
Ze tersenyum devil melihat keadaan Liu tang ke yang menyedihkan.
"Am akh phun akh ah put akh ri akh" teriak liu tang ke
"Mau bicara sekarang?" tanya Ze saat liu tang ke kembali tenang.
"Itu adalah perintah dari tetua nam dan mentri wei." jawab Liu tang ke
"Mereka sudah tak sabar untuk berhadapan denganku rupanya." ucap Ze tersenyum devil.
Jin hu tahu betul yang ingin ze lakukan karena telah ada yang berani mengganggu orang terkasihnya.
Sesungguhnya jin hu sedikit heran dengan sifat ze yang sekarang sangat berbanding terbalik dengan Ze kecilnya dulu. Ze yang lemah lembut mendadak jadi orang yang kejam. Tapi, dia lebih suka ze yang sekarang yang tak membiarkan orang lain menindasnya.
"Biarkan saja dulu mereka menghirup napas sejenak. Kita harus segera ke gunung jiuli untuk menemui gurumu.
Sebelumnya kita harus mengantarkan ibu dulu ketempat yang aman agar kita tidak kepikiran terus.
Dengan jadwal mendesak kita tak ada waktu untuk membalas dendam." saran jin hu.
"Aku bisa memberikan hadiah kecil untuk mereka.
Besok kita akan mengantar ibuku kembali ke kediaman kakek apakah bisa?" tanya ze
"Baik kita akan menggunakan kecepatan dari horse dragon fly agar bisa cepat sampai.
Setelah mengantar ibu kita akan ke desa xi lian dulu.
__ADS_1
gua si hui tu terbuka lusa dan tentu kau juga ingin memasukinya bukan?" tanya jin hu
"oke aku setuju saja. Malam ini aku ingin tak ada yang menggangguku. Ada yang harus aku kerjakan dan butuh konsentrasi tinggi."
"Aku akan berjaga putri" ucap liu yu dan wen yuan kompak.
"hm baiklah. kak jin hu sebaiknya kau istirahatlah segera aku tau kau tak tidur demi menjaga agar tapa ku aman." ucap ze dan jin hu menurut saja.
Di kamar ze
"Sebaiknya aku masuk ke dalam batu dimensi dulu." gumam Ze dan segera konsentrasi membuka jalan batu dimensi untuk bisa masuk kedalam batu dimensi.
"Sebaiknya kado apa yang aku buat sebagai pembuka untuk penderitaan dua keluarga yang berani menyinggungku?
Oh aku tak boleh melupakan keluarga An juga sudah saatnya mereka merasa gelisah saat ini. cukup hidup tenang kalian semua harus di sudahi.
Senyum yang selalu di takuti oleh wen yuan andai dia ada di depan ze saat ini mungkin dia sudah gemetar tak berani memikirkan maksud dari senyum itu.
Ze kemudian meracik obat tanpa tungku karena yang dia racik adalah obat dari dunianya sebelum ini.
"Jadi juga nih cairan huh. selamat datang di hari tanpa tidur yang tenang." ucap ze girang
"Sekarang aku harus membuat ulang beberapa pil regenerasi dan pil penguat roh serta beberapa pil lainnya yang mungkin akan berguna nantinya.
Sebaiknya aku siapkan barangnya segera agar aku bisa segera menyelesaikannya." gumam ze lalu segera mengambil beberapa bahan pembuat obat dan juga tak ketinggalan racun.
Setelah bahan dan alat yang di butuhkan untuk membuat pil obat dan racun telah terkumpul semua, Ze mulai konsentrasi di depan tungku.
__ADS_1
Ze mulai dengan mengarahkan telapak tangan kearah tungku dan api segera menyala. Dimasukkannya beberapa bahan dan mulai konsentrasi menjaga kestabilan api tungku agar proses pembakaran bahan pul sempurna.
Setelah kurang lebih 5 jam lamanya meracik akhirnya semua pil dan racun yang di butuhkan ze telah selesai di buatnya.
Ze tersenyum melihat hasil usahanya beberapa jam ini.
"Wah pil pil ini semakin bagus saja dan aromanya semakin pekat.
Bahkan jumlah yang aku hasilkan sudah lebih banyak dari sebelumnya.
12 pil regenerasi kelas tinggi dari sebelumnya aku hanya mampu membuat 7 butir saja.
Nampaknya aku bisa melelang 1 butir pil ini untuk mencukupi kebutuhan aku dan ibu kedepannya.
Sudahlah sebaiknya aku kembali ke kamarku untuk istirahat. Pagi ini kami harus mengantar ibu pulang. Aku butuh istirahat agar tak kelelahan nantinya." gumam Ze dan keluar dari batu dimensi setelah sebelumnya mengumpulkan semua pil dan racun dalam kantong dan botol masing masing.
Ze kembali mengalungkan kelehernya kalung dengan bandul batu dimwnsi tersebut. setelah itu Ze menyuruh wen yuan dan liu yu istirahat karena dia telah selesai dengan kegiatannya yang tak boleh terganggu.
"wen yuan...! liu yu...!" panggilnya
"iya putri" jawab mereka kompak
"istirahatlah aku telah selesai. Besok kita akan melakukan perjalanan jauh jadi kalian butuh istirahat juga." ucap Ze
"Terima kasih putri kami akan istirahat sekarang." jawab keduanya.
Ze kemudian membaringkan tubuhnya di ranjang kayu di kamarnya.
__ADS_1
Ayo coba tebak kado apa yang di buat ze untuk 3 keluarga musuhnya itu?