
"Cherly kau?kenapa kau ada di sini?",tanya Arkana sangat terkejut karena Cherly mendatangi kamar nya.
"maaf aku tidak ada maksud apa-apa,aku hanya ingin bertanya apa Atalia baik-baik saja?",tanya Cherly cepat agar tidak membuat pria di depan nya itu salah paham dengan maksud nya.
Arkana mengerutkan dahinya karna Cherly tiba-tiba bertanya seperti itu.
"akh sebenarnya beberapa hari yang lalu saat Atalia akan pergi aku mendengar pembicaraan kalian,aku minta maaf aku bukan bermaksud menguping aku hanya sekedar lewat saja pada saat itu", jelas Cherly lagi.
"Kau mendengar apa?",tanya Arkana melihat Cherly.
"Aku hanya mendengar kalau kau mengatakan kalau Atalia harus berjanjilah tidak akan kenapa-napa dan tidak boleh membahayakan nyawa sendiri!,jadi aku hanya khawatir saja!",jawab nya,ia tahu itu bukan lah urusan nya kemana Atalia pergi tapi mendengar pembicaraan Kedua saudara itu beberapa hari yang lalu itu tidak bisa membuat nya tidak khawatir pada Atalia.
"Mm...Atalia memang pergi ke suatu tempat dan karena itu aku mengatakan hal itu padanya bagaimana pun juga di luar sana masih ada musuh kerajaan ini!",ucap Arkana tidak ingin memberitahu Cherly banyak hal tentang Atalia.
"oh begitu rupanya syukur lah kalau Atalia baik-baik saja,kalau begitu aku akan kembali ke kamar ku!",ia langsung berbalik dan berjalan meninggalkan kamar pria itu.
"semoga saja dia tidak berfikir yang tidak-tidak dengan ku,aku benar-benar hanya ingin menanyakan keadaan Atalia saja bagaimana pun aku tahu dia seperti nya sedang melakukan penyerangan!",gumam nya sebenarnya ia mendengar semua pembicaraan Arkana dan Atalia sebelum nya saat mereka berada di kamar,dan ia cukup tersentuh saat Atalia mengatakan pada Arkana untuk melindungi dirinya dan kerajaan.
"Seperti nya kehidupan putri Atalia tidak semudah kelihatannya,dia memang pantas menjadi wanita tangguh dan dia adalah panutan ku,semoga putri Atalia benar-benar baik-baik saja!",ucapnya dalam hati.
***
empat hari kemudian,Atalia perlahan membuka matanya dengan sedikit pusing kemudian melihat ke sekeliling nya,''eh ternyata aku belum kembali!",ucapnya dengan suara bergumam.
"Nona!!anda sudah sadar!?", Gladin yang baru masuk begitu senang melihat Atalia membuka matanya.
"bagaimana keadaan nona apa sudah lebih baik?",tanya Gladin dengan sopan dan menjaga sikapnya.
__ADS_1
"mm...aku sudah lebih baik,dimana Zacky sekarang apa keadaan nya sudah lebih baik?",tanya nya balik pada Gladin.
"Keadaan Zacky sudah jauh lebih baik dia masih dalam keadaan koma,tapi dokter mengatakan koma nya tidak akan berlangsung lama lagi!",jelas Gladin yang memang benar adanya,tiga hari yang lalu mereka memang sengaja memindahkan tempat Atalia karna sudah melewati masa kritis nya.
"bagus lah!",ucap Atalia cukup lega setidaknya Zacky baik-baik saja,jika tidak mungkin ia tidak akan bisa memaafkan dirinya sendiri seumur hidup!.
"Nona anda baru bangun setelah beberapa hari tidak sadar kan diri saya akan membawakan anda makanan!",ucap Gladin.
"ya pergilah!",jawab Atalia dengan memegang kepalanya yang masih terasa sedikit pusing.
"tunggu dulu,dimana ponsel ku?",tanya nya sebelum Gladin keluar.
