Pindah Dimensi Membalaskan Dendam Putri Yang Tertindas

Pindah Dimensi Membalaskan Dendam Putri Yang Tertindas
poci dan cece


__ADS_3

Ze dan yang lain sungguh terkejut melihat kawanan itu menunduk hormat pada ze.


"Apa maksud dari mereka itu poci?" tanya ze


"Hentikan menyebut aku poci tuanku." protes poci


"lalu aku akan memanggilmu apa itu nama yang imut dan panggilan sayangku pada si imut poci." tanya ze memasang wajah memelas andalannya akhir akhir ini yang selalu mampu membuat jin hu pasrah mengikuti keinginannya.


"huft baiklah terserah tuanku saja." dan berhasil pada poci juga.


"mereka ingi menjadi hewan roh milikmu tuan." ucap poci


"tak perlu kalian sudah terkurung selama ini dan kini saatnya kalian menghirup udara bebas." ucap ze


"auuu auuu auuu" saut semua kawanan itu


"mereka berterima kasih padamu tuan ku." ucap poci


"sama sama" jawab ze


King wolf memberikan sebuah peluit yang entah dari mana datangnya pada ze.

__ADS_1


"sebagai ucapan terima kasih saat tuanku dalam masalah tiup peluit itu dan di manapun kau berada mereka semua dan kawanan serigala lain di manapun akan menolongmu dan itu juga melindungi anda dari serangan sihir." ucap poci menerjemahkan


"terima kasih" ucap ze dan kawanan serigala itu pergi ke arah hutan.


Ze dan yang lain menatap poci penuh tanya dan kekaguman. ceri emas melihat kondisi ze yang sedikit lebih lemah lalu memberinya buah emas miliknya.


"Terima kasih cece" ucap ze lalu memakan buah ceri emas itu. perlahan wajah ze tak terlihat pucat lagi jin hu yang melihatnya tersenyum dia bahagia mengetahui jika kekasihnya memiliki banyak yang menjaganya.


"Mengapa kalian menatap aku seperti itu?" tanya poci


"pociku sayang bisakah aku memegang bulumu? itu tampak sangat indah." pinta ze dengan mata berbinar penuh harap dan poci mendekat padanya tanda setuju


"Mengapa kau bisa berubah besar dan berwarna emas sekarang?" tanya ze sembari mengelus bulu poci.


"Sebenarnya aku harus menunggu sepuluh tahun untuk berubah ke level langit sepuluh tahun level surga dan lima puluh tahun level misteri.


Berkat dirimu yang memiliki banyak air suci dan batu sejati level istimewa tertinggi untuk aku makan serta ceri emas ini levelku saat ini menjadi di tingkat misteri tingkat akhir." jawab poci membuat ze terbelalak


"jangan bilang kau menghabiskan seluruh batu sejati milikku di dalam sana?" tanya ze


"Tidak semua" jawab poci membuat ze menghela napas lega

__ADS_1


"Tapi setidaknya 9 per sepuluhnya termasuk beberapa tanaman obat berusia 100 tahun" ucap poci lagi


"apa?" seru ze kaget bukan kepalang


"kak jin hu aku jadi miskin sekarang" ucap ze sedih


"Maaf. Tapi dengan ini aku bisa membawamu saat ini juga ke tempat bunga kelahiran berada." ucap poci membuat semua terutama jin hu bahagia.


"pejamkan mata kalian semuanya" ucap poci


Mereka semua memejamkan mata dan tiba tiba mereka menghilang dari tempatnya.


"Buka mata kalian sekarang juga." ucap poci lagi dan alangkah terkejut mereka semua melihat pemandangan asing di sekitar mereka.


"itu adalah kolam kehidupan dan tanaman di sana adalah bunga kelahiran." ucap poci dan mereka melihat ke arah yang di maksud poci.


Mereka sangat takjub melihat kolam yang airnya jernih dan berkilau di tengahnya ada bunga berwarna putih bercahaya memiliki putik keemasan sangat indah.


"Tuan ambil ini (sebutir pil terang melayang ke arah ze) telan dan masuklah ke kolam kehidupan petik bunga kelahiran itu dari bawah di atas daun pertama lalu hisap batangnya lansung hingga tak ada lagi air yang bisa kau hisap dari batang itu." ucap poci dan ze hendak masuk kedalam kolam itu.


"Tunggu dulu....!" seru jin hu khawatir

__ADS_1


__ADS_2