berjalan menuju tempat yang diucapkan oleh Raja Ruo tadi pada mereka berdua. Setelah Ze dan Jin hu sampai Raja Ruo sengaja menyuruh semua orang yang ada di dalam sana keluar agar para pencuri dengar curiga dan segera dengan sigap menguping pembicaraan mereka.


"Oh kalian sudah di sini ayo masuk. " ajak Raja Ruo saat melihat Ze dan Jin hu di depan pintu.


"Baik guru! " saut Jin hu.


"Baik Yang mulia." saut Ze.


"Kalian semua keluar dari tempat ini. " ucap Raja Ruo pada semua pelayan dan Kasim yang berada di dalam ruangan itu.


Semua orang kecuali mereka bertiga keluar dari ruangan itu dan Jin hu mulai pamit pada Raja Ruo.


"Kami akan pergi membawa Yuo fan menemui permaisuri pertama." bisik Jin hu.


"Hati-hati di jalan dan segera kembali. Tentu Rong yuo sangat ingin segera pulih dari penyakit yang dia derita selama ini. Semoga kalian dapat menemukan ramuan yang sesuai untuk menyelamatkan Rong yuo." ucap Raja Ruo dengan suara yang sedikit lebih keras.


Flashback off


"Tentu kami akan berusaha semampu kami. Kondisi pangeran Rong yuo adalah yang terpenting bagi kami saat ini." ucap Ze dengan nada suara yang juga dikeraskan.


"Ya Rong yuo dan aku sangat berterima kasih jika nanti dia sungguh sudah pulih dan dapat kembali pada posisinya di Kerajaan." ucap Raja Ruo.


"Tentu setelah kami berhasil mendapatkan bahan terakhir yang kami butuhkan untuk membuat obat itu, maka sudah dapat dipastikan bahwa pangeran Rong yuo akan pulih sepenuhnya." Ucap Ze dan mereka berdua pergi dari tempat itu.


Hai para pembaca setia novel


Pindah dimensi membalaskan dendam putri yang tertindas


Jangan lupa untuk terus mendukung Author dalam membuat aksi dari Ze dan Jin hu dengan terus memberikan

__ADS_1


Vote, like dan komen kalian pada novel ini.


Salam hangat dari author, Ze dan Jin hu.


__ADS_2