RAHASIA GADIS BISU

RAHASIA GADIS BISU
akhirnya


__ADS_3

Atalia menggenggam jemarinya,kemudian menarik nafas dalam-dalam dan berjalan mendekati David yang masih setia duduk di atas ranjang dengan mmainkan gawainya.


"Aku tahu salah ku,aku pergi tanpa memberitahu mu lebih membuat mu menjadi khawatir!",ucap nya berdiri di sisi ranjang dengan berbicara serius.


David menghentikan tangan nya di atas keyboardnya,kemudian menghela nafas panjang,kemudian mengangkat pandangan nya melihat Atalia yang berwajah sungguh-sungguh membuat nya menjadi merasa bersalah,padahal tadi ia hanya berpura-pura merajuk tapi ia sendiri yang menjadi merasa bersalah.


"Aku minta maaf"ulang Atalia membuat David menjadi tersenyum kemudian meletakkan laptob nya di atas nakas dan tiba-tiba menarik tangan Atalia sampai terjatuh ke atas tubuhnya,hal itu tentu saja membuat Atalia sangat terkejut.


"Lain kali jika ingin pergi harus memberitahu ku dulu,kau tahu aku mencari mu sampai sudut-sudut kota ini!kau juga pergi dengan kondisi yang belum sembuh total!kau tahu betapa bahaya nya itu dan betapa khawatir nya aku"ucap David dengan serius menatap wajah Atalia yang sekarang di atas tubuh nya.


"Aku tahu!aku tidak akan melakukan nya lain kali!"ucap Atalia dengan wajah seriusnya.


"Tidak ada lain kali lagi!"ucap David menarik hidung Atalia pelan


"Ya baiklah!"jawab Atalia.


"Apa kau sudah makan?"tanya David menangkup pipi Atalia,Atalia menjawab nya dengan gelengan kepala.


"Kalau begitu ayo turun,kita makan sama-sama"ucap David membantu Atalia turun dari atas tubuh nya.


"Tapi aku sudah membuang semua makanan itu!",ucap Atalia dengan wajah polosnya,tapi mendengar itu sukses membuat David terkejut.


"Membuang nya?"tanya nya sekali lagi untuk memastikan,yang lagi-lagi di jawab Atalia dengan anggukan kepala.


"Ku pikir itu tidak sesuai selera mu karna kau melihat makanan di atas meja dengan aneh,jadi aku membuang nya saja",ucap Atalia lagi yang Sukes membuat David kesal padahal ia sangat ingin memakan hidangan yang di buat Atalia meski tak memasak nya sendiri.


"Kau tenang saja,aku akan meminta bibi untuk memasang nya lagi!",ucap Atalia yang langsung turun dari atas ranjang,tapi baru saja ia akan melangkah kan kaki David lagi-lagi menarik tangan nya dan langsung jatuh ke tempat tidur.


Yang membuat nya semakin terkejut David tiba-tiba ada di atas tubuh nya dengan wajah mereka yang bertemu.


"A..apa yang kau lakukan!turun dari atas tubuh ku!"ucap Atalia dengan jantung yang berdebar dan wajah nya yang sangat merah sekrang.


"Aku ingin memakan mu saja,karna jika menunggu pelayan masak itu akan sangat lama"ucap David dengan tersenyum.

__ADS_1


Mata Atalia membola saat merasakan lidah David menjilati leher nya,ia seperti tak bisa bergerak tubuh nya seketika membeku.


David melihat hal itu tersenyum devil dan tetap melanjut kan aksinya,sampai ia mengigit telinganya hingga Atalia kembali bereaksi mencoba mendorong nya.


"Itu menggelikan dan juga menjijikkan!",ucap Atalia memukul-mukul dada bidang David.


Belum sampai di situ David seakan tidak merasakan pukulan Atalia,tangan nya yang jahil tiba-tiba masuk ke dalam pakaian Atalia dan meraba-raba perut rata yang sangat mulus.


Seketika tubuh Atalia menjadi merinding dan wajah nya yang sudah dua kali lipat Semerah tomat.


"Mulus sekali!",gumam David berdebar dan merona Bahkan ia menjadi salting sendiri,jika di lanjutkan lagi mungkin ia tidak bisa menahannya lagi nanti,ia langsung bangun dari atas tubuh Atalia dan duduk dengan melihat ke arah lain menutupi wajah nya yang sudah sangat merah sekarang.


