
"untuk apa kau menanyakan Kan kalung ini?"tanya David menatap Atalia dengan heran.
"Tidak ada apa-apa hanya tertarik saja dengan barang yang ada sejak kecil"ucap Atalia tampak seperti orang yang tidak berbohong.
"Kau tertarik?jika kau mengingin kan nya aku akan memberikan nya pada mu"ucap David tersenyum dengan menaikkan sebelah alis nya.
Atalia langsung menolak nya,"Tidak,aku hanya ingin mengatakan agar kau menjaga nya dengan baik dan jangan sampai hilang,karna barang yang ada sejak kecil itu sangat berarti"ucap Atalia.
David tertawa mendegus,"ya kau benar aku merasa kalung ini sangat berharga untuk ku"ucap David.
Atalia tersenyum tampak sedih,"sejak bayi sudah berpisah dengan orang tua kandung dia benar-benar anak yang tidak beruntung"gumam Atalia tiba-tiba merasa iba dengan David,ia kemudian berdiri untuk pergi dari sana membuat David juga ikut berdiri.
"Kau ingin pulang secepat ini?"tanya David dengan sendu.
"Iya,aku kesini juga ingin pamit mungkin beberapa hari kedepan kita tidak akan bertemu aku akan keluar negri"ucap Atalia tetap dengan wajah datar nya.
David terkejut,"kau mau pergi?"tanya David dengan tidak rela.
Atalia tak menjawab ia menghela nafas kemudian tersenyum tulus dan langsung memeluk pria yang sudah menjadi kekasih nya itu,"aku pasti akan mengembalikan semua yang seharus nya milik mu,dan menghukum mereka semua"gumam Atalia memeluk David,dagu nya di letakkan di bahu David tatapan nya tak bisa di jelaskan.
David terkejut karna tiba-tiba Atalia memeluk nya,ia tersenyum kemudian membalas pelukan Atalia dengan pelukan hangat.
Atalia melepas kan pelukan nya,"aku hanya ingin mengatakan itu saja,aku akan pergi"ucap Atalia langsung berbalik berbicara tanpa melihat wajah David.
Namun David langsung menarik tangan nya sampai membuat nya berbalik dan menabrak tubuh dada David,"jangan mencari pria lain mengerti"ucap David menundukkan kepala melihat wajah Atalia.
"Itu urusan ku,jika aku melihat pria yang lebih tampan mungkin ak..."belum sempat Atalia menyelesaikan ucapan nya,David langsung menyatukan bibir mereka tidak ingin mendengar ucapan Atalia.
Atalia membulat kan mata nya dan langsung mendorong David yang memang tidak menahan nya dengan kuat,ia ingin mengusap bibir nya tapi David langsung menangkap tangan nya.
"Jangan pernah lakukan itu,kau hanya boleh jadi milik ku dan ku mohon jangan cari pria lain lagi"ucap David dengan wajah serius.
Tatapan David membuat Atalia begitu deg-degan,"baiklah aku tidak akan melakukan nya,boleh kah kau melepas kan ku aku ingin pergi!"ucap Atalia.
__ADS_1
"Baik,pergilah jaga diri mu baik-baik"ucap David melepas kan tangan Atalia dan mengusap-usap pucuk kepala Atalia dengan senyum lembut nya.
Sifat lembut David selalu berhasil membuat hati Atalia tak tahan bahkan membuat seluruh wajah nya merah dan sangat panas.
"Baiklah aku pergi dulu"ucap Atalia langsung berbalik dan dengan cepat pergi dari sana,bahkan menutup pintu dengan keras.
Ia mengatur nafas di balik pintu,dengan memegang dada nya ia tersenyum kecil,"aku pasti akan memberi mu keadilan"ucap nya bersumpah pada diri sendiri,kemudian baru saja ia akan berlalu pergi meninggal kan ruangan CEO itu seorang wanita dengan rok mini dan kemeja ketat tiba-tiba muncul dan manarik tangan nya.