"akh iya saya lupa,ponsel nona seperti nya ada di sana saya akan mengambilkan nya nona tunggu sebentar!", Gladin berjalan ke meja sudut dimana barang-barang penting Atalia di letakkan termasuk pistol nya.
setelah mengambilnya ia langsung memberikan pada Atalia kemudian berlalu keluar untuk membawakan makanan.
sudut bibir Atalia melengkung sembari menggelengkan kepalanya bagaimana bisa David menelfon sebanyak itu,ia menarik nafas dalam-dalam dan meletakkan ponselnya.
"Apa dia begitu khawatir dengan ku?", Ucap nya dengan suara bergumam.
"apa sebaiknya,aku menelfon nya saja", ucap nya lagi berfikir beberapa detik kemudian kembali mengambil ponselnya.
tapi baru saja ia akan menekan nomor nya,Gladin tiba-tiba masuk dengan membawa makanan membuatnya mengurungkan niat.
"nanti sajalah!", Ucap nya kembali meletakkan ponselnya.
"ini makanan anda nona!",Gladin memberikan semangkuk bubur dan juga sup yang sekarang di letakkan di atas meja sampingnya hal itu membuat Atalia merasa tidak senang dan mengangkat pandangan nya melihat Gladin.
__ADS_1
"apa maksudmu memberikan ku makanan seperti ini?",tanya nya dengan nada mengintimidasi.
"maaf nona,tapi itulah yang boleh anda makan selama beberapa hari ini itu juga untuk kesehatan,nona tenang saja bubur itu sebenarnya tercampur daging dan sayuran jadi saya rasa nya juga tidak akan aneh!",jelas Gladin membuat Atalia terlihat pasrah dan memasukkan bubur itu kedalam mulut nya secara terpaksa.
Gladin tahu nona nya itu sama sekali tidak menyukai makanan seperti bubur,tapi ia tak bisa melakukan apa-apa bagaimana pun juga itu adalah untuk kesehatan Nona nya.
Atalia cepat-cepat menghabiskan bubur dan sup itu,karna itu akan cukup muak baginya jika di rasakan dalam mulut nya,terlebih rasa bubur dan sup nya begitu hambar,ia meletakkan kedua mangkuk itu ke nampan yang di pegang Gladin, kemudian gelas yang berisi air putih dari nampan itu.
"Bagaimana dengan orang itu, Dimana dia sekarang?",tanya nya setelah selesai minum sembari meletakkan kembali gelas yang sudah kosong itu ke nampan.
"apa maksud nona Xian jing?dia sekarang kami tahan dan Kami sama sekali tidak melakukan apa-apa padanya,tapi dia seperti orang yang tak bernyawa namun masih hidup nona",ucap Gladin.
"apa maksudmu?",tanya Atalia tidak mengerti.
"Dia sama sekali tidak pernah berbicara dan sangat sedikit bergerak,tapi pada saat kami memberikan nya makan dia selalu menghabiskan nya", jelas Gladin.
"Bawa aku kesana,aku ingin melihat nya!",ucap Atalia melepaskan selimut nya dan langsung turun membuat Gladin tak bisa menghalanginya sama sekali hanya bisa membawa nona nya itu ke ruangan dimana Xian jing di tahan.
***
Xian jing duduk di kursi yang tak ia tinggalkan selama enam hari ini, pikiran nya selalu kosong sehingga tak ada fikiran untuk mencoba kabur bagaimana pun ia masih mempunyai rekan di luar sana yang mungkin saja bisa membantu nya bebas seperti waktu itu terlebih tempat yang sekarang ia di Kurung tidak seperti pulau yang berada di tengah laut yang mengerikan itu,namun meskipun begitu ia tak memikirkan cara kabur.
hingga saat pintu terbuka masih membuatnya diam tanpa melihat ke arah pintu,karna ia tahu biasanya jika pintu di bukan mereka akan mengantar kan makanan.
"seperti nya kehidupan mu di sini cukup baik sehingga tidak mencoba kabur!", ucap Atalia dengan nada dingin melihat Xian jing yang memang seperti Mayat hidup.
bersambung....
__ADS_1