
Melihat mei yin menelan pilnya ze sedikit lega. semalam ze sengaja masuk kedalam batu dimensinya untuk mengambil beberapa pil untuk ibunya, liu yu dan juga dirinya dan jin hu.
Ze juga sengaja mengambil air suci untuk mei yin dan dirinya karena liu yu masih memiliki stoknya.
"Air ini baik untuk stamina ibu maka minum setiap hari oke?" menyerahkan kantung air berisi air suci.
Mei yin tersenyum menerima perhatian putrinya dia bahagia.
"Yang akan pergi itu kamu bukan ibu oke? Apa yang perlu kau cemaskan hm?" tanya mei yin
"aku cuma berjaga jaga saja tak ingi ibu terluka oke." jawab ze
"Baiklah akan ibu ingat semua pesan darimu." pasrah mei yin
"jaga ibuku dan ambil pil pil ini kau sudah tau kegunaannya bukan?" pesan ze pada liu yu dan liu yu mengangguk paham
"putri tenang saja aku akan menjaga nyonya dengan baik." jawab liu yu.
"Ambil racun ini untuk berjaga jaga." perintah ze sembari menyerahkan botol racun.
Ze menyadari ada yang mengintai keberadaannya dari jauh dan segera memberi kode pada yang lain.
__ADS_1
"ust diam sejenak jangan ada yang bergerak mencurigakan oke?" bisik ze dan ze pura pura masuk ke dalam rumah untuk mengam bil sesuatu.
Hutan fujian memang tak bisa di masuki sembarang orang tapi, rumah tempat mei yin ini di tepi luar hutan fujian. Jadi bisa di masuki siapapun yang ingin masuk.
Ze keluar dari pintu belakang dan bergerak cepat kearah orang orang itu bersembunyi dan
"sret sret sret" sayatan kecil untuk menumbangkan mereka dengan racun pelumpuh.
"bruk bruk bruk" semuanya seketika tumbang dan ze menangkap seorang dalam keadaan sadar untuk di introgasi.
"kalian segera kemari lihat tikus tikus ini!" seru ze dan mereka semua segera ketempat ze.
"kita akan segera tau darinya." jawab ze
Ze melihat orang yang di tawannya akan menggigit bibirnya yang kemungkinan besar memiliki racun, segera mentotoknya membuatnya tak bisa bergerak sedikitpun.
Di tariknya bibir bawah orang itu dan
"sret, akh...!" di irisnya bibir itu melihat ada pil racun tertanam di dalam bibir itu.
Di hancurkannya pil warna abu dan di tabur pada bibir yang berdarah dan segera mengering.
__ADS_1
"Ingin bunuh diri huh?" tak akan pernah bisa.
Di serahkan orang itu pada wen yuan
"ikat di pohon itu" titahnya dan segera di laksanakan oleh wen yuan.
"Liu yu bereskan sisanya karena mereka hanya pingsan sementara." titah ze pada liu yu dan segera di laksanakan.
"siapa yang memerintahkan untuk mengintai dan menghabisi aku?" tanya ze
Orang itu memilih bungkam seolah tak mendengar apapun.
"Baik akan ku buat kau memohon untuk mati saja kalau begitu." putus ze dan menabur bubuk gatal di tubuh orang itu juga memberi pil di mulutnya di buatnya terpaksa menelan pil itu.
"akh gatal sekali. akh glup apa yang kau berikan padaku?" tanyanya ketakutan
"sebentar lagi kau akan tau." jawab ze menyeringai
"Akh sakit uh sakit!" seru orang tersebut merasakan sakit seolah di tusuk ribuan jarum di sekujur tubuhnya.
"Siapa yang meminta klan siurui memb***hku?" tanya ze dan jin hu, wen yuan serta mei yin terkejut mendengar klan siurui mengincar ze.
__ADS_1