Atalia tak memberontak ia membiarkan wanita itu menarik tangan nya,sampai wanita itu berhenti di sebuah ruangan dan melepas kan tangan nya.
"Kamu siapa?jika kamu benar kekasih Pak David aku saran kan agar kau meninggal kan nya karna aku menyukai Pak David dan tidak ada yang bisa merebut pria yang ku sukai"ucap wanita yang cukup cantik dan seksi itu.
Atalia hanya menaikkan sebelah alisnya Menanggapi ucapan panjang lebar wanita yang tidak tahu malu itu.
"Apa!!untuk apa kau menaikkan alis mu itu,kau pikir dengan wajah cantik hasil mu oplas ini kau bisa menarik perhatian semua pria terlebih Pak David"ucap wanita itu lagi ingin menyentuh wajah Atalia.
Tapi Atalia langsung menangkap nya kemudian memegang nya dengan kuat kemudian langsung menghempaskan membuat wanita itu hampir terjatuh.
"lagi pula kau siapa menyuruh ku menjauhi kekasih ku sendiri?"ucap Atalia tertawa mendegus kemudian langsung berbalik dan melangkah kan kaki pergi sana,membuat wanita itu geram tapi juga menahan sakit di pergelangan tangan nya.
"Dasar wanita ja**ng!jika kau tidak mendengar kata-kata ku jangan salah kan aku!"ucap wanita itu masih memegang tangan yang sakit.
"Aku tidak percaya kau akan bisa!"ucap Atalia terus melangkah kan kaki meninggal ruangan itu.
"Benar-benar membuang waktu ku"ucap Atalia tersenyum sinis,ia tidak peduli dengan wanita-wanita yang menyukai David karna ia yakin kalau David hanya akan menyukai nya begitu juga dengan nya,dan bagi nya wanita-wanita itu tak pantas menjadi saingan nya.
Sepanjang berjalan di koridor perusahan itu,semua karyawan menyapa nya sangat sopan bahkan beberapa orang memberi hormat,tapi Atalia hanya menatap lurus.
***
"Ayo berangkat"ucap Atalia setelah masuk ke dalam mobil.
"Kemana kita akan pergi lebih dulu nona?"tanya Zacky melajukan mobil ke tanah kawasan milik Atalia dimana tempat itu di jadikan tempat pesawat-pesawat nya.
__ADS_1
"Bagaimana dengan ketua genster itu,apa sudah berhasil di tangani?"tanya Atalia kembali bertanya.
"Sudah nona,dan orang itu sedang dalam perjalanan ke amerika sekarang,dan juga sudah mengganti orang kita untuk berpura-pura menjadi kepala genster itu untuk mengawasi rencana Jayn selanjut nga"jelas Zacky.
"Bagus,tapi aku ingin ke negara K lebih dulu,aku tidak sabar ingin bertamu dengan keluarga Jhon"ucap Atalia dengan tersenyum aneh.
''baik nona''ucap Zacky terus melajukan mobil.
***
kawasan tanah pribadi
Atalia yang berjalan untuk masuk ke dalam pesawat,kemudian berhenti dan melihat Zacky yang berjalan tidak jauh di belakang nya.
''utus beberapa orang untuk melindungi tuan Albert,berjaga-jaga jika Jayn melakukan aksi nekat''ucap Atalia dengan nada tegas.
''baiklah nona"ucap Zacky akan berlalu untuk memberitahu kepala pengawal di kawasan itu.
''jangan biarkan Jayn melakukan ataupun menyentuh Tuan Albert sedikitpun,aku tidak ingin mendengar ayah ku terluka''ucap Atalia kemudian berjalan masuk lebih dulu ke pesawat.
sedang kan Zacky menghampiri kepala pengawal dan memerintah kan untuk mengirim beberapa orang ke swis khusus melindungi tuan Albert dari Jayn,setelah memberi tahu kepala pengawal itu ia ikut masuk ke dalam pesawat bersama Atalia.
♧♧♧♧♧
jangan lupa
like...
komen...
vote ya....
terima kasih semua.
__ADS_1