
''Kalian mau pesan apa?''tanya Clark pada David dan Atalia.
David menarik tangan Atalia,''tidak ada,kami masih ada urusan penting"ucap David berlalu meninggal kan dua orang itu,dengan membawa Atalia bersamanya.
Clark menghela nafas lega setidak nya Atalia sudah ditemukan,iya berbalik melihat Zahra,''Zahra,kenapa kamu diam begitu?''tanya Clark duduk di kursi Yang di duduki oleh Atalia tadi.
Zahra mengalih kan pandangan nya pada Clark dan kembali duduk,''apa mereka saling mencintai?"tanya nya.
''mm...Tidak,sebenar nya David tidak menyukai nya dan berencana akan menceraikan nya''jawab Clark meminum cofe milik Atalia tadi yang memang belum di sentuh sedikitpun
sudut bibir Zahra sedikit melengkuk.
...
Atalia sedikit melirik ke arah David yang sedari tadi diam,wajah tampan itu nampak datar dengan setir di tangan nya,Atalia menghela nafas panjang dan melempar tatapan nya ke luar."tadi dia memeluk ku begitu erat?apa itu karna dia khawatir"gumam nya membayang kan bagaimana David memeluk nya tadi.
''Apa yang sedang kau pikirkan?"tanya David tiba-tiba tanpa menoleh ke arah wanita yang duduk di samping nya.
Atalia membuat gerakan isyarat mengatakan,"tidak apa-apa"ucap nya memberi senyum kecil.
''Apa Clark mengajak mu ke istana hari ini?''tanya David melirik ke arah Atalia,yang di jawab angguk kan kepala oleh Atalia.
David kembali fokus menyetir menatap lurus ke depan,''Sebaiknya jangan pernah ikut kesana lagi,orang-orang di istana itu tidak sesederhana yang kelihatan nya''ucap David dengan serius entah apa yang di pikir kan nya.
Atalia mengerutkan kening nya,''apa maksud nya?''gumam Atalia meski iya tahu memang benar apa yang di katakan David,tapi dari mana David mengetahui kalau orang-orang itu tidak sederhana.
^^^Atalia membuat gerakan tubuh mengatakan,"kenapa kamu mengatakan itu?"tanya nya.^^^
"tidak perlu banyak tanya,kalau perlu jangan terlalu dekat lagi dengan Clark"ucap David tanpa menoleh ke arah Atalia,dengan mengangkat ponsel yang berdering.
Atalia memperbaiki kaca mata nya dan kembali menoleh ke luar.
"ada apa?"tanya David pada Pitter yang berada di balik telfon.
📞"tetua keluarga Li meninggal"ucap Pitter dengan suara prihatin.
"Pemilik perusahan Bigli?"tanya David membenarkan.
__ADS_1
📞"mm benar,dia mati terbunuh dengan pembunuh yang sama lagi,dan kali ini lebih sadis tubuh nya terpotong-potong dan dikirim ke depan rumah keluarga Li siang ini"ucap pitter.
📞"dan penandatanganan kontrak dengan perusahan keluarga Li ini, di tunda 3 hari lagi"ucap Pitter lagi.
''...baiklah aku mengerti''ucap David memutus kan sambungan telfon,dan melirik Atalia yang masih setia diam,ada rasa kesal di hati nya.
Atalia tidak bergerak sedikitpun dari posisi nya,wajahnya tetap datar meski iya mendengar dengan jelas apa yang mereka bicarakan,semua seperti tidak ada hubungan dengan nya.
''cih wanita ini,jika bersama Clark dia akan selalu tersenyum dan ceria''geram David menahan emosi nya.
...
malam hari dua pria sudah duduk di meja makan dengan penuh rasa tidak percaya melihat masakan yang mengunggah selera di depan mereka.
"ini adalah kedua kali nya aku memakan masakan nya,benar-benar membuat ketagihan"gumam David tersenyum sinis.
"tidak di sangka kau ternyata sangat pandai memasak"ucap Pitter dengan antusias setelah mencicipi hidangan di depan mereka.
