Pindah Dimensi Membalaskan Dendam Putri Yang Tertindas

Pindah Dimensi Membalaskan Dendam Putri Yang Tertindas
Hukuman untuk Hia ling 2


__ADS_3

Semua orang saling pandang dan mengangguk bersamaan menanggapi saran dari Ze.


Mao tian sudah menegang saat mendengar saran Ze. Pasalnya, beberapa hari sebelum itu dia dan calon istrinya sendiri yang keluar untuk membeli obat bius tersebut.


Karena tidak ingin ada lebih banyak yang tahu tentang rencana mereka, Mao tian memilih untuk pergi sendiri ke tempat kerabat calon istrinya itu untuk mengambil obat bius untuk membantu rencana adiknya.


"Tunggu apa lagi? Segera laksanakan apa yang tuan putri Jin katakan tadi." ucap Jin hu.


"Baik yang mulia." ucap panglima besar lalu melangkah keluar dari ruangan bersama dengan beberapa orang anak buahnya.


Saat mereka sudah akan keluar Ze kembali membuka suara membuat panglima besar dengan anak buahnya menghentikan langkah mereka.


"Mengapa harus merepotkan panglima besar untuk tugas yang sangat mudah? Karena jalan keluar dan masuk wilayah negri atas awan ini hanya satu, kenapa tidak memanggil orang-orang yang bertugas berjaga selama seminggu ini untuk membawa catatan mereka tentang siapa saja yang telah keluar dan masuk ke dalam wilayah ini selama seminggu." ucap Ze.


"Tapi, bukankah dalam seminggu itu akan banyak orang yang keluar dan masuk?" tanya seorang dari jejeran tetua.


"Bukankah ada laporan kemana dan dari mana mereka serta apa tujuan mereka keluar? Kita sisihkan saja orang yang memang selalu keluar dengan tujuan usaha. bawa semua yang jarang keluar dan keluar tanpa alasan yang jelas." ucap Ze.


Setelah cukup lama memeriksa, ada 5 orang yang dicurigai karena keluar dari istana atas awan tanpa alasan. Orang-orang itu termasuk Mao tian dan calon istrinya.

__ADS_1


Sidang ditunda hingga alibi masing-masing dari 5 orang itu selesai diselidiki. Sedangkan untuk Hia ling dan pemuda itu di masukkan ke dalam penjara untuk sementara. Jika terbukti mereka di jebak maka hanya akan di nikahkan dan di bebaskan dari hukuman.


Tapi, jika mereka terbukti bersalah akan di keluarkan dari istana atas awan dan tidak diberikan akses untuk masuk kembali.


Setelah 3 hari penyelidikan, terbukti bahwa hanya Mao tian dan calon istrinya yang mengunjungi toko obat di luar sana.


"Mengapa seorang kakak ingin menjebak adiknya sendiri?" tanya seorang tetua.


"Mereka tentu bukan untuk menjebak Hia ling. Rencana mereka sudah cukup matang namun tidak cukup untuk menjebak aku." ucap Ze.


"Maksudnya, mereka ingin menjebak kamu agar tidur dengan pemuda itu?" tanya Jin hu dengan wajah mengeras ingin sekali dia mencincang habis tubuh orang-orang yang berniat menyakiti bahkan merusak reputasi calon istrinya itu.


"Tidak, tidak jangan Yang Mulia. Tolong kasihani kami.....!" seru Mao tian dan dua orang yang dihukum mati itu.


Jin hu tidak menggubris ucapan permohonan ketiganya. Jin hu membawa Ze keluar dengan langkah cepat. Mereka melangkah keluar hingga sampai di taman belakang istana.


Jin hu memeluk erat Ze untuk mengurangi kegusaran hatinya. Dapat Ze rasa tubuh Jin hu yang bergetar entah karena menahan emosi atau apa.


"Maaf." kata itu yang pertama keluar dari mulut Jin hu setelah hening beberapa saat.

__ADS_1


"Mengapa kau meminta maaf? Kau tidak memiliki salah." tanya Ze.


"Aku gagal lagi menjadi pelindung untukmu. Jika kau tidak pandai, mungkin aku.... "


"Itu bukan salahmu, aku yang tidak memberi tahu tentang rencana mereka padamu." ucap Ze memotong pernyataan Jin hu.


"Tapi jika bukan karena..... " ucapan Jin hu yang terdengar begitu lirih terpotong karena Ze mengecup bibir Jin hu agar berhenti menyalahkan dirinya.


"Sudah cukup, berhenti untuk menyalahkan dirimu." ucap Ze.


"Belum cukup." ucap Jin hu yang sudah mampu tersenyum akibat tindakan Ze yang mengecup tiba-tiba bibirnya.


"Apa yang belum cukup?" tanya Ze bingung.


"Ini yang belum cukup." ucap Jin hu lalu mencium bibir Ze.


Tidak hanya sekedar mencium, Jin hu bahkan ******* lembut bibir calon istrinya yang selalu membuat dirinya mabuk dan selalu ingin merasakannya terus menerus.


Jangan lupa untuk tetap semangat memberikan dukungan kalian pada Ze dan yang lain ✌

__ADS_1


__ADS_2