
Paul yang berdiri di belakang Atalia bahkan sangat terkejut karna dari jarak yang lebih dari 500 meter Atalia bisa menembak dengan tepat sasaran.
Atalia menurun kan tangan nya dan kembali menyimpan pistol yang ia gunakan barusan untuk menembak Lin Ji,kemudian Tanpa mata yang bergerak ia menoleh ke arah Zacky yang sekarang dengan mata berkaca-kaca melihat kearahnya.
"nona!"ucapnya dan langsung ambruk.
sedangkan Xia yang melihat itu benar-benar Sangat terkejut melihat Aksi atalia bagaimana cara nya menembak dengan beitu hebat,ia dengan ketakutan ingin berlari dengan terbirit-birit saat tidak ada yang memperhatikan keberadaan nya.
dor....
Xia langsung terjatuh saat tiba-tiba kakinya di tembak,semua orang melihat ke arah yang baru saja di tembak oleh Atalia dan melihat Xia yang sekarang ambruk dengan kaki yang berdarah-darah.
"semuanya kembali dan kumpul di markas!",ucap Atalia membuat Zacky mengangguk dengan air mata yang sudah lolos dari matanya,ia tak bisa menahan nya karna teman satu-satunya yang selalu menjadi rekan nya hampir saja kehilangan nyawa.
Atalia tak memberikan eskpresi apapun,ia berbalik dan pergi di ikuti oleh Pual yang memang setia di belakang nya.
Mereka semua mengangkat senjata dan membawanya untuk segera ke markas sesuai ucapan Atalia.
Gladin menyeka sudut mata nya yang basah,kemudian menghampiri zaky yang masih diam duduk.
ia menepuk pundak Zacky,"terima kasih!"ucap nya kemudian menyodorkan tangan nya membantu Zacky untuk berdiri.
Zacky menerima uluran tangan itu pada akhirya kedua nya saling berpelukan layak nya saudara kandung yang takut kehilangan.
sedangkan semua bawahan lainnya sudah memasuki mobil dan pesawat juga helikopter yang menjadi kendaraan mereka menuju tempat itu.
__ADS_1
Xia di bawa paksa oleh seorang bawahan Atalia yang juga merupakan ketua dari ribuan anggota mafia dari negara T,dan beberapa orang membawa Lin Ji untuk di bawa ke markas.
Atalia menaiki mobil bersama dengan paul yang menyetir,Paul sangat terkesima pada aura Atalia yang tiba-tiba menyeram kan saat menembak tadi benar-benar sangat keren di matanya,tapi hal itu juglah yang membuatnya takut sekarang.
***
sedangkan di Swiss David masih was-was mencari ke sekeliling kota mencari keberadaan Ataliana bersama dengan pengawal tuan Albert yang memang terus mengikutinya dan beberapa berpencar.
David sangat takut sekarang terjadi apa-apa pada Atalia ia tak bisa tenang sama sekali,dan tidak bisa berfikir lagi.
"Atalia kemana kau pergi,kenapa tidak memberi tahu ku!!"gumam nya Melihat ke luar.
"aku mohon jangan membuat ku seperti ini!",gumam David dengan mata yang basah.
"David kamu harus bisa di tenang dan percaya kalau Atalia pasti kembali,dan tidak terjadi apa-apa pada nya!"ucap Tuan Albert menenangkan David tapi tetap saja David tidak bisa tenang.
sebenarnya ia curiga kalau Atalia sedang pergi keluar negri menemui Gladin dan Zacky yang sedang entah dimana yang terpenting ia tidak tahu dimana,tapi tidak mungkin ia memberi tahu hal itu pada David.
***
",kenapa kalian melakukan tindakan yang begitu besar tanpa memberitahu ku?"tanya Atalia pada bawahan nya yang sekarang berkumpul di aula besar markas mereka dimana aula itu bisa menampung 500 orang dengan sebagian berada di atas.
"apakah pendapat ku tidak di perlukan oleh kalian lagi?"tanya atalia dengan menekan setiap ucapan nya menatap Gladin dan Zacky yang ia tahu adalah otak dari semuanya.
"maafkan kami nona,kami tidak memberi tahu anda karna khwatir dengan kondisi anda yang belum pulih total,dan tidak ingin membuat anda khawatir!"ucap Zacky dengan merasa bersalah.
__ADS_1
"benar nona,kami tidak ingin anda kenapa-napa,bagaimana pun juga kondisi nona masih di khawatirkan dan tidak memungkin kan untuk ikut dalam hal ini,karna itu kami tidak memberi tahu anda!",tambah Gladin dengan menundukkan kepalanya.
Atalia menghela nafas nya,ia tahu mereka memang sangat khawatir dengan keadaan nya tapi ia juga sangat khawatir pada semua bawahan nya terutama Gladin dan Zacky yang tanpa diketahui mereka sudah di anggap sebagai keluarga,orang yang selalu ia bisa percayai kapan pun itu
ia tidak ingin kehilangan orang-orang seperti mereka,karna mencari orang sesetia dan bisa di percaya seperti mereka tidak mudah di cari di dunia yang besar dan lebar ini.
Paul merasa tidak bersalah dengan membawa Atalia kesana,karna jika Atalia tidak datang mungkin Gladin hanya akan tinggal nama lagi saja.
"Aku!!...sangat bangga pada kalian semua"ucap Atalia membuat mereka semua yang tadinya menunduk dengan wajah murung mulai tersenyum.
"kalian semua bekerja keras untuk melawan musuh!dan aku sangat senang kalian mementing kan satu sama lain!!dan berhasil memberantas musuh!",ucap Atalia membuat Gladin dan Zacky sedikit tersenyum namun tidak berani mengangkat pandangan mereka.
tapi tiba-tiba Atalia mendekat pada mereka,"teruma pada kalian!"ucap atalia membuat mereka langsung mengangkat wajah mereka dan melihat Wajah Atalia yang begitu serius.
"aku bangga pada kalian karna berhasil memimpin pasukan!!dan bisa mengkordinir mereka semua!"ucap Atalia menepuk bahunya Zacky dan Gladin bergantian.
Zacky terharu ini adalah pertama kalinya Atalia memuji mereka dalam watu yang sudah begitu lama sejak mereka bertemu,begitupun dengan Gladin yang sekarang sudah bermata basah.
"terima kasih nona!sudah menyelamatkan nyawa saya!jika anda tidak datang mungkin sekarang aku tidak akan bisa mendapat pujian ini!"ucap Gladin benar-benar berterima kasih dan sangat terharu.
"kalian semua adalah keluarga ku!dan kalian semua adalah keluarga!kita semua harus saling melindungi satu sama lain dan saling bekerja sama!"
"tapi aku tidak ingin kalian membahayakan nyawa sendiri!aku akan sangat marah akan hal itu!"ucap Atalia membuat Gladin tertawa kecil baru kali ini nona mereka berkata imut seperti itu,biasanya selalu berkata tajam dan kejam.
sejak kapan nona kejam dan menakutkan mereka belajar berbicar seperti itu.
__ADS_1
sedangkan Xia yang berada di pojokan dan melihat juga mendengar itu semua sangat terkesima,Atalia ternyata adalah orang hebat jauh dari perkiraan nya,bahkan sanggup memimpin begitu banyak orang membuat mereka semua setia padanya,pandangan nya pada Atalia seketika berubah.
bersambung....