
Atalia langsung membuka matanya lebar saat David menjelajahi mulutnya,dengan cepat ia mendorong David tapi pria itu malah memeluk nya dengan sangat erat dan tak mau melepaskan nya,tak ada cara lain Atalia hanya bisa mengigit bibir David sedikit.
David merasa Atalia sangat lucu mengigit bibirnya malah seperti ingin semakin menggodanya,tapi ia tahu Atalia tidak ingin menyakitinya karna itu tidak berani mengigit nya kuat,jadi ia melepaskan nya.
"kenapa kau begitu sembarangan!"Atalia memukul dada David yang masih mencondong di depan nya,sembari memegang bibirnya.
"aku tidak sembarangan!!bukan kah kau mengatakan kalau aku tidak boleh mendapat ciuman karna menyetir tadi,jadi aku menagihnya sekarang!"ucap David dengan tatapan polosnya seolah tak bersalah sama sekali.
"terserah!"ucap Atalia dengan menghembuskan nafas kasar.
David merasa sangat lucu terlebih melihat sekitar bibir Atalia yang sangat merah karna ia mencium nya sangat kuat tadi,tangan nya terulur menyentuh sudut bibir Atalia,membuat Atalia tertegun karna David menyentuh nya dengan sangat lembut bahkan mengusapnya sekitar bibirnya.
"apakah aku terlalu kasar?apakah aku sudah membuat ku kesakitan?"tanyanya sekarang mengusa-usap bibir Atalia yang begitu kenyal seperti jelly.
Atalia seperti tersihir di buat ketampanan dan kelembutan itu,hingga membuat nya menggelengkan kepala dengan merona.
David tersenyum,kemudian memegang wajah Atalia dengan kedua tangan nya dan menatap wanita itu dengan serius."Aku tidak akan pernah menyukai wanita manapun karna aku sudah mempunya kekasih yang sudah mengisi seluruh ruang di hatiku,tidak ada lagi celah untuk wanita lain lagi"ucap David dengan bersungguh-sungguh.
"kau tahu istilah mulut buaya!"sontak ucapa Atalia dengan wajah datar membuat David ingin tertawa meski ia benar-benar mengatakan nya dari dalam hati dan jujur.
"aku tidak sabar menikahi mu!,menjadikan mu sebagai istri ku dan menjaga mu!dan juga menyentuh mu dengan sesuka hati!"ucap David seketika membuat Atalia terkejut lagi dan lagi dengan cepat ia mendorong David.
"kau benar-benar pria mesum!!"ujarnya dengan cepat keluar dari mobil menghindari David yang bisa saja akan menangkap nya lagi.
"tidak perlu menunggu ku!aku ada beberapa rekan lain nya!"ucap Atalia dari kaca yang terbuka.
"..."David memperhatikan sekitar memang benar ada beberapa wanita lainya yang memasuki gerbang perusahan Line."baiklah,jaga dirimu baik-baik telfon aku jika kau ingin pulang"ucapnya tersenyum melambaikan tangan dan melajukan mobil.
Atalia menunjukkan senyum nya sembari melambaikan tangan,hingga pada saat David sudah benar-benar jauh ia mengusap dahinya kasar.
"benar-benar membuat ku kerepotan"ucapnya melihat sekitar.
hingga tak beberapa lama sebuah mobil berhenti di depan nya,dan dengan cepat masuk dimana sudah ada seorang pria di dalam duduk di kursi setir.
__ADS_1
"nona apa kabar,maaf tidak bisa membantu selama beberapa bulan ini nona"ucap pria itu yang tak lain adalah Gladin.
''bagaimana keadaan mu sekarang?apakah tangan mu sudah baik-baik saja?"tanya Atalia.
"saya sudah merasa baikan nona,dan tangan saya juga sudah tidak apa-apa lagi sudah kembali seperti semula,jadi tidak ada masalah lagi''jawab Gladin dengan sopan mulai menyetir.
"baguslah!kita pergi ke apertemen Kak Arkana sekarang di jalan XXX''ucap Atalia,membuat Gladin mengguk dan melajukan mobil ke arah yang di perintahkan nonanya.
