RAHASIA GADIS BISU

RAHASIA GADIS BISU
peninggalan kakek


__ADS_3

David melepaskan tangan nya dari Atalia,Tapi Atalia tidak langsung melepaskan diri karna begitu merinding dan takut untuk bergerak,"baringkan aku!"pinta nya dengan nada pelan tapi memerintah.


David kembali memeluk Atalia dan bergeser ke samping untuk membaringkan Atalia di samping nya.


Merasa David sudah melepaskan tangan nya dari tubuh nya,dengan cepat ia menarik selimut menutupi sampai kepala nya.


"Aku merasa panas,aku akan mandi dulu!"ucap David turun dari kasur dan menarik handuk yang di siapkan di sana,kemudian masuk ke dalam kamar mandi yang ada di kamar itu.


Nafas nya sekarang sangat memburu,tubuhnya terasa panas dan tidak bisa di kendalikan,dengan cepat ia menghidupkan shower membasahi kepala dan seluruh tubuh nya.


Air membasahi pakaian kaos putih nya,membuat otot-otot dada dan tangan nya terlihat dengan jelas bahkan perut sispak nya tergambar dengan jelas dari balik kaos putih.ia memejam kan mata membayangkan tubuh Atalia yang mulus dan putih,seketika ia memikirkan bagaimana putih nya tubuh di balik pakaian itu.


Ia menjambak rambutnya yang basah karna berfikirkan seperti itu,tapi bagaimana pun dia adalah pria normal yang bisa terangsang terlebih Atalia adalah kekasih yang sangat ia cintai.


"Maafkan aku karna berfikir buruk seperti ini!"ucap nya sesekali mendesis.


***


Atalia tidak bisa tertidur jadinya,rasa kantuk nya tiba-tiba hilang jantung nya serasa tidak normal lagi karna terus berdetak.


Namun tiba-tiba kepala nya menjadi pusing,ia teringat kalau belum meminum benda yang paling di bencinya itu.


Ia meraih tas kecilnya,dan mengambil kotak putih dari sana dan menuangkan kotak itu setelah di buka.


Beberapa butir keluar dari dalam kotak putih itu,dengan cepat ia memasukkan pil-pil itu kedalam mulut nya dan mengambil gelas yang sudah terisi air putih dan menghabiskan nya dalam dua kali teguk.


Namun tiba-tiba David keluar dari kamar mandi,membuatnya dengan panik mengambil kotak obat yang ia letakkan di atas nakas dan buru-buru memasukkan kedalam tasnya,tapi obat itu tiba-tiba terjatuh karna tas itu ternyata belum terbuka,dengan terkejut dan sangat panik ia turun dari kasur dan meraih kotak obat itu dan menyembunyikan nya kedalam kolom tempat tidur.


saat ia mengangkat kepala,ia terperanjat kaget karna melihat David yang tiba-tiba berdiri di depan nya,nafasnya memburu karna khawatir.


''sepertinya ada sesuatu yang jatuh,apa itu?"tanya David dengan mengerutkan dahinya,karna melihat Atalia yang sekarang terlihat panik dan pucat.

__ADS_1


''bukan apa-apa,i..i..itu hanya barang yang tidak penting,dan sepertinya sudah masuk kedalam colong!"jawab Atalia cepat dan langsung berdiri.


David merasa Atalia mengatakan nya dengan asalan dan melihat Atalia ia seperti tahu kalau Atalia sedang berbohong padanya,''kalau begitu biarkan aku mengambil nya!"ucap David melihat Atalia dengan ekor matanya yang sekarang tampak semakin panik,saat ia akan berjongkok Atalia dengan paniknya langsung menahan nya.


''aaaa...tidak..tidak perlu i..itu bukan barang penting!"ucap Atalia dengan sangat panik menahan David yang sudah akan berjongkok.


David semakin curiga melihat Atalia yang begitu panik,''meskipun barang yang tidak perlu juga harus di ambil!"ucap David berjongkok di dekat kolong kasur.


jantung Atalia berdetak dengan sangat cepat,pada saat melihat David akan menyodorkan tangan nya kedalam kolong kasur dengan cepat ia menjatuhkan diri di dekat David tepatnya berjongkok di samping David yang sekarang juga berjongkok.


cup...


ia memegang wajah David dengan kedua tangan nya dan langsung mendaratkan bibirnya ke bibir David.


David sangat terkejut dengan hal itu,Atalia mencium nya dengan inisiatif sendiri dan itu adalah kedua kalinya.