Atalia tersenyum kemudian berbalik akan pergi,namun Pitter menghentikan nya,"mau kemana?"tanya Pitter.
Atalia sedikit melirik ekspresi David yang tetap datar,kemudian iya menjawab dengan gerakan isyaratnya.
^^^ kalian makanlah dulu"^^^
ucap nya dan pergi meninggal kan kedua orang itu.
"Berhenti,duduk dan makan lah"ucap David menepuk kursi di samping nya,membuat Pitter langsung menoleh ke arah nya.
Pitter tersenyum sinis mengerti situasi Atalia yang selama ini pasti Tidak di ijinkan makan bersama pria menyebal kan itu,"ayo Atalia duduk lah''ajak Pitter juga.
Sebenar nya Atalia memang tidak lapar,tapi mau tidak mau iya harus tetap duduk dan makan bersama kedua pria itu.
David sedikit melirik Atalia yang hanya mengambil makanan sedikit di piring nya,"pantas saja badan nya sekurus itu,ternyata makan hanya sedikit",sinis David kembali memasukkan makanan ke dalam mulut nya.
David mendegus kesal,iya kemudian mengambil setiap makanan yang ada di atas meja,dan menyendok nya ke piring Atalia,membuat piring Atalia hampir penuh bahkan menggunung.
Pitter terkejut melihat nya,bahkan sampai menganga,tapi kemudian dengan cepat kembali fokus dengan makanan nya.
__ADS_1
Atalia juga tak kalah terkejut,iya langsung menatap ke wajah David seolah ingin protes.
David membalas tatapan itu,"habiskan"ucap nya dengan wajah tanpa rasa bersalah,membuat Atalia sangat terkejut tidak percaya mana mungkin dia bisa menghabiskan nya.
Pitter sedikit melirik namun kembali memakan makanan nya.Atalia membuat gerakan isyarat protes,
^^^"aku tidak bisa^^^
^^^ menghabiskan nya"ucap nya^^^
"habiskan"ucap David memicing kan mata nya menatap tajam Atalia.
Atalia mengalah dan mulai menyenodok makanan sesendok demi sesendok ke dalam mulut nya.
"aku sudah selesai,aku akan ke kamar ku"ucap Pitter langsung meninggal kan kedua orang itu.
Setelah beberapa saat Akhir nya makanan yang ada di piring itu semakin habis,Atalia bernafas lega namun perut nya ingin pecah.
David yang sedari tadi duduk di samping nya memberikan segelas air,"minumlah,mulai sekarang kau harus makan banyak,lihat tubuh mu itu hanya tersisa tulang"ejek David kemudian meninggal kan Atalia.
Atalia melihat tubuh nya,bukan kah itu memang tubuh ideal yang sangat di impi impi kan setiap wanita tubuh ideal/langsing?,"tulang?"gumam Atalia menggelengkan kepala nya dan memeberes kan piring-piring yang ada di meja dan mencuci nya.
setelah semua selesai Atalia berniat ke kamar nya,namun tiba-tiba iya tidak sengaja mendengar percakapan dari kamar David.
"Siapa sebenar nya pembunuh ini?,dia berani membunuh orang-orang besar di inggris bahkan Gali Heru juga di celakai,apa mungkin musuh bisnis"ucap Pitter.
"mungkin pembunuh itu mempunyai dendam pribadi pada orang-orang itu"ucap David menebak.
"kau benar juga,tapi apa mungkin"ucap Pitter.
"aku hanya menebak"ucap David dengan dingin.
"kurasa pembunuh nya orang yang sama dengan pembuh yang ada di bar"ucap David lagi.
"ya,aku juga berfikir begitu,itu arti nya orang ini mungkin orang yang mempunyai kekuasan besar atau latar belakang yang kuat,tapi jika di fikir-fikir seperti nya dia membunuh orang-orang yang licik"ucap Pitter.
"hm"jawab David.
__ADS_1
"tunggu sebentar,aku mempunyai berita yang akan mengejutkan,hari ini aku mendapat informasi tentang wanita itu,bahkan aku sendiri cukup terkejut"
....