
setelah kembali dari negara A,Yoria segera mempersiapkan pernikahan Putranya dari lokasi pernikahan,dekorasi tempat,undangan, pakaian pengantin dan lain-lain ia mempersiapkan semuanya dengan sangat teliti karna ia ingin yang terbaik untuk pernikahan putranya dan Atalia calon menantu nya.
hari ini ia pergi ke butik ternama di negara S, Tuan Albert juga ikut menemani nya,keduanya di sambut dengan sangat antusias dan hangat.
"selamat datang Nyonya Yoria dan Tuan Albert suatu kehormatan bagi saya karna tuan dan nyonya berkunjung ke butik saya!",ucap wanita yang menjadi pemilik butik itu setelah mempersilahkan Yoria dan tuan Albert duduk.
"tidak perlu berlebihan,sebenarnya kedatangan kami kemari ingin kau merancang pakaian pernikahan putra ku yang akan di laksanakan dua Minggu kedepan!",ucap Yoria membuat wanita itu langsung berseri.
"Oh ya ampun apakah Putra mu akan menikah,akh itu adalah berita yang sangat menggembirakan,kau tenang saja nyonya Yoria aku akan melakukan yang terbaik untuk pakaian pernikahan putra mu,aku bisa menjamin kau tidak akan kecewa!",ucap wanita itu dengan sangat antusias.
"ya aku sangat menantikan nya,aku juga berharap pakaian nya akan membuat putra dan Calon menantu ku puas!",Tambah Yoria menanggapi desainer pemilik butik itu dengan tersenyum.
"aku sangat yakin kalau mereka pasti puas,untuk rancangan nya aku akan mengirimkan nya dua hari lagi ke kediaman Tuan dan Nyonya!",ucap wanita itu lagi.
"Ya kami akan menunggu nya, kalau begitu kami harus pergi sekarang juga masih banyak yang Harus kami urus!",Yoria dan tuan Albert berdiri untuk segera pergi dari sana.
"baiklah,saya akan mengantar sampai depan!",ucap desainer itu dengan sopan.
....
saat mereka sudah berada dalam mobil bahkan baru saja akan melaju tiba-tiba sebuah mobil berwarna putih tiba-tiba datang dan berhenti tepat di depan mereka.
membuat sang supir dengan kesal langsung turun untuk menegur si pemilik mobil yang menghalangi jalan mereka.
"mohon maaf tuan atas ketidak sopanan kami,tapi tuan saya ingin berbicara dengan tuan dan nyonya anda!",ucap supir mobil berwarna putih itu pada supir tuan Albert yang belum sempat berbicara.
"maaf tidak bisa,jika ingin bertemu dengan majikan saya tidak bisa asal sembarangan seperti ini,kalian bisa mengatur jadwal untuk bertemu, jadi saya minta menyingkir lah jangan menghalangi jalan kami!",ucap supir tuan Albert itu dengan tegas.
"tidak,saya yakin setelah melihat tuan saya mereka pasti akan mau bertemu!",ucap Orang itu dengan berisikukuh, kemudian sedikit berlari membantu tuan nya keluar.
pria tua yang duduk di kursi roda adalah tuan nya,dan benar saja Yoria yang duduk di dalam mobil terkejut melihat pria tua itu dan langsung turun.
"tunggu Ma ada apa?",tanya tuan Albert menghentikan nya pada saat ia akan turun.
__ADS_1
"Pa,itu adalah ayah ku!",ucap Yoria menunjuk pria yang berada di depan mobil mereka tepatnya yang duduk di kursi roda.
"benarkah,dia adalah tuan besar Lin?",tanya Tuan Albert menatap lekat ke depan melihat pria tua yang duduk di kursi roda itu,membuat Yoria mengangguk dan melepaskan tangan nya.
"Ayah!!", panggil Yoria saat sudah keluar dari dalam mobil memanggil tuan besar Lin sehingga tuan Lin itu menoleh ke arahnya dengan tersenyum.
"Ayah!!kenapa ayah tiba-tiba berada di sini?",tanya nya sekarang berjongkok di depan orang tua itu dengan mata berkaca-kaca.
"Yoria, boleh kah Ayah meminta sesuatu padamu?",tanya pria tua itu tanpa menjawab pertanyaan Yoria.
"Ayah menginginkan sesuatu, katakan lah Ayah jika aku mampu aku pasti akan memberikan nya!",ucap Yoria dengan meyakinkan dengan posisi yang masih berjongkok di depan sang ayah.
Tuan Albert juga ikut keluar dari mobil dan berdiri di belakang istrinya itu menjaga-jaga jika mereka mempunyai niat jahat,karena ia tahu tuan besar Lin itu tidak pernah menyukai Yoria sebagai Putrinya.
"Yoria.....Dian adalah istri ku dan hanya dia yang sekarang ku punyai,hanya dia yang selalu menjaga ku dan hidup bersama ku,tapi sekarang tidak ada lagi yang menemani ku..hiks!",tangis pria tua itu dengan air mata yang mengalir di wajah keriput nya.
