Pindah Dimensi Membalaskan Dendam Putri Yang Tertindas

Pindah Dimensi Membalaskan Dendam Putri Yang Tertindas
Menyelamatkan penduduk desa youshan


__ADS_3

Saat merasa jika sudah aman untuk menyerang serangga iblis itu ze hendak melakukan aksinya namun hui tu mencegahnya.


"Jangan dulu" cegah hui tu


"Ada apa kenapa tidak sekarang?" tanya ze bingung


"kalau kau menyerang sekarang bisa saja tak mengenai serangga itu. Kesempatanmu hanya 1 x saja. jika kau gagal serangga itu bisa kabur dan rencana kita gagal." jelas hui tu


"lalu kita harus bagaimana?" tanya ze


"tunggu saja karena sesekali serangga itu akan keluar untuk makanannya itu. Saat kepalanya muncul langsung serang dengan api sejati di cincinmu itu." jelas hui tu


"Baiklah" ucap ze


Terdengar sang ketua aliran sesat itu menyebutkan mantra mantra yang tak di pahami oleh ze membuat ze bertanya pada hui tu.


"Bahasa apa yang di gunakannya itu?" tanya ze


"itu bahasa terkuno dari suku iblis. suku itu seluruhnya menyembah iblis dan menggunakan mantra mantra dengan bahasanya itu.


Berarti dia ini kemungkinan keturunan atau memiliki kenalan atau guru dari suku iblis itu." jawab hui tu.


Tak berapa lama 2 buah antena serangga muncul dari dalam lubang di bawah kaki burung itu.


"Bersiaplah saat kepalanya sudah keluar langsung serang." ucap hui tu

__ADS_1


Setelah itu muncul kepala serangga yang cukup besar dengan bentuk yang menjijikkan. Saat kepalanya muncul ze segera menyerangnya dengan api sejati membuat serangga itu menggeliat kepanasan.


Sedang di sisi panggung sang ketua bersiap akan menghunus belati pada tubuh bayi mungil itu. Saat mantra terakhirnya usai tiba tiba saja belati yang di pegangnya terjatuh ketanah.


Jin hu dan yang lain turun saat melihat ze melambai ke arah mereka. Liu yu segera mengambil bayi di atas meja sedang 3 orang lainnya sibuk dengan para pengikut aliran sesat tadi.


Mereka menangkap para pengikut yang hendak kabur dari panggung. Jin hu menggunakan kain panjang untuk menangkap mereka karena tak bisa menyentuh mereka.


Sedang para warga yang tersihir semuanya berjatuhan ke tanah tak sadarkan diri. Ze berjalan ke sebuah pintu besar dimana dia tadi melihat para wanita berbaju putih membawa bayi dan ibunya dari dalam sana.


"Kriet" pintu terbuka saat ze mendorongnya perlahan.


"Astaga...!" seru Rui huo nan terkejut saat muncul di belakang ze melihat apa yang ada di dalam ruangan itu.


"Sungguh tak masuk di akal mereka melakukan ini hanya demi kecantikan dan kekuatan." ucap ze


Mereka masuk ke dalam di sana ada beberapa ruangan kecil yang hanya bersekat kayu seperti jeruji penjara.


Di dalam setiap sekatnya terdapat seorang ibu hamil, gadis muda, wanita dewasa, atau ibu dan bayinya. ada sekitar 40 sekat di dalam ruangan itu.


Mereka semua tengah tak sadarkan diri di dalam sana. Seperti para wanita di luar sana yang tengah terbaring di tanah.


"Jika di sini hanya ada wanita mana para penduduk pria dari desa youshan ini?" tanya ze pada hui tu.


"Kalian cari di mana ibu dari anak tadi di bawa pergi." jawab hui tu.

__ADS_1


"Kau rendam daun dari tanaman yui zi berusia 100 tahun milikmu di dalam sini dengan air suci lalu minumkan pada mereka semua untuk memberi tenaga dan menghapus sepenuhnya pengaruh sihir oada mereka." ucap hui tu


"Mari lepaskan mereka semua dan kumpulkan di luar aku akan membuat ramuan untuk menghilangkan pengaruh sihir sepenuhnya dari mereka." titah ze dan mereka semua segera melaksanakannya.


Jin hu hanya membantu membuka pintu untuk mereka tanpa membantu mengangkat karena tak bisa menyentuh wanita.


Cece ikut membantu membawa tubuh mereka dengan sulurnya.


Setelah semua terkumpul dan mulai mendapat kesadarannya ze meminta liu yu dan wen yuan meminumkan air suci rendaman yui zi 100 tahun miliknya.


"Minumkan pada mereka semua cukup seteguk saja agar pengaruh sihir di tubuh mereka hilang tak bersisa." ucap ze dan mereka ber 2 segera melaksanakan.


"Huo nan tusuk mereka semua (menunjuk ke atas panggung) dengan jarum ini sebelum itu celup jarum pada cairan ini (memberi jarum dan botol kecil berisi racun pelumpuh tingkat rendah) cukup sedikit saja.


Aku tak ingin ambil resiko mereka kabur saat kita sibuk dengan urusan di sini. Tapi, tak perlu buka ikatan mereka." ucap ze dan segera di lakukan oleh Rui huo nan.


"Baik kakak ipar" jawab Rui huo nan.


jangan lupa dukung author dengan vote like dan komentnya ya


selamat membaca


terima kasih


Author

__ADS_1


😊😁😄❤❤


__ADS_2