Atalia tidak peduli lagi,yang terpenting David melupakan benda di bawah kolong itu,jadi ia terus mencium David sampai pria itu melupakan kotak itu.


''aku tidak bisa membiarkan David mengetahui kalau aku sedang tidak baik-baik saja!"gumam Atalia pasrah,tapi ia sangat terkejut saat tiba-tiba David menjatuh kan nya ke kasur,mata nya tiba-tiba membulat saat menyadari David hanya memakai handuk saja yang sekarang terlilit di pinggang nya.


ia menelan salivanya hingga pada saat David tiba-tiba berada di atasnya,ia yang dengan cepat mendorong pria itu dari atas tubuh nya dengan sekuat tenaganya,melihat David sudah menjauh darinya dengan cepat ia bergerak bangun dan menjauh.


David tersadar hampir saja ia kehilangan kendali."akh maafkan aku,aku benar-benar kehilangan kendali ku!"ucap David berbalik dengan wajah nya yang sekarang merona dan kembali ke kamar mandi entah mandi kembali atau memakai pakaian nya.


Atalia menghela nafas lega saat melihat David sudah menghilang di balik pintu kamar mandi,sebelum David keluar ia buru-buru turun dari kasur dan mencari-cari kotak obat nya di bawah kolong kasur.


saat ia menemukan nya,ia benar-benar sangat lega dan memasukkan kotak itu kedalam tas nya,ia dengan sangat lega langsung bersandar di sisi kasur,"nyaris saja!"ucap nya memegang dadanya.


***


pagi hari Pesawat sudah mendarat di kawasan pribadi milik Tuan Albert di swiss,tapi kedua orang di dalam pesawat itu masih tertidur dengan pulas.

__ADS_1


hingga 20 menit sudah berlalu David membuka matanya dan melihat Atalia yang masih tertidur di pelukan nya,bahkan wanita itu memeluk nya dengan sangat erat dan menyembunyikan wajah di dada nya.


sudut bibirnya melengkung,dan dengan sangat perlahan melepaskan tangan Atalia dari punggung nya setelah lepas dari Atalia ia turun dari tempat tidur,ia tidak ingin mengganggu Tidur Atalia jadi dia tidak membangun kan nya.


sebelum keluar ia mengecup pucuk kepala Atalia,dan kembali menutup pintu perlahan.


***


di luar pesawat Tuan Albert sudah menunggu putra dan calon menantu nya,hingga pada saat melihat David keluar ia tersenyum dengan sempurna ia sangat bahagia bisa kembali melihat David.


sedangkan David yang menuruni tangga pesawat untuk keluar memperhatikan yang ada di sekitarnya,ada beberapa pesawat besar dengan harga-harga yang fantastis dan juga beberapa helikopter yang terparkir disana.


hingga saat melihat Tuan Albert ia langsung berjalan ke arah nya,''papa!"sapa nya saat sudah dekat dengan Tuan Albert.


Tuan Albert masih mewek saat melihat David,ia langsung memeluk david saat putra nya itu sudah berdiri didepan nya.


David menghela nafas kemudian tersnyum sekilas dan membalas pelukan papanya itu.


saat kedua nya sudah melepas kerinduan,David menyodorkan tangan nya kedepan Tuan Albert,''dimana cincin yang kau katakan!"ucap nya.


Tuan Albert tersenyum kemudian mengeluarkan kotak cincin yang berharga dari saku nya,''ini adalah cincin yang di buatkan oleh kakek mu,untuk calon menantu cucu nya sebelum dia meninggal,dia selalu berdoa agar hidup lebih lama berharap bisa melihat mu memakai kan cincin ini pada calon istri mu,tapi tuhan tidak mengijin kan nya"ucap Tuan Albert dngan menahan nafas ia menitikan air mata bahagia dan sedih.


David melengkungkan bibirnya,"aku ingin berterima kasih pada kakek atas cincin yang indah ini!"ucap nya setelah membuka kotak cincin itu.


"tentu saja,sebelum melamar Atalia kita akan ke makam kakek nenek dan mama mu!"ucap Tuan Albert dengan menepuk bahu David.


''mama"ucap David dengan jantung nya tiba-tiba berdetak.


''ya,mama mu pasti sangat bahagia melihat mu tumbuh menjadi anak yang begitu luar biasa''ucap Tuan Albert,sebenar nya ia tidak begitu membenci keluarga Jhon lagi karna sudah membentuk David yang berkarakter baik.


David tersenyum,''terima kasih pa''ucap nya kembali memeluk Tuan Albert.

__ADS_1


bersambung...


__ADS_2