Pindah Dimensi Membalaskan Dendam Putri Yang Tertindas

Pindah Dimensi Membalaskan Dendam Putri Yang Tertindas
senjata makan tuan 3


__ADS_3

Liu yu segera pergi saat menyadari bahwa kakak beradik itu hendak berpisah. Dia memilih untuk melaporkan apa yang dia dengar pada Ze.


Saat menjumpai Ze, Liu yu segera menceritakan semua apa yang dia dengar dan lihat saat membuntuti Hia ling.


"Jadi ini rencana gadis ular itu? Terus awasi dia dan saat dia mulai beraksi, pastikan untuk segera melapor padaku." ucap Ze.


"Baik putri." Saut Liu yu.


"Tapi, mengapa kita tidak melaporkan ini kepada Tuan Jin hu saja?" tanya Liu yu.


"Tidak akan seru jika kita melakukan itu." Jawab Ze.


"Kak Jin hu akan percaya apapun yang akan aku katakan. Tapi, penduduk istana atas awan akan berpikir lain. Tidak baik mengungkapkan segala sesuatu tanpa bukti yang jelas. Kita akan membongkar kedok mereka sambil membuat mereka memakan umpan mereka sendiri."jelas Ze membuat Liu yu mengangguk paham.


"Sekali tepuk dua lalat mudah bukan?" ucap Ze lagi.


Liu yu merinding melihat tuannya itu tersenyum devil lagi. Dia paham betul dengan senyuman itu. Hidup seseorang akan kacau bahkan akan berakhir jika Ze sudah memunculkan senyuman itu.

__ADS_1


"Bodoh kau harus bertanya lagi Liu yu. Mengapa kau bisa lupa kalau tuan putri ini tidak pernah membiarkan musuhnya menghadapi hukuman ringan. Dia akan membuat musuhnya menyesal beratus kali saat akhirnya dia bertindak." batin Liu yu.


Pada saat malam Hia ling berbicara dengan kakak dan calon kakak iparnya, Liu yu juga sedang mengamati dan mendengarkan perbincangan mereka.


Liu yu melihat Hia ling berjalan ke arah dapur istana setelah selesai mengatur rencana dan segera mengikutinya secara diam-diam. Liu yu segera bersembunyi saat Hia ling merasakan sedang dibuntuti.


"Dia sungguh melakukan hal kotor seperti ini untuk menyingkirkan putri. Dia masih dapat tersenyum tapi besok, aku tidak yakin apa yang akan terjadi padanya." gumam Liu yu.


Saat Hia ling pergi, Liu yu menaburkan tanah pada makanan dan minuman Ze lalu segera bersembunyi saat seorang pelayan datang.


"Ya Dewi! Ada apa dengan makanan Tuan putri Jin ini? Gia tu segera ganti makanan untuk tuan putri Jin." seru wanita tua yang pertama melihat makanan Ze.


Liu yu segera pergi melaporkan semua tentang kelakuan Hia ling pada Ze saat semua orang di dalam dapur sudah kembali sibuk.


"Kau berjaga di depan gudang yang mereka maksud itu saja. Sisanya biar aku yang menanganinya." Ucap Ze


"Jangan lupa untuk membawakan aku sebuah jubah saat kau menunggu aku di sana." tambah Ze.

__ADS_1


"Baik putri." saut Liu yu dan dia segera pergi menjalankan tugasnya.


Flashback off


Liu yu segera memberikan jubah pada Ze yang segera Ze kenakan. Dia berjalan menjauh dari gudang menuju arah lain. Ze melakukan itu untuk mengecoh rekan se komplotan dari Hia ling.


"Hia ling sudah keluar dari gudang dengan aman. Ayo kita kembali bersenang-senang saja." ucap kakak Hia ling saat melihat Ze pergi.


Ze yang menggunakan jubah dia kira adalah adiknya sehingga dia sudah merasa aman untuk kembali ke kerumunan orang yang masih asik bercengkrama.


Ze mengambil jalan memutar untuk kembali ke tempatnya dan memilih untuk masuk melalui jendela kamarnya.


"Siapa kamu....!" seru seseorang yang ternyata adalah Mei yin.


Mei yin sedang membantu membersihkan dan merapihkan kamar Ze karena dia tahu betul kalau saat ini Sie li yang merupakan pelayan pribadi Ze tengah sibuk mengurus Wen yuan.


Sedangkan Ze dan Jin hu tidak suka ada orang lain yang memasuki ruangan itu. Dia terkejut melihat seseorang masuk dari jendela kamar putrinya terlebih orang itu menggunakan jubah untuk menutupi jati dirinya.

__ADS_1


"Tenang ibu, ini aku Ze, putrimu." ucap Ze sambil cepat menutup jendela kamarnya dan membuka jubahnya."jangan lupa untuk tetap semangat memberikan dukungan kalian untuk Ze dan yang lain ✌


__ADS_2