
Atalia berjalan menyeret kaki nya lemah ke depan peti itu.
lutut nya melemas hingga terjatuh di depan 3 peti itu, melihat itu benar-benar mayat keluarga nya,ia tersenyum sambil menangis tangan nya terulur menyentuh wajah sang ibu kemudian menyentuh wajah sang ayah dimana tubuh nya tampak di susun-susun,tetapi wajah kakak kedua nya itu tidak begitu jelas lagi karna begitu hitam karna terbakar.
betapa kejam nya orang-orang itu memperlakukan mayat keluarga nya,seharus nya mayat-mayat itu sudah kembali menjadi tanah sekarang dan mungkin bereinkarnasi.
Arkana ingin menghampiri mayat-mayat itu tapi 2 orang tentara menghentikan nya dengan menarik nya kasar.
''mama papa!!!kakak!!"tangis Italiana berlari dengan menangis histeris,dan ambruk di samping peti ratu Fingie,ia menangis dengan keras memeluk tangan sang mama yang begitu dingin.
David benar-benar tak percaya ternyata begitu kejam nya orang-orang itu,bahkan mengawet kan mayat selama hampir 17 tahun,tidak kah mereka takut hukum alam,tapi melihat Atalia diam bak patung melihat mayat-mayat itu ia merasa khawatir.
"menjauh!!"bentak Sang raja mendorong Italiana dari depan peti itu menggunakan senapan,membuat Italiana terlempar ke tembok hingga kepala nya berdarah.
''aww!"pekik nya kesakitan memegang kepala nga yang berdarah.
"Itali!!!"teriak Arkana melihat itu,ia memberontak keras hingga lepas dari kedua tentara itu,dan menghampiri Itali yang jatuh merangkak.
Ia membantu adik nya itu berdiri,dan menatap sang raja tajam,begitu emosi melihat senyum jahat itu ia langsung menghampiri nya''kau manusia bi**ap!!kemana hati nurani mu!!memperlakukan keluarga ku begitu kejam!!!"teriak Arkana Murka langsung menarik kerah sang raja dengan kuat hingga hampir mencekik raja itu,ia berteriak tepat di depan wajah sang raja.
''manusia sampah !!kalian pegang dia!!"bentak sang raja kesusahan bernafas,hingga para tentara nya menarik Arkana menjauh dan memegang kedua tangan nya kuat.
bug!
kaki panjang sang raja menendang perut Arkana dengan sekuat tenaga,Arkana memberontak tapi para tentara itu cukup kuat memegang tangan nya.
bug!bug
wajah nya di tinju dua kali membuat sudut bibir nya terluka.
''kau hanya manusia sampah sekarang,berani-berani nya kau menyentuh ku!"ucap sang raja kembali melayang kan pukulan nya ke wajah Arkana.
__ADS_1
''Clark hentikan paman mu!"ucap David tidak sanggup melihat Arkana babak belur begitu.
Clark tau ia tidak akan di dengar,tapi ia mencoba nya''paman hentikan!!!!"teriak nya,membuat tatapan sang raja mengarah pada nya.
''cih,siapa kau menyuruh ku berhenti!"ucap sang raja dengan sinis membuang muka dari Clark,kemudian berjalan mendekati Atalia yang sekarang menyentuh-nyentuh mayat itu,yang seperti ny sedang lengah.
''Kalian fikir dengan kalian masih hidup,akan berpengaruh pada kehidupan kami,hahaha!!"teriak sang raja kemudian teetawa begitu senang.
''kalian semua tetap hanya sampah pengganggu seperti ayah mu itu!!kalian tetap keturunan manusia tak berguna!!manusia sampah!!hahaha!!"tawa sang raja,kembali melayang kan kaki nya menendang perut Arkana.
''hentikan!!!!"teriak David tidak tahan dan ingin menghampiri Arkana,tapi Pitter dengan cepat mencapai tangan nya dan menghentikan.