"Aku akan pergi mandi",ucap nya berdiri dan meninggalkan Atalia berjalan masuk ke kamar mandi.


"aku akan menyuruh bibi untuk menyiapkan makan malam!",ucap Atalia sebelum David sepenuh nya masuk ke dalam kamar mandi,dan berlari kecil keluar dari kamar itu.


saat sudah keluar dari kamar David,Atalia benar-benar sangat lega hampir saja jantung nya melompat keluar.


***


Italia yang pergi makan malam di luar bersama seorang Teman sekantor nya ke restoran yang cukup dekat dengan perusahan itu dan cukup populer,tiba-tiba ia melihat sosok Pitter dan seorang wanita yang tadi di jemput nya dari kantor.


"Itali,ada apa?",tanya teman nya melihat Italia yang hanya diam saja,kemudian melihat ke arah yang di lihat olehnya.


''kenapa kau melihat mereka?apa kau mengenal pria itu atau wanita itu?"tanyanya.


"iya,pria itu adalah teman ku!"ucap Italia dengan pedenya.


"sudahlah ayo pesan makan aku benar-benar lapar sekali!"ucapnya kemudian langsung duduk di kursi yang sudah mereka pesan dan sangat dekat dengan kursi Pitter dan wanita itu.


sesekali ia melihat ke arah meja pitter,keduanya tampak makan sambil bercerita dan sesekali tertawa.


"apaan sih,Kok aku malah kesal gini liat mereka!"gumam nya dengan megerucut kan bibir nya kemudian fokus dengan makanan nya yang memang sudah ada di depan nya.

__ADS_1


"kamu kok cemberut gitu sih?"tanya teman nya yang ternyata sedari tadi memperhatikan nya.


"aku gak suka liat mereka!",Italia benar-benar orang yang suka jujur.


"hah,yang benar saja kau tidak suka teman mu pacaran atau jangan-jangan kau menyukai nya!"


"aku tidak tahu,mungkin aku hanya tidak suka saja melihat nya,lupakan ayo cepat makan kita harus lembur malam ini!",ucapnya membuat teman nya itu mengangguk setuju.


Tanpa sengaja Pitter melihat ke arah mereka,melihat Italia yang begitu serius dan fokus makan dan tampak terburu-buru,"kenapa bisa begitu kebetulan!,aku belum sempat berterima kasih padanya!",gumam nya berfikir kemudian kembali melanjutkan makanan nya.


hingga saat Italia sudah selesai makan dan kedua nya juga berjalan keluar setelah selesai membayar,melihat itu Pitter memanggil pelayan resto itu untuk membayar.


"eh kenapa begitu terburu-buru,kita bahkan belum ada satu jam di sini "ucap wanita cantik berwajah Asia itu dan dengan suara lembutnya,rambut pendek dan poninya membuat nya terlihat sangat imut.


"aku benar-benar minta maaf,lain kali aku akan mengajak mu lagi,tiba-tiba ada sesuatu yang harus ku urus!"ucap Pitter dengan santai,kemudian langsung pergi setelah pembayaran.


"baiklah,kau janji!",ucap wanita itu membuat Pitter mengangkat jari kelingking nya seolah sedang berjanji.


di luar resto,Italia yang bersiap masuk kedalam mobil teman nya itu, karena memang ia tidak membawa mobil karna jarak dari apertemen ke perusahan hanya 20 langkah.


Pitter tiba-tiba datang dan menghentikan nya untuk masuk,melihat Pitter yang sekarang ada di depan nya tentu saja ia sangat terkejut namun juga merasa senang.


"ada apa?"tanya nya dengan wajah bingung.


",aku akan mengantar kan mu pulang!"ucap Pitter membuat Italia membulatkan sedikit mata nya karna tidak percaya kalau itu adalah Pitter.


"baiklah ayo!"ucapnya tanpa fikir panjang,bahkan melupakan lemburnya dan langsung mengikuti Pitter berjalan berdampingan.


"Italia!!bagaimana dengan lembur kita!!?aku tidak akan bisa mengerjakan nya sendiri!!",teriak teman nya itu keluar dari mobil


",besok saja!",ucap Italia seolah tak peduli.


bersambung...

__ADS_1


Jagan lupa like komen vote...


__ADS_2