
Mereka akhirnya berangkat bersama menuju hutan fujian. Setelah keluar dari hutan siaohu mereka melewati desa xi lian. sebagai sebuah desa pinggiran yang lumayan jauh dari kota, Desa Xi lian ini terbilang sangat ramai.
Di dalam kereta ze dan jin hu hanya berdua saja. liu yu berada di luar kereta bersama dengan wen yuan.
Jin hu menggunakan sakitnya untuk selalu mengerjai ze.
"Aku haus." kata jin hu kepada ze
"Minumlah bukankah ada air di meja sampingmu itu, kenapa harus melapor padaku?" tanya ze
"Bukankah ze kecil tahu jika kakak jin jin terluka?" tanyanya dan ze mengernyit bingung tak tau tujuan dari jin hu
"iya lalu apa hubungannya dengan haus kak jin hu hm?" tanya ze
"Tanganku sulit untuk di gerakkan. Bisakah kau membantuku minum?" pinta ze dengan wajah memelas.
"Huft baiklah." jawab ze pastah dan jin hu tersenyum mendengar jawaban ze.
Di tuangnya air dalam gelas lalu di bantunya minum dengan pelan.
"Terima kasih Ze kecil." ucap jin hu girang
"hm" jawab ze pasrah.
__ADS_1
Sedangkan di luar liu yu yang mendengar percakapan jin hu dan ze hanya tersenyum.
"rupanya pangeran yang dingin ini ada sisi konyolnya juga." batin liu yu
Sedang wen yuan di buat semakin takjub akan kelakuan tuannya yang sungguh sangat ajaib.
"Aku sungguh tak bisa lagi menandingi kekonyolan dan akal bulus dari tuan jin hu. Bagaimana bisa tangannya tak bisa mengangkat gelas sedang tadi dia masih mengayunkan pedang dan perasaan yang terluka punggungnya bukan lengannya huh." batin wen yuan
Mereka sampai di desa xi lian pada malam hari.
"sebaiknya kita mencari penginapan untuk membersihkan diri , makan dan istirahat sejenak." tawar jin hu
"Di mana kita sekarang? aku kira desa di sini akan sepi karena jauh dari kota." tanya ze kagum. Saat membuka tirai jendela di sampingnya.
"Desa ini memang jauh dari kota dan letaknya sedikit terpencil.
Tapi, desa ini akan selalu ramai pengunjung dari luar.
Itu karena di dekat desa ini ada hutan warisan. disebut hutan warisan karena ada banyak tersembunyi warisan dari beberapa orang hebat.
Sudah bertahun tahun tapi masih ada beberapa orang yang masih menemukan harta berharga.
Kebanyakan pengunjung di desa ini adalah seorang pembela diri dan alkemis.
__ADS_1
karena benda yang di temukan ada hubungannya dengan peningkatan kultivasi dan ramuan serta tanaman langka.
Sekarang ini akan tambah ramai karena gua peninggalan si hui tu akan terbuka." jelas jin hu
"Siapa itu si hui tu?" tanya ze
"si hui tu adalah seorang alkemis dan kultivator yang sangat hebat.
Di dalam gua itu dia banyak menyimpan ramuan dan harta berharga miliknya.
Tapi, gua itu hanya akan terbuka setahun sekali dan hanya terbuka selama 12 jam.
Ada banyak perangkap dan hal yang ber bahaya. jika 12 jam tidak keluar maka selama 1 tahun akan terkurung di sana." jelas jin hu.
"Tuan kita sudah sampai di penginapan." lapor wen yuan.
"hm mari turun. Ze kecil bantu aku oke." pinta jin hu
"Baiklah tapi jangan pasang wajah memelas oke?" pasrah ze dan jin hu tersenyum.
"pesan tempat makan terlebih dahulu biar aku yang akan memesan kamarnya." perintah jin hu dan wen yuan segera melaksanakan.
Dalam benak wen yuan bertanya tanya entah apa lagi yang di rencanakan tuannya itu. kenapa dia ingin memesan sendiri kamarnya.
__ADS_1