''jangan David kau bisa terluka!!"ucap Pitter.
''apa yang kau lakukan pitter!!lepas kan aku!!"ucap David menatap teman nya itu tajam.
''tidak akan!"ucap Pitter berisi keras.
sang raja tiba-tiba menarik pedang nya,dan mengarah kan nya langsung ke leher Atalia,''lepas kan dia!!atau kepala nya akan lepas"ucap sang raja pada Gladin, raut wajah nya tiba-tiba berubah menyeram kan.
Gladin bimbang,melihat pedang itu begitu mengkilap tajam yang sekarang berada tepat di leher nona nya ia takut tapi di sisi lain ia percaya pada nona nya itu,tetapi bagaimana jika orang-orang itu tidak main-main.
''aku tidak main-main dengan ucapan ku!"ucap sang raja bersiap mengangkat pedang nya di atas leher Atalia.
''Atalia!"teriak David berusaha menyadarkan Atalia,dengan tangan yang masih di tahan Pitter.
"matilah kau temui ayah bodoh dan sampah mu itu!!!"teriak sang raja sebentar menghentikan tangan nya di udara.
"Jangan menghina ayah ku!!"teriak Atalia bangkit dan langsung menangkat kaki nya begitu ringan kemudian melayang kan sampai ke wajah sang raja.
Membuat pria paruh baya itu hampir tidak bisa seimbang,terlebih ia sangat terkejut Atalia menendang wajah nya tapi pedang nya masih di genggam nya erat,"wanita sialan!!!"teriak nya mengibas kan pedang nya ke arah Atalia, tapi dengan gerakan cepat Atalia menghindar dan mengambil balok kayu yang tidak jauh dari kaki nya.
__ADS_1
Sang raja tidak henti-henti nya mengibas kan pedang nya ke arah Atalia,tapi wanita itu terus menghindar hingga pedang itu berhasil merobek lengan Atalia.
Atalia melihat dan memegang lengan nya yang mengeluarkan banyak darah,saat ia mengangkat kepala nya terlihat sang raja tertawa bahagia dengan memainkan pedang nya.
"Emang kenapa kalau kau memang putri nya!!kau berencana balas dendam?hah kau juga tidak akan bisa membalas dendam!!di depan mayat mereka mati lah dengan bahagia"ucap sang raja di kalimat terakhir nya mengangkat pedang nya tinggi berfikir untuk menusuk punggung Atalia.
"Atalia!!"teriak David Arkana dan Clark bersamaan.
Atalia tiba-tiba mengangkat pandangan nya dan langsung menangkap pedang itu,membuat tangan nya terluka dan mengeluarkan banyak darah.
Belum sempat sang raja menarik pedang nya Atalia langsung melepas kan nya dengan mengibas kan membuat tubuh raja hampir ikut terkibas kan.
"Kau fikir kau hebat!!"ucap sang raja lagi-lagi mengangkat pedang nya,tapi dengan cepat Atalia melayang kan balok kayu yang cukup besar itu dan berhasil menghantam kepala sang raja,hingga darah langsung bersembur dari kepala itu membuat pakaian Atalia hampir basah karna darah.
Italia tak bisa menahan lagi,ia pusing dan muntah-muntah melihat muncaratan darah seperti pipa bocor dengan darah yang begitu merah pekat dan sangat kental.
Sang raja melihat dunia berputar-putar, melihat Atalia yang sepertinya mengangkat balok kayu lagi,dengan sedikit tenaga yang tersisa ia mengangkat
pedangnya lagi dan mengibas asalan.
Atalia seperti orang kesurupan tak henti-henti nya menghantam kaki sang raja hingga tulang kaki nya terpecah-pecah bak serpihan kaca(putus-putus),membuat sang raja hampir mati.
###
maaf Author lagi kehabisan ide maka nya lama up,ini otak udah di usahain mikir wkwk,jadi cerita nya hanya bisa gini semoga kalian suka.
like...
komen...
vote...
__ADS_1