***
hingga beberapa menit kemudian mereka sampai di apertemen Arkana yang di tempati oleh wanita itu,ia mengetahui kalau apertemen itu di tempati Xia karna ia tidak sengaja mendengar kakaknya menanyakan apakah cukup nyaman tinggal diapertemen yang sekarang ada di depan nya.
"kenapa kita kemari nona,apakah ada seseorang yang menyusup?"tanya Gladin yang ikut keluar dari mobil.
"benar,dia bahkan berani mendekati kakak ku"ucap Atalia melangkah kan kaki berjalan mendekati gerbang Gladin yang bingung tetap mengikuti Atalia dari belakang.
Atalia melihat ada penjaga,ia dengan cepat bersembunyi dan menarik Gladin bersamanya.
"pemilik nya adalah orang lain dan tentu saja pengawalnya juga orang lain!"ucap Atalia.
"apakah maksud nona,mereka bukan orang-orang dari kerajaan?"tanya Gladin.
"benar,mereka adalah orang-orang yang di pekerjakan oleh kekasih kak Arkana atau lebih tepatnya mereka orang-orang yang bekerja sama dengan nya"jelas Atalia singkat.
"yang mulia sudah mempunyai kekasih dan kekasih nya adalah penyusup termasuk para pengawal yang menjaga gerbang itu!"terka-terka Gladin tidak ingin banyak bertanya pada nonanya.
"jadi apa yang akan kita lakukan nona?"tanya Gladin.
"Aku ingin mencari tahu tentang wanita itu!"jawab Atalia,menarik gaun nya ke atas dan mengikat nya,ternyata ia memakai celana di balik gaun itu yang di lengkapi pistol di balik pinggang nya,kemudian mundur ke belakang setelah cukup jauh ia kembali berlari dan melompati tembok 3 pijakan hingga tangan nya menjangkau ujung tembok,kemudian ia mengayun kan kakinya dan sampai di atas tembok yang tinggi.
Gladin sudah lama tidak beraksi bersama nonanya,dengan bersemangat ia mengikuti cara Atalia menaiki tembok yang tinggi sampai 10 meter itu,dimana Atalia masih menunggu di atas memperhatikan situasi.
"tidak ada CCTV sama sekali!"ucap Atalia setelah Gladin ada di samping nya.
__ADS_1
"nampak nya hanya ada dua penjaga ini!"tambah Gladin setelah memperhatikan sekilas.
Tanpa banyak bicara Atalia melompat kebawah dengan sempurna,di ikuti langsung oleh Gladin.
***
"hai boleh aku duduk?"tanya seorang pria tiba-tiba mendatangi Italia.
Italia mengangkat pandangan nya dan langsung tertegun melihat pria tampan yang sekarang meminta ijin duduk di depan nya.
"Cleonis!!!"teriaknya tanpa sadar karna Begitu semangat melihat pria tampan di depan nya sekarang,bahkan ia tersenyum.
teriakan Italia menarik perhatian beberapa orang tak lupa dengan Pitter.
"akh maafkan aku!"ucap Italia menutup mulutnya,memperhatikan sekitar nya orang-orang sedang memperhatikan nya.
"aih silahkan duduk"ucap Italia dengan semangatnya.
''makasih''ucap pria bernama Cleonis duduk di depan Italiana.
''kau adalah Cleonis bintang film barat yang paling populer dan tampan itu kan yang juga putra pemilik perusahan intertaiment paling besar di inggris kan!!"ucap Italia yang memang sangat mengidolakan pria itu.
"aku bukan lah apa-apa di bandingkan dengan tuan putri yang seorang putri bangsawan Inggris yang sangat di hormati!"ucap pria itu dengan sopan.
"meski seorang putri tapi begitu lucu"ucap pria itu menatap Italia dengan gemas.
''akh kau bisa saja!"ucap Italia merasa malu.
Pitter yang melihat pemandangan itu,menatap keduanya dengan tatapan malas dan mendegus kasar kesal mungkin karna menggaggu pendengaran nya.
bersambung...
jangan lupa like..kome vote..rate..
__ADS_1