Yoria tertegun mendengar nya,ia bisa menebak apa permintaan ayah nya itu tapi ia ragu untuk memenuhi permintaan Ayah nya jika benar permintaan nya adalah melepaskan Dian.
"Bisakah kau melepaskan nya,Ayah Janji tidak akan membiarkan nya keluar dan membuat masalah dengan kalian...ayah mohon,anggap ini adalah permintaan terakhir dari ku!",ucap nya lagi dengan nada serak dan memohon.
Ia berdiri dan melihat ke arah suaminya yang tidak mengatakan apapun.
"aku yakin,kau tahu yang terbaik!",ucap tuan Albert pada istri nya yang tampak bingung itu.
Yoria menghela nafas panjang melihat kembali ke arah Ayah nya yang sekarang menatapnya dengan memohon.
"Yoria Ayah memang tidak pernah bersikap baik padamu,tapi Ayah mohon tolong lepaskan Dian,jika tidak ada dia hidup ayah akan sangat sepi sekarang tidak ada lagi keluarga yang bisa hidup bersama Ayah nak!",ucap pria tua itu.
Yoria menggelengkan kepalanya,"Maaf Ayah,aku akan menuruti permintaan Ayah apapun itu Tapi tidak dengan permintaan hal ini,aku tidak bisa membahayakan keluarga ku,ibu begitu nekat masuk ke pernikahan Raja di kerajaan dengan membawa pistol dan ingin melakukan pembunuhan pada Calon menantu ku ayah calon istri Cucumu Ayah,jika ibu berani melakukan hal itu aku yakin dia tidak akan berhenti karena kemarahan dan emosi nya,jadi aku mohon Ayah mengerti lah aku tidak ingin membahayakan calon menantu ku!",jelas Yoria merasa yakin dengan keputusan nya.
Tuan Albert yang mendengar itu tersenyum,ia puas dengan keputusan istrinya itu.
pria tua itu mengangguk-angguk kepalanya dengan perasaan sedih tapi ia juga tidak mungkin memaksakan kehendak nya, sebelum nya ia juga sudah menebak hal itu tapi ia masih mecoba.
__ADS_1
"... baiklah ayah mengerti,jika memang seperti itu terimakasih sudah mau bertemu dan mendengar kan ku, semoga pernikahan putramu berjalan dengan baik dan dia bisa memiliki keluarga yang bahagia!",ucap pria tua itu tak menatap Yoria karna ia terus menangis.
"Ayah kau bisa Datang ke pernikahan mereka, bagaimana pun juga putra ku adalah cucumu ayah,kau bisa datang dan menyampaikan nya sendiri pada mereka! tolong sampaikan salam ku pada mereka",ucap Yoria kembali berjongkok di depan sang ayah.
Tuan besar Lin itu terkejut,ia tidak percaya kalau putri nya itu akan mengundang nya,"benarkah?",tanya nya karna tidak percaya.
"Kenapa tidak Ayah!",ucap Yoria dengan tatapan berkaca-kaca ia akan sangat senang jika Ayah nya itu setuju menghadiri pernikahan David dan Atalia.
"terimakasih sudah mengijinkan ku hadir,aku pasti akan hadir jika tidak ada halangan apapun", ucapnya dengan sangat terharu dan sangat bahagia.
***
malam hari Atalia kembali ke apertemen nya dengan sangat lelah setelah aktifitas nya hari ini,ada beberapa pertemuan dan mengecek kinerja perusahaan nya.
Ia kembali ke apertemen nya jam 10 malam,saat ia kembali ia tidak menemukan Italia di rumah karna sebelumnya Italia sudah mengatakan padanya kalau ia sedang kencan dengan Pitter.
seperti biasa dua pelayan menyambut nya dan memberikan tasnya untuk di letakkan di ruang kerjanya,mereka juga melepas kan jas nya untuk di cuci.
setelah itu ia langsung pergi ke kamarnya untuk segera mandi menghilangkan rasa Lelahnya.
...
dua puluh menit kemudian ia keluar dari kamar mandi dengan hanya menggunakan handuk yang melekat di tubuhnya.
tapi matanya langsung membola melihat siapa yang berada di kamarnya,dengan cepat ia meletakkan kedua tangannya di depan dada.
"David!!kenapa kau tiba-tiba berada di sini?!!", Tanya nya dengan setengah berteriak.
David membeku melihat dada mulus Atalia dan juga pahanya yang terlihat sedikit karna handuk itu tampaknya sangat kecil di tubuhnya,ia tidak bisa mengalihkan pandangannya.
"jangan terus melihat ku seperti itu!!", Ucap Atalia lagi dengan setengah berteriak dan tegas.
David dengan cepat mengalikan pandangan dengan sangat kaku,"astaga jika seperti ini aku mana bisa tahan lagi menunggu sampai dua Minggu lagi!", Gumam nya yang tiba-tiba merasa panas.
__ADS_1
